Liberty University Bergandeng Tangan dengan Benny Hinn

(Berita Mingguan GITS 12 April 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Benny Hinn baru-baru ini mengumumkan bahwa dia kini berpartner dengan Liberty University untuk “membentuk suatu pelayanan dunia yang berkuasa dengan koneksi yang akan menjamah dunia” (bennyhinn.org). Penyesat dan tukang sulap palsu dari gerakan Pantekosta Word-Faith ini mengatakan, “Melalui aliansi yang kuat ini antara Liberty University Institute of Biblical Studies dan pelayanan kami, anda dapat mendaftar dalam program pelajaran survei Alkitab, mendapat gelar diploma melalui Liberty University, dan mendapatkan penahbisanmu melalui World Healing Fellowship.” Tampil bersama dengan Hinn untuk mengumumkan program tersebut adalah Dan Reber, Direktur dari Liberty University Institute of Biblical Studies, dan Ronald Godwin, Provost dari Liberty University. Hinn pernah mengajar bahwa Adam dapat terbang seperti burung dan berenang di dalam air seperti ikan. Dia mengklaim bahwa “pengurapannya” berasal dari kunjungan dia ke kuburan Kathryn Kuhlman dan Aimee Semple McPherson. Dia katanya telah berulang kali melihat Yesus, mulai sejak usia 11 tahun, plus berbincang-bincang dengan Roh Kudus secara pribadi selama delapan jam. Dalam penampilannya di televisi pada tahun 1990, Hinn berkata tentang orang-orang yang mengritik dirinya, “Kadang-kadang saya berharap Allah memberikan saya sebuah senapan mesin Roh Kudus, saya akan menembak pecah kepalamu!” Hinn melemparkan “pengurapan Roh Kudus” seperti melemparkan bisbol dan “membunuh orang dalam roh” dengan meniupi mereka. Hinn mengklaim bahwa kesembuhan fisik digaransi dan kita tidak pernah boleh berkata, “Jika sesuai dengan kehendakMu, Tuhan.” Walaupun Hinn mengklaim bahwa ribuan orang telah disembuhkan dalam “kebaktian-kebaktian mujizatnya,” berbagai usaha oleh berbagai peniliti yang bereputasi baik telah gagal menemukan satu pun kasus penyembuhan sejati. Menjadi satu kuk dengan Benny Hinn adalah contoh paling mutakhir bagaimana Liberty University telah merosot jauh sejak akhir 1980an ketika Jerry Falwell menolak separasi alkitabiah dan mulai bermain api dengan musik kontemporer, ekumenisme, dan kharismatikisme. Kita melihat bahwa perubahan besar dalam pola berpikir dapat terjadi hanya dalam satu generasi.

Posted in Ekumenisme, Kharismatik/Pantekosta | Leave a comment

Para Mahasiswa Fisika Menemukan Bahwa Bahtera Nuh Dapat Menampung Berat 2 Juta Domba

(Berita Mingguan GITS 12 April 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Para mahasiswa tahun keempat progam master di Departemen Fisika dan Astronomi Leicester University di Inggris, telah menghitung bahwa bahtera Nuh sebagaimana digambarkan dalam Alkitab dapat menampung berat sekitar 2,15 juta domba (“The Animals Could have Floated Two by Two according to Physicists,” University of Leicester, www2.le.ac.uk, April 3, 2014). Penemuan ini dipublikasikan dalam Journal of Physics Topics, sebuah jurnal mahasiswa yang mendapat peer-review. Salah satu dari mahasiswa itu berkomentar, “Anda tidak menyangka bahwa Alkitab merupakan sumber informasi saintifik yang akurat, jadi saya pikir kami cukup terkejut ketika kami menemukan bahwa ini bisa terjadi.” Siapa sangka! Bahtera Nuh memang sungguh besar. “Bahtera itu memiliki kapasitas tampung yang sama dengan 522 kontainer standar untuk kereta (yang masing-masingnya bisa menampug 240 domba). Hanya 188 kontainer yang dibutuhkan untuk menamput 45.000 binatang ukuran domba, menyisakan tiga kali 104 kontainer, masing-masing untuk makanan, keluarga Nuh, dan “tempat lapang” bagi binatang-binatang” (Ryrie Study Bible).

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Simson dan Bait Dagon

(Berita Mingguan GITS 5 April 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Sejak awal abad 19, para skeptis dengan mudah mengabaikan kisah Alkitab tentang Simson sebagai sekedar mitos. Sebagai contoh, pada tahun 1966, John McKenzie menulis, “…nilai sejarah dari kisah-kisah kepahlawanan selalu rendah. Hal ini mudah terlihat dalam diri Simson. Suatu istana atau bait yang dapat menamppung beberapa ribu orang di tingkat atasnya, yang ditopang oleh dua tiang utama yang hanya berjarak dua lengan satu sama lain, tidak pernah eksis” (The World of Judges). Seperti yang terjadi berulang-ulang kali, para pengritik Alkitab telah dibuktikan salah. Bait di Gaza tidak pernah ditemukan, tetapi bait-bait Filistin yang digali di Tel Qasile (sebelah utara Tel Aviv, 1970an) dan Gat, memiliki tiang-tiang utama yang menopang atap persis seperti yang digambarkan dalam Hakim-Hakim 16. Arkeolog Bryant Wood, Ph. D., menggambarkan penemuan-penemuan ini: “Kedua bait ini memiliki desain unik yang sama – bagian atasnya ditopang oleh dua tiang utama. Tiang-tiang ini terbuat dari kayu dan berdiri di atas dasar batu. Karena tiang-tiang ini berjarak kira-kira dua meter satu dari yang lainnya, seseorang yang kuat dapat menggeser mereka dari dasar batu mereka dan meruntuhkan seluruh bagian atas bangunan itu. …Catatan [Alkitab] itu adalah catatan seorang saksi mata, dan sekali lagi mendemonstrasikan bahwa sungguh Alkitab adalah buku teks paling akurat sedunia” (“Samson and the Temple of Dagon,” Bible and Spade, 1974, hal. 53-54). Saya dapat berdiri di antara dasar-dasar batu dari tiang-tiang di bait Filistin yang di Tel Qasile, dan saya dapat menyentuh dasar-dasar itu dengan tangan saya. Ini bukan bait tempat Simson mati, tetapi di sini ada bukti nyata bahwa bait-bait Filistin dibangun dengan dua tiang utama menyangga bagian atasnya, dan bahwa seseorang yang bertubuh besar dengan kekuatan supranatural bisa mendorong jatuh tiang-tiang ini seperti yang Alkitab katakan. Simson sudah pasti lebih besar dari saya, dan tiang-tiang di bait Gaza bisa jadi lebih dekat satu sama lain. Dasar batu di bawah tiang-tiang di Gat sepertinya lebih dekat dari pada yang di Tel Qasile, walaupun saya belum melihatnya sendiri.

Posted in Arkeologi | Leave a comment

Simson dan Gerbang Filistin

(Berita Mingguan GITS 5 April 2014, sumber: www.wayoflife.org)
“Tetapi Simson tidur di situ sampai tengah malam. Pada waktu tengah malam bangunlah ia, dipegangnya kedua daun pintu gerbang kota itu dan kedua tiang pintu, dicabutnyalah semuanya beserta palangnya, diletakkannya di atas kedua bahunya, lalu semuanya itu diangkatnya ke puncak gunung yang berhadapan dengan Hebron” (Hak. 16:3). Kekuatan Simson yang diberikan oleh Allah sungguhlah luar biasa. Dia membunuh seekor singa seolah-olah anak domba (Hak. 14:6). Dia membunuh 1000 orang Filistin dengan rahang keledai (Hak. 15:15). Dan dia memindahkan sepenuhnya gerbang suatu kota. Gaza adalah kota utama Filistin dan diperkuat oleh tembok-tembok tinggi dan sebuah gerbang yang besar, setidak-tidaknya tiga meter tingginya dan tiga meter lebarnya, cukup kuat untuk bertahan melawan pasukan musuh yang menyerang. Gerbang di Asdod, suatu kota Filistin yang lebih kecil, memiliki lebar 3 meteran. (M. Dothan, “The Foundation of Tel More and of Ashdod,” Israel Exploration Journal, 23, 1973, I, hal. 10-11), dan gerbang-gerbang Ekron, juga sebuah kota yang lebih kecil, setebal tiga meter (Ekron – A Philistine City,” Israel Ministry of Foreign Affairs, 23 Nov. 1999). Gerbang di Gaza semestinya terdiri dari dua pintu yang tebal yang bisa dipalang, dan engsel di sampingnya kemungkinan berputar pada kantong batu. Banyak gerbang kuno yang juga dilapisi logam, atau minimal diperkuat oleh lempeng-lempeng logam. Simson mengangkat gerbang yang dipalang itu sekaligus dengan engsel di sampingnya, dan membawanya semuanya pergi. Ini terjadi seolah dia mengangkat bunga dari tanah, walaupun Dr. William Barrick menghitung berat dari gerbang bersama tiang sampingnya seharusnya minimal antara lima sampai sepuluh ton (“Samson’s Removal of Gaza’s Gates,” drbarrick.org, n.d.) Dan Simson membawa gerbang itu sampai ke Hebron, yang berjarak sekitar 50 km jauhnya dan 1000 meter lebih tinggi. Simson adalah pribadi yang menakjubkan tetapi pada akhirnya menyedihkan. Dia adalah seorang hakim yang dipanggil Allah yang dapat mengalahkan Filistin, tetapi dia tidak dapat mengalahkan keinginan seksual dirinya sendiri.

Posted in Arkeologi | Leave a comment

Kode Etika bagi Atheis?

(Berita Mingguan GITS 5 April 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari blog Dr. Terry Mortenson, Answers in Genesis, 18 Feb. 2014: “Selama bertahun-tahun, organisasi American Atheists memiliki masalah perilaku sosial yang serius pada acara konvensi nasional mereka. Jadi, mereka membuat suatu kode perilaku untuk acara konferensi tahun 2014. Sangatlah menarik untuk melihat hal-hal yang mereka perbolehkan (misal: berbagai macam immoralitas seksual) dan hal-hal yang tidak mereka perbolehkan (misal: kurangnya etika sosial). Tetapi dalam pandangan dunia atheis, para atheis ini tidak memiliki dasar bagi kode perilaku mereka. Dalam pandangan mereka tidak ada Allah dan oleh karena itu tidak ada absolut dalam moral. William Provine, seorang atheis evolusionis yang terkenal di Amerika, dan juga profesor di Cornell University, menyatakannya seperti ini: “Baiklah saya merangkumkan pandangan saya mengenai apa yang telah diberitahukan kepada kita secara jelas oleh biologi evolusionis modern. ..Tidak ada ilah-ilah, tidak ada tujuan, tidak ada kekuatan apapun yang memiliki tujuan. Tidak ada kehidupan setelah kematian. Setelah saya mati, saya secara absolut yakin bahwa saya akan mati. Itulah akhirnya bagi saya. Tidak ada fondasi ultimat bagi etika, tidak ada makna ultimat bagi kehidupan, dan tidak ada kehendak bebas bagi manusia juga” (Origins Research 16, no. 1/2, 1994, 9; dikutip dalam Technical Journal 10, no. 1, 1996, hal. 22). … Jadi kita semua hanyalah binatang, dan sekarang ini adalah hukum rimba, yang paling kuat yang bertahan. Binatang tidak memperlihatkan etika sosial yang dituntut oleh kode perilaku Atheis. Jadi mengapa manusia harus melakukannya? Kode perilaku ini sungguh tidak berdasar. …Jadi dari manakah asalnya standar moral? Mereka datang dari hukum moral Allah, yang tercerminkan dalam Sepuluh Hukum (Keluaran 20:1-17), yang tertulis di dalam hati setiap manusia, termasuk atheis (Roma 2:14-16), karena kita semua diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kejadian 1:26-27). Sungguh menyedihkan bahwa mereka tidak tahu tentang hukum Allah yang sebenarnya mendatangkan kebebasan besar dan berkat yang ajaib (Yohanes 8:31-32; Mazmur 1:1-6 dan Mazmur 19:8-15). Mereka juga tidak paham akan darah Kristus yang mahal yang dapat membasuh semua dosa mereka (1 Yohanes 1:7) dan mengembalikan mereka kepada suatu hubungan yang benar denga Allah (Roma 5:1) dan tentang kasih dan karunia Allah yang dapat mengubah hidup mereka sehingga sungguh menjadi orang yang luar biasa yang Ia maksudkan ketika Ia menciptakan kita, dan yang akan memuaskan kerinduan terdalam hati kita (Yohanes 10:10 dan 2 Korintus 5:17).”

Posted in Atheisme | Leave a comment

KJV Terjemahan Alkitab Yang Paling Banyak Dipakai di Amerika

(Berita Mingguan GITS 22 Maret 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Menurut riset yang paling akhir dan menyeluruh, Alkitab King James tetap menjadi terjemahan yang paling banyak dipakai di Amerika. Studi The Bible in American Life menemukan bahwa KJV dibaca oleh 55% orang yang mengaku pembaca Alkitab, NIV oleh 19%, New RSV 7%, Living Bible 6%, dan New American Bible 5%. Semua versi lain digabung menjadi 8% (“The Bible in American Life” oleh The Center for the Study of Religion and American Culture, 6 Maret 2014, www.raac.iupui.edu). Di gereja-gereja, 40% memakai KJV, dan 21 % NIV. Hasil studi The Bible in American Life ini mirip dengan hasil riset American Bible Society tahun 2013, yang melakukan survei “State of the Bible” bersama Barna, yang menemukan bahwa 52% orang Amerika membaca KJV atau NKJV, dibandingkan dengan 11 persen yang membaca NIV. Penelitian-penelitian ini menunjukkan bahwa walaupun NIV lebih banyak terjual daripada KJV, NIV tidak banyak dipakai. Walaupun 100 tahun terakhir ini versi-versi modern diiklankan sedemikian rupa, ternyata KJV tetap kuat.
Namun persentase pemakai KJV memang menurun. Pada tahun 1995, sekitar dua pertiga orang Amerika mengklaim KJV sebagai terjemahan utama mereka (Jennifer Lowe, “Buy the Book,” Dayton Daily News, Dayton Ohio, 16 Sept. 1995, hal. 7C). Pada saat yang sama, studi The Bible in American Life menemukan bahwa 70% pembaca NIV membacanya minimal sekali seminggu, dan hanya 54% pembaca KJV membacanya minimal sekali seminggu. Ini mengindikasikan bahwa sejumlah besar pembaca KJV hanyalah orang Kristen KTP. Faktanya, jika seseorang tidak membaca Alkitab sekali seminggu, diragukan apakah ia orang Kristen lahir baru, karena salah satu ciri keselamatan adalah cinta akan Firman Tuhan. Yesus berkata, “Barangsiapa berasal dari Allah, ia mendengarkan firman Allah; itulah sebabnya kamu tidak mendengarkannya, karena kamu tidak berasal dari Allah” (Yoh. 8:47).

Posted in Alkitab | Leave a comment

Pemimpin WCC Menghadap Paus

(Berita Mingguan GITS 22 Maret 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Olav Tveit, Sekretaris Jenderal dari World Council of Churches, menghadap Paus pada tanggal 7 Maret untuk mendiskusikan “kesempatan-kesempatan baru untuk persatuan Kristen” (“WCC General Secretary Shares with Pope,” Oikoumene.org, 8 Maret 2014). Tveit mengatakan bahwa “para pemimpin iman” dapat menemukan persatuan dalam suatu “ziarah keadilan dan perdamaian,” mengacu kepada aksi-aksi bersama berkaitan dengan isu-isu seperti resolusi konflik dan perubahan iklim. Pekerjaan sosial adalah salah satu lem pengikat “gereja” esa sedunia. Selama audiensi tersebut, sang Paus mengatakan, “Perpecahan-perpecahan ini tidak boleh diterima dengan pasrah, seolah-olah mereka ini komponen yang tak terhindarkan dari pengalaman sejarah Gereja. Jika orang-orang Kristen mengabaikan panggilan Tuhan kepada persatuan, mereka berisiko mengabaikan Tuhan Sendiri dan keselamatan yang Ia tawarkan” (“Positive Meeting between Pope and Ecumenical Leader,”Christianity Today, 10 Mar. 2014). Jadi, langsung dari mulut Paus sendiri: keselamatan adalah melalui persatuan ekumene.

Posted in Ekumenisme, Katolik | Leave a comment

Pejabat Palestina Senior Mengatakan Allah Akan Membawa Orang Yahudi ke Israel Agar Dapat Mereka Bunuh

(Berita Mingguan GITS 22 Maret 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Berbicara di TV resmi PA (Palestinian Authority/Otoritas Palestina), Abbas Zaki seorang pejabat Palestina senior, mengatakan bahwa orang-orang Israel “adalah alat canggih kejahatan” dan bahwa “Allah akan mengumpulkan mereka supaya kita bisa membunuh mereka’ (12 Maret 2014). Dia mengatakan bahwa dia telah memberitahu Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengenai “kematiannya” (“Senior Palestinian Official,” Palestinian Media Watch, 13 Maret 2014). Zaki adalah seorang teman dekat Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, yang bertemu dengan presiden AS, Barack Obama di White House lima hari setelah membuat pernyataan di atas. Otoritas Palestina telah menolak untuk mengakui Israel sebagai “negara Yahudi.” Pada tahun 2011, Zaki berkata di TV Al-Jazeera bahwa tujuan mereka adalah agar Israel “dihilangkan eksistensinya” dan bahwa mereka mencoba merahasiakan hal ini dari pers dunia.

Posted in Islam | Leave a comment

Pembuat Hukum Belgium Melegalkan Euthanasia untuk Anak-Anak

(Berita Mingguan GITS 22 Maret 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari “What’s the Use of Keeping This Baby Alive?” Christian News Network, 23 Feb. 2014. “Para pembuat hukum di Belgium baru-baru ini menyetujui sebuah aturan yang akan mengizinkan dokter-dokter untuk mengeuthanasia anak-anak dari segala rentang usia. Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, Senat Belgium mayoritas besarnya menyetujui rancangan hukum tentang euthanasia anak pada bulan Desember, dan mengirim rancangan hukum tersebut ke badan legislatif bawah. Bulan ini, badan legistlatif bawah memvoting 86-44, mengesahkan rancangan hukum tersebut, walaupun terkena kritikan internasional. Raja Belgium, Philippe, diperkirakan akan menandatangani rancangan itu menjadi hukum yang sah. Begitu hukum baru ini berlaku, anak-anak dengan penyakit mematikan akan memiliki pilihan untuk mengakhiri hidup mereka lewat suntikan maut. Selama anak-anak itu memahami apa itu euthanasia dan mendapatkan persetujuan dari orang tua dan dokter, mereka akan bebas untuk memilih bunuh diri yang dibantu ini. Belgium, sebuah negara yang predominan sekuler, pertama kali mengesahkan euthanasia bagi orang dewasa pada tahun 2002. Kini, negara Eropa yang kecil itu akan menjadi negara kedua di dunia – bersama dengan Belanda – yang mengizinkan euthanasia anak-anak.
Steve Forbes, seorang pebisnis Amerika dan mantan calon presiden, juga menyampaikan keprihatinan atas arah Belgium ini, berpendapat bahwa hal ini menggambarkan ‘lereng licin’ euthanasia. ‘Kita sedang berada di lereng yang amat licin menuju kepada suatu masyarakat seperti yang dibayangkan oleh Nazi Jerman, suatu masyarakat tempat “orang-orang yang tidak diinginkan” dapat dienyahkan seperti jaringan kotor,’ demikian Forbes menulis baru-baru ini. ‘Holocaust dan kejahatan Nazi lainnya sempat membelokkan gerakan eugenic. Tetapi kini itu semua kembali terjadi dengan pakaian yang baru – kita hanya mau membunuh untuk menghilangkan penderitaan. Ketika euthanasia semakin diterima – dan kita semakin kebal terhadap bebal terhadap horor pembunuhan manusia seperti ini – kita akan turun ke tingkat kekejian selanjutnya: menekan orang-orang sakit untuk menghentikan pengobatan bagi penyakit yang kemungkinan mematikan, dengan alasan untuk “menghemat sumber daya yang langka” bagi orang-orang yang masih memiliki banyak tahun ke depan,” ia mengusulkan. ‘Tanda keagungan suatu kebudayaan adalah bagaimana mereka berlaku kepada anggota-anggota mereka yang paling lemah,’ demikian Forbes menyimpulkan.

Posted in General (Umum), Kesehatan / Medical, Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Bintang-Bintang yang Luar Biasa

(Berita Mingguan GITS 22 Maret 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini dari www.creationmoments.com, 18 Maret 2014: “Ia menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama-nama semuanya. Besarlah Tuhan kita dan berlimpah kekuatan, kebijaksanaan-Nya tak terhingga” (Mazmur 147:4-5). Kebanyakan kita pernah mendengar bahwa matahari kita ini adalah suatu bintang ukurang sedang. Namun, bintang yang satu ini menghasilkan lebih banyak energi setiap detiknya daripada yang bisa kita pakai. Kurang dari 0,1% energinya mencapai bumi setiap detiknya. Jika kita bisa mengumpulkan satu detik saja energi yang dicurahkan matahari, kita akan memiliki lebih banyak energi daripada yang manusia pernah pakai sejak permulaan zaman atau yang akan kita pakai hingga ribuan tahun ke depan! Ada bintang-bintang yang begitu besar, sehingga jika bintang-bintang itu ditempatkan di posisi matahari kita, yaitu sekitar 93 mil jauhnya dari Bumi, maka Bumi kita ini akan berada dalam bintang tersebut. Para ahli astronomi memperkirakan bahwa ada lebih dari satu milyar bintang di galaksi kita dan lebih dari sejuta galaksi seperti itu di alam semesta!
Ini berarti bahwa mengingat besarnya kuasa Allah yang diperlukan untuk menciptakan matahari, sebenar Dia menciptakan lebih dari sejuta kali semilyar matahari! Dan pikirkan saja, Dia menciptakan semua itu dalam satu hari, dan bahkan tidak beristirahat hari selanjutnya. Alkitab bahkan memberitahu kita bahwa ia menyebut tiap-tiap bintang dengan namanya sendiri. Semua bintang berbeda satu sama lain. Ada yang menghasilkan energi besar sekali, tetapi sama sekali tidak terlihat oleh mata kita. Ada yang berputar sangat cepat, sampai lusinan kali per detik. Ada bintang yang berkedip-kedip on dan off, seperti mercusuar luar angkasa. Sungguh, kuasa, hikmat, dan kreativitas Allah tak terhingga.

Posted in Science and Bible | Leave a comment