Penua-Super

(Berita Mingguan GITS 15 April 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Banyak penyelidikan dilakukan terhadap orang-orang yang diberi predikat “penua-super” (super-agers), yaitu orang-orang di atas 80 tahun yang ketika diuji, memili ingatan yang sama dengan orang-orang yang puluhan tahun lebih muda. Sebuah penelitian baru diterbitkan di Journal of the American Medical Association, yang menemukan bahwa para “penua-super” kehilangan lebih sedikit massa otak dan juga secara lebih perlahan dalam proses penuaan dibandingkan dengan orang-orang yang menua secara normal. Fakta bahwa sebagian orang mengalami proses penuaan secara lebih mulus dibandingkan orang lain sudah sejak lama diketahui. Hal yang baru adalah ide bahwa para “penua-super” ini bisa memberikan petunjuk tentang cara memutar balik proses penuaan, yang adalah obsesi bodoh dari generasi yang tidak beriman ini. Amanda Cook, penulis dari penelitian baru tersebut, mengatakan, “Para penua-super memberikan petunjuk bahwa penurunan kognitif karena umur ternyata tidak harus terjadi” (“Brains of ‘super-agers,’” Agence France-Presse, 5 Apr. 2017). Sebenarnya, tidak ada petunjuk semacam ini, karena penuaan dan kematian adalah hal yang universal, dan para “penua-super” yang paling super sekalipun akan mati juga, tidak peduli berapa tajam ingatan dia pada saat kematian itu. Beberapa bilyuner teknologi, termasuk pendiri Google, Larry Page, dan CEO Oracle, Larry Ellison, sedang membiayai riset untuk menghilangkan kematian. Ellison berkata, “Kematian membuat saya sangat marah,” jadi dia menciptakan Ellison Foundation untuk menemukan cara untuk menghindari kematian (“Larry Page Lists 5 Things That Google Will Conquer,” Business Insider, 15 Mei 2014). Setelah mencapai hal-hal yang luar biasa melalui teknologi dan meninggikan intelek manusia ke posisi Allah, para pemimpin industri teknologi ini kini terjebak dalam pemikiran bahwa mereka dapat menyelesaikan kebutuhan rohani dan moral manusia yang terdalam. Saya menggunakan dan menikmati teknologi modern, tetapi saya tidak mengandalkannya untuk keselamatan. Orang-orang ini secara sengaja mengabaikan fakta bahwa maut adalah upah dosa (Roma 6:23). Upah yang mengerikan itu termasuk kematian fisik dan “kematian kedua,” yang adalah hukuman kekal dalam lautan api (Wahyu 21:8). Mengenai para penua-super, tidak peduli berapa tajam ingatan mereka sampai usia lanjut, mereka tetap akan merasakan efek-efek penuaan dalam berbagai cara yang lain. Mungkin mereka tidak melihat sejelas dulu, atau mendengar sejelas waktu muda, atau tidak bisa melompat dan berlari sebaik dulu, sembuh dari cedera tidak secepat orang muda. Rasa sakit yang dulu timbul dan segera hilang, kini menetap. Para penua-super mengingatkan saya akan si optimis yang jatuh dari gedung pencakar langit tinggi. Sambil dia jatuh melewati lantai 50, ada yang mendengar dia berkomentar, “Sejauh ini masih baik-baik saja!” Bagi orang yang menjadi tua di dalam Kristus, Allah memiliki janji-janji yang sangat indah, seperti yang menjadi favorit nenek saya yang saleh: “Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti” (Maz. 37:25).

Posted in General (Umum), Teknologi | Leave a comment

Simbiosis Ikan-Bakteri

(Berita Mingguan GITS 15 April 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Ikan senter (flashlight fish) bergantung pada koloni-koloni bakteri yang berpendar (luminescent), yang bergerombol di organ cahayanya. Bakteri tersebut, tentunya, adalah makhluk mikroskopk yang kompleks dengan sendirinya. “Para ikan menyediakan makanan dan lingkungan yang stabil bagi bakteri, dan bakteri dengan senang hati berfungsi sebagai ‘senter’ bagi ikan tersebut” (William Agosta, Bombardier Beetles and Fever Trees, hal. 127). Dua organ cahaya (senter) ikan tersebut terletak di bawah matanya. Walaupun bakteri tersebut senantiasa berpendar, ikan dapat mengendalikan cahaya yang nampak dengan menggunakan penutup yang mirip kelopak mata. Ikan ini menggunakan cahaya untuk melihat mangsanya. Tes-tes laboratorium membuktikan bahwa ikan tersebut tidak dapat menentukan lokasi mangsanya dalam tangki yang gelap tanpa cahaya. Ia juga menggunakan cahayanya untuk berkomunikasi dengan ikan senter lainnya melalui sinyal-sinyal. Ia juga dapat melarikan diri dari bahaya dengan berenang dalam pola “kedip-lari.” Pertama ia berenang ke satu arah dengan cahayanya menyala, sehingga pengamat berpikir ia sedang lari ke arah itu. Lalu ia mengedipkan cahayanya dan pada saat yang sama secara tiba-tiba berubah arah, mengedipkan cahayanya lagi ketika ia sudah di lokasi yang berbeda, dan mengulangi perilaku ini. Hal ini membuat pemangsanya bingung dan membuat ikan ini sulit diikuti.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Hank Hannegraaff Bergabung dengan Gereja Ortodoks Yunani

(Berita Mingguan GITS 15 April 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Hank Hannegraaff, presiden dari Christian Research Institute dan pembawa acara radio The Bible Answer Man, telah meninggalkan kelompok “injili” dan bergabung dengan Gereja Ortodok Yunani. Pada hari Minggu Palem, dia di-”krismasi” (diurapi) di Gereja Ortodoks Yunani Santo Nektarios, di Charlotte, North Carolina (Christian Post, Apr. 11, 2017). Ortodoks Yunani, sebuah pecahan dari Gereja Roma Katolik, benar-benar dipenuhi dengan berbagai kesesatan. Keselamatan adalah melalui ketujuh sakramen, mulai dari baptisan, yang disebut “kelahiran kembali,” lalu diikuti dengan “krismasi kudus,” yaitu pengurapan oleh seorang imam Ortodoks dan “membuat orang yang dibaptis menjadi pemilik Roh.” Keselamatan lalu diteruskan oleh “Ekaristi Kudus,” dan dalam acara ini Kristus dikatakan dikorbankan lagi dan roti dan anggur menjadi tubuh dan darah Kristus yang sebenarnya. Dalam Ortodoksi, Maria “diagungkan” sebagai Bunda Allah yang “selalu perawan,” “lebih terhormat dari para Kerubim dan lebih mulia, tidak dapat dibandingkan, dengan para Serafim,” dengan gelar “Panagia All-Holy,” yang “diangkat tubuh dan jiwanya ke Sorga.” Dalam Ortodoksi, tradisi memiliki bobot yang sama dengan Kitab Suci, dan doa-doa dinaikkan kepada orang-orang yang sudah mati. Semua ini dapat ditemukan dalam website Gereja Ortodoks Yunani Santo Nektarios. Penekanan Ortodoks Yunani bukanlah pada iman, tetapi apa yang terlihat. “Gereja adalah ikon Kristus dan Tubuh Kristus.” Kristus dikatakan dapat dikenal dan dialami melalui sakramen-sakramen, liturgi, ikon-ikon, kemenyan, lilin-lilin, bel-bel, ritual-ritual, ziarah-ziarah, penghormatan terhadap relik-relik kuno, monastikisme. Saya telah mengunjungi gereja-gereja dan biara-biara Ortodok di banyak negara dan menyaksikan pemberhalaan yang luar biasa. Teman-teman Hindu saya yang bertobat, ketika masuk ke gereja Ortodoks, selalu berkomentar bahwa “ini persis seperti Hinduisme.” Perairan Injili hari ini penuh dengan berbagai kompromi theologi yang membingungkan, keduniawian, dan kesesatan-kesesatan. Orang-orang yang mau memakai Musik Kristen Kontemporer sedang membangun jembatan ke perairan semacam ini, dan hasilnya pastilah karam kapal.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Para Arkeolog Menemukan Tembok Yerusalem yang Dibobol oleh Romawi Tahun 70 M

(Berita Mingguan GITS 8 April 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Uncovering Jerusalem’s Ancient Walls,” Israel Today, April 2017: “Para pekerja sedang membongkar tanah untuk pembangungan kampus baru Akademi Seni dan Desain Bazalel, ketika mereka secara tidak sengaja menemukan tempat persis para prajurit Romawi menembus tembok kota Yerusalem, 2000 tahun yang lalu. Para arkeolog lalu dipanggil untuk meneliti bukti-bukti pembobolan tembok oleh Romawi tersebut, yang terjadi pada akhir periode masa Bait Kedua. Mereka menemukan sisa-sisa sebuah menara yang menjulang dari tembok kota, dan lusinan catapult [Editor: mesin perang untuk membobol tembok] dan batu-batu raksasa yang dipakai oleh Romawi untuk dilemparkan ke penjaga Yahudi yang mempertahankan Yerusalem dari atas menara tersebut. … ‘Ini adalah kesaksian yang menarik sekali tentang betapa intensifnya pengeboman yang dilakukan oleh tentara Romawi, dipimpin oleh Titus, ketika mereka mengalahkan kota dan menghancurkan Bait Kedua,” kata para Arkeolog dalam sebuah pernyataan. ‘Pengeboman itu dimaksudkan untuk menyerang pada penjaga yang berpatroli di atas tembok dan untuk menyediakan naungan bagi pasukan Romawi supayan mereka bisa mendekati tembok dengan alat pendobrak dan dengan demikian membobol pertahanan kota.’ Flavius Josephus, sejarahwan Yahudi-Romawi abad pertama, adalah seorang saksi mata tentang Perang Yahudi melawan Roma dan dia memberikan banyak detil tentang tembok ini. ….Penemuan tembok ini, yang ternyata melingkar sampai daerah Coumpound Rusia hari ini, adalah bukti bahwa batas-batas Yerusalem kuno jauh lebih besar dari batasan yang dikenal sebagai Kota Tua.”

Posted in Arkeologi | Leave a comment

Pohon Ara dan Tawon Ara

(Berita Mingguan GITS 8 April 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, 7 Nov. 2014: “Makhluk hidup yang sama sekali tidak berhubungan, tetapi yang ternyata saling bergantung satu sama lain untuk bisa hidup, dan bahkan tidak dapat hidup tanpa yang lainnya, menimbulkan tantangan yang sangat serius bagi mereka yang mengklaim bahwa semua makhluk hidup muncul dari evolusi. Hubungan yang dimaksud dikenal dengan istilah reciprocal altruism. Salah satu contoh yang mengejutkan adalah hubungan antara tawon ara dengan pohon ara itu sendiri. Ara jantan bukanlah untuk dimakan; mereka menghasilkan polen untuk membuahi ara betina yang manis dan ranum. Tetapi bagian bunga dari ara jantan maupun betina berada di dalam ara tersebut. Tidak ada kemungkinan bahwa angin dapat menyebarkan polen dari ara jantan ke ara betina. Dan tidak ada makhluk hidup lain yang dapat mentransfer polen tersebut, kecuali tawon ara. Dan di sinilah letak suatu kisah yang luar biasa. Tawon ara menetas dari telur yang ditempatkan di dalam ara jantan, dan tujuan dari hidupnya yang pendek tersebut (hanya 24 jam), adalah untuk menempatkan telur di dalam ara jantan lainnya. Tawon betina keluar dari ara jantan dengan tubuh yang tertutup oleh polen, dan ia telah diprogram untuk mencari di antara ara betina, dan pada saat yang sama membuahi ara-ara betina tersebut dengan polen dari ara jantan. Barulah setelah itu tawaon betina akan menempatkan telur di ara jantan dan memulai siklus ini kembali. Tawon ara hanya akan menempatkan telur di ara jantan, sementara ara betina tidak bisa dibuahi dengan cara lain. Jelas, bahwa baik tawon ara maupun pohon ara, diciptakan untuk memiliki hubungan yang spesial ini.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Kemerosotan Gembala kepada Kompromi

(Berita Mingguan GITS 8 April 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Kompromi kebenaran tidak terjadi sekaligus. Ia bersifat inkremental [bertambah perlahan]. Dalam kasus seorang gembala sidang, hal ini dapat dilihat dari khotbah-khotbahnya, bagaimana ia secara perlahan mengurangi peneguran terhadap dosa dan kesalahan. Alkitab mengatakan bahwa pengkhotbah haruslah menyatakan kesalahan, menegor dan menasihat (2 Tim. 4:2), untuk menasihati dengan segala kewibawaan (Tit. 2:15), dan untuk menelanjangi perbuatan-perbuatan kegelapan (Ef. 5:11). Dia diharuskan untuk memberitakan seluruh maksud Allah (Kis. 20:27). Semua tugas ini memerlukan sang gembala memberikan kata-kata dan peringatan yang jelas terhadap dosa dan kesalahan, tetapi gembala yang berkompromi lebih khawatir tentang tidak menyinggung manusia daripada setia kepada Allah, jadi ia secara gradual melembutkan teguran-tegurannya untuk dicocokkan dengan sentimen manusia. Dalam 20 tahun terakhir kita telah menyaksikan dikuranginya teguran berhubungan dengan fashion pakaian yang tidak sopan dan unisex, tato, musik kedagingan, psikologi self-esteem, kompromi Injil, dan begitu banyak hal lainnya. Bahkan peringatan yang jelas tentang neraka sudah menjadi jarang.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Katekisme Katolik Mengatakan Anak Allah Menjadi Manusia Supaya Kita Bisa Menjadi Allah

(Berita Mingguan GITS 1 April 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari Catechism of the Catholic Church, “Bagian Satu: Pengakuan Iman,” diterbitkan tahun 1992 dengan persetujuan Paus Yohanes Paulus II: “460 Sang Firman menjadi daging untuk membuat kita ‘turut ambil bagian dalam sifat ilahi’: ‘Karena inilah Firman menjadi manusia, dan Anak Allah menjadi anak manusia: supaya manusia, dengan masuk dalam persekutuan dengan sang Firman, dan dengan itu menerima keanakan ilahi, bisa menjadi seorang anak Allah.’ ‘Karena Anak Allah menjadi manusia supaya kita dapat menjadi Allah.’ Anak Allah yang tunggal, mau membuat kita ambil bagian dalam keilahianNya, mengambil sifat kita, supaya Dia, ketika menjadi manusia, dapat membuat manusia menjadi allah-allah.’”

Posted in Katolik | Leave a comment

Hati-Hati terhadap Fantasi Gelap

(Berita Mingguan GITS 1 April 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Hati adalah sumber dari aksi seseorang. Firman Allah berkata, “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan,” dan “Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia” (Ams. 4:23; 23:7). Korupsi terhadap imajinasi adalah salah satu langkah awal dalam kemerosotan kepada penyembahan berhala dan kekacauan moral dalam sejarah manusia, sebagaimana kita baca dalam Roma 1. “…Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap” (Rom. 1:21). Hal yang sama terjadi dalam hidup individu-individu. Apa yang diperhatikan terus menerus oleh pikiran, pada akhirnya akan menguasai kehidupannya. Jika imajinasi menjadi bengkok, kehidupan akan mencerminkan ini. Ini adalah suatu peringatan keras dalam zaman sekarang ini, zaman ketika orang dapat terhubung 24/7 dalam cara yang sangat privasi dengan aspek budaya pop mana pun, dan ada banyak hal yang gelap dan bengkok yang dapat dimasukkan ke dalam pikiran untuk memenuhi imajinasi. Faktanya, gelap dan bengkok adalah gambaran yang cocok atas banyak sekali musik, video game, novel, dan film-film hari ini. Misalnya genre science fiction dan superhero, yang terus bertambah gelap dan aneh, makin sensual dan tidak bertuhan. Dam banyak orang hidup dalam dunia fantasi yang gelap seperti demikian. Pertimbangkan James Holmes, yang membunuh lusinan orang dan melukai hampir 60 lainnya dalam sebuah bioskop tempat film Batman: The Dark Knight Rises sedang diputar. Tuhan Yesus mengajarkan bahwa pembunuhan adalah melaksanakan keingingan sifat dosa manusia (Mar. 7:21-23), dan sifat manusia yang sudah jatuh dalam dosa dapat dibakar. Holmes mewarnai rambutnya merah dan mengatakan bahwa dia adalah sang Joker, yaitu musuh Batman yang super suka kekerasan, yang berpakaian seperti badut (“NYC Police Commissioner Said Alleged Shooter Calls Himself The Joker,” Fox News, 20 Juli 2012). Ini adalah film-film yang penuh dengan hal-hal menjijikkan. Dalam film 2008, Batman: The Dark Knight, wajah seseorang disaya dengan pisau, ada lagi yang mukanya setengah terbakar, mata seseorang ditusuk dengan pensil, dan sebuah bom dimasukkan ke dalam tubuh seseorang dan meledak, dan ada seorang lelaki yang diikat ke kursi dan dibakar, seorang anak kecil diancam oleh seorang lelaki dengan wajah yang meleleh, dan badut-badut ditembak di kepala. Dalam buku komik Batman: The Dark Knight, Joker membunuh semua penonton audiens sebuah acara televisi. Tiga belas tahun sebelumnya, tidak jauh dari tempat Holmes melakukan fantasi-fantasinya yang bengkok, Eric Harris dan Dylan Klebold membunuh 13 orang dan melukai 21. Mereka juga waktu sedang melaksanakan fantasi-fantasi kesetanan mereka yang telah dibakar melalui musik, video game, dan film-film gelap yang penuh kekerasan.

Posted in General (Umum), Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment

Alasan Membaca Alkitab dan Bahaya Bagi yang Tidak Membaca Alkitab

(Berita Mingguan GITS 1 April 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari buku J.C. Ryle, How Readest Thou? tentang mengapa perlu membaca Alkitab – Pertama, karena tidak ada pengetahuan yang secara absolut dibutuhkan manusia untuk keselamatan, kecuali pengetahuan akan hal-hal yang dapat ditemukan dalam Alkitab. Kedua, tidak ada buku yang eksis yang ditulis dengan cara seperti Alkitab. Ketiga, tidak ada buku yang eksis yang mengandung hal-hal yang sedemikian penting seperti dalam Alkitab. Keempat, tidak ada buku yang eksis yang telah menghasilkan efek-efek yang sedemikian luar biasa bagi manusia seperti Alkitab. Kelima, tidak ada buku yang eksis yang dapat bermanfaat sedemikian rupa yang orang yang membacanya dengan benar, seperti Alkitab. Keenam, tidak ada karunia Allah bagi manusia yang sedemikian diabaikan dan disalahgunakan, seperti Alkitab. Ketujuh, Alkitab adalah satu-satunya pedoman yang dapat dipakai untuk menguji semua masalah doktrin dan kewajiban manusia. Kedelapan, Alkitab adalah bukuNya, , yang telah menjadi pedoman hidup dan dikasihi oleh semua pelayan Allah yang sejati. Kesembilan, Alkitab adalah satu-satunya buku yang dapat menghibur manusia dalam waktu-waktu terakhir hidupnya.

Berikut ini masih dari buku yang sama, tentang topik bahaya bagi yang tidak membaca Alkitab. “Traktat ini bisa jadi jatuh ke tangan seseorang yang dapat membaca, tetapi yang tidak pernah membaca Alkitab sama sekali. Pembaca, apakah anda termasuk yang seperti itu? Jika benar, maka saya ada pesan bagi anda. Saya tidak dapat menghibur anda dalam kondisi pikiran anda sekarang ini. Jika saya melakukannya, maka itu penipuan dan pengejekan. Saya tidak dapat berbicara kepada anda tentang damai dan Sorga, sementara anda memperlakukan Alkitab sedemikian rupa. Anda dalam bahaya kehilangan jiwa anda. Anda dalam bahaya, karena penelantaran anda terhadap Alkitab adalah bukti jelas bahwa anda tidak mengasihi Allah. Anada dalam bahaya, karena Allah akan berhitung dengan anda karena anda mengabaikan Alkitab, dalam hari penghakiman nanti. Anda dalam bahaya, karena tidak adalah kesalahan rohani yang anda tidak bisa jatuh ke dalamnya. Anda dalam bahaya, karena tidak ada satupun alasan yang baik yang dapat anda pakai untuk mengabaikan Alkitab.”

Posted in Alkitab | Leave a comment

Reformasi Rasuli Baru

(Berita Mingguan GITS 1 April 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “”King of the Mountain,” Herescope, 12 Sept. 2011: “Beberapa tahun lalu, pada tanggal 20 Agustus 2007, C. Peter Wagner mengirimkan sebuah surat kepada ‘teman-teman Global Harvest’-nya. Dalam surat itu ia membagikan tentang struktur Reformasi Rasuli Baru yang dia buat. Reformasi baru yang dia canangkan ini didasarkan pada ide bahwa para rasul dan nabi harus menjadi batu penjuru untuk mencapai Dominasi di bumi. Para rasul dan nabi ini dikatakan dikaruniai dengan karunia-karunia yang superior. Dalam paradigma NAR (New Apostolic Reformation atau Reformasi Rasuli Baru) Wagner ini, para ‘rasul’ juga dikatakan telah diberikan kebenaran yang baru, dan mereka disebut ‘arsitek-arsitek rohani’ atas suatu transformasi global yang didasarkan pada suatu rangkaian jaringan organisasi dan sel-sel yang saling bertautan, yang bergerak di atas institusi-institusi pemerintah dan agama yang telah ada. David Cannistraci, yang membentuk sebuah jaringan rasuli baru dan menulis buku yang mendetilkan perubahan tersebut, menjelaskan cara kerja kelompok-kelompok jaringan rasuli tersebut. Jelas bahwa dia bukan berbicara tentang penginjilan yang sederhana dan simple. Dia menggambarkannya dalam istilah-istilah pembangunan suatu kerajaan: ‘Seperti suatu pasukan, kompi-kompi rasuli baru ini akan melemparkan jala-jala mereka dan bangkit sesuai perintah Tuhan Balatentara. Mendengar panggilanNya, mereka akan secara agresif bergumul dengan musuh, merebut wilayahnya dalam kampanye perang paling akbar dalam sejarah: penginjilan planet Bumi sebelum kedatangan kedua Tuhan Yesus…’ Surat Wagner tahun 2007 tersebut (‘A Letter from C. Peter Wagner,’ Global Harvest Ministries, 20 Agus. 2007) sekaligus meluncurkan suat ‘Jaringan Rasuli Global’ (Global Apostolic Network/GAN). Dalam tulisan-tulisan Wagner, dapat terlihat pembentukan jaringan-jaringan rasuli yang saling bertautan tersebut: ‘Kami telah mengorganisir ulang dalam kepatuhan pada firman yang Tuhan berikan melalui Chuck [Pierce] bulan Desember lalu. Kini tolong berdoa dengan kami sambil kami mencari tuntunanNya untuk menyelesaikan rencana ini dan melihat hasil praktis dalam perjalanan mencapai dominasi atas ciptaan Allah. …Keseluruhan sembilan komponen GAN sungguh dekat pada hati saya, tetapi terutama yang berkaitan dengan kekayaan dan transfer kekayaan. Saya terhubung pada 17 orang yang berpotensi menjadi penyalur transfer kekayaan, dan sebagian mereka mengharapkan akan segera mencairkannya. Sulit dipahami, tetapi ada yang sampai jutaan, bahkan milyaran dan lebih lagi. Tugas saya adalah mempersiapkan infrastruktur berintegritas tinggi untuk pendistribusian dana ini ketika ia mulai mengalir. Zion Apostolic Network dan The Hamilton Group sudah siap sebagai agensi untuk melaksanakan hal ini. Moto kita adalah ‘Sophisticated Philanthropy for Apostolic Distribution’ [Filantrofi Canggih untuk Distribusi Rasuli].” EDITOR: Kekacauan yang luar biasa timbul ketika orang Kristen tidak menerima Firman Tuhan sebagai otoritas final yang tidak dapat ditambah lagi hari ini, sehingga tidak ada lagi nubuat lisa dari Tuhan. Juga Alkitab mengajarkan bahwa jabatan Rasul adalah jabatan yang terbatas, dan berhenti setelah abad pertama, karena mereka adalah fondasi kekristenan (Ef. 2:20).

Posted in Kharismatik/Pantekosta | Leave a comment