Mahkamah Agung Amerika Serikat dan Nubuat Alkitab

(Berita Mingguan GITS 11 Oktober 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Dalam berbagai keputusan demi keputusan, Mahkamah Agung Amerika Serikat sedang menggenapi nubuat Alkitab. Paling terakhir ini, Mahkamah Agung AS ini melakukannya dengan cara membiarkan keputusan pengadilan federal tetap berlaku, sehingga meruntuhkan hukum negara bagian yang melarang “pernikahan” sesama jenis, secara efektif membuat “pernikahan gay” sebagai hukum di negeri AS. [Beberapa negara bagian AS yang konservatif membuat undang-undang untuk melarang “pernikahan gay.” Tetapi, pengadilan federal AS membuat keputusan bahwa negara bagian harus mengakui “pernikahan gay.” Negara-negara bagian yang terkena mengajukan kasasi kepada Mahkamah Agung, tetapi kasasi mereka ditolak, sehingga mereka harus mengakui “pernikahan gay.”] Pada tahun 1973, dalam kasus Roe vs. Wade, Mahkamah Agung memutuskan bahwa wanita-wanita AS memiliki hak untuk membunuh anak-anak mereka yang dalam kandungan, yang adalah sesuai dengan gambar dan rupa Allah. Keputusan ini didasarkan pada suatu “hak privasi” yang mistis. Pada tahun 1963, Mahkamah Agung memutuskan bahwa pembacaan Alkitab dan doa tidak diizinkan di sekolah-sekolah umum. Secara efektif ini merampas dari pada murid dan guru, hak asasi mereka yang dijamin undang-undang akan kebebasan berbicara dan kebebasan beragama.

Semua keputusan MA ini melawan Allah mahakuasa dan Firman kudusNya. Ini adalah penggenapan Mazmur 2, yang menggambarkan para penguasa bumi bersepakat untuk melawan Tuhan dan Yang DiurapiNya (Mesias dalam bahasa Ibrani, Kristus dalam bahasa Yunani). Menurut nubuat yang sudah berusia 3000 tahun ini, pada penguasa akan berkata, “Marilah kita memutuskan belenggu-belenggu mereka dan membuang tali-tali mereka dari pada kita!” (Maz. 2:3). Ini mengacu kepada penolakan akan hukum Allah. Tentu saja, Mahkamah Agung AS bukanlah satu-satunya institusi yang bersepakat melawan Allah. Ini adalah fenomena global yang mempersiapkan kedatangan antikristus dan Peperangan Harmagedon.

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Israel dan Laut Teberau

(Berita Mingguan GITS 11 Oktober 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Di hadapan mereka Engkau membelah laut, sehingga mereka dapat menyeberang melalui tempat yang kering di tengah-tengah laut. Tetapi pengejar-pengejar mereka telah Kaucampakkan ke air yang dalam, seperti batu ke air yang dahsyat” (Neh. 9:11). Orang-orang yang secara theologis liberal, beserta banyak teman-teman ‘injili’ mereka, mengatakan bahwa Israel menyeberang di sebelah utara dari Laut Merah di daerah Danau-Danau Pahit. Perhatikan pernyataan berikut dari Halley’s Bible Handbook, yang dikabarkan konservatif: “Jadi lautnya waktu itu mengalir ke utara ke cekukan-cekukan yang hari ini dikenal sebagai Danau-Danau Pahit. Jika angin yang agak kuat mendorong air yang dangkal ini ke arah utara ke dalam Danau-Danau Pahit, maka hal itu akan menurunkan permukaan air sehingga suatu jembatan kering akan terlihat, yang bukanlah suatu fenomena yang jarang.”

Untuk menjawab hal ini, kami menyuguhkan hal-hal berikut: (1) Kata Ibrani “Suf,” yang diterjemahkan laut “Merah” dalam Alkitab-Alkitab terjemahan dulu, memang memiliki arti “teberau” (LAI memakai Laut Teberau), tetapi ini tidak berarti Alkitab sedang membicarakan tentang suatu danau teberau yang dangkal. Laut Merah disebut juga Laut “Teberau” pada zaman kuno dulu, bukan karena laut itu dangkal, tetapi karena teberau tumbuh di rawa-rawa yang terdapat di sekitar pantai laut tersebut. (Kata Ibrani ini mengacu kepada semua jenis teberau, bukan hanya yang untuk membuat papirus). Lebih lanjut lagi, dalam Perjanjian Baru, laut ini disebut Laut Merah, dan bukan Laut Teberau (Kis. 7:36; Ibr. 11:29). Di masa kuno, nama Laut Merah mencakup keseluruhan Laut Arabia, termasuk yang kita kenal “Laut Merah” di masa modern ini, dan juga lengan-lengan laut tersebut, dan Teluk Persia (Kenneth Kitchen, On the Reliability of the Old Testament). Dalam 1 Raja-Raja 9:26, Teluk Aqaba, tempat lokasi Ezion Geber, disebut juga Laut Merah. (2) Intinya adalah bahwa Alkitab mengatakan mereka menyeberangi sebuah lautan, dan deskripsi dari penyeberangan itu bukanlah deskripsi orang menyeberangi suatu rawa atau danau. Di zaman kuno, Danau-Danau Pahit tidaklah dalam; lebih mirip rawa-rawa datar yang asin.* Tetapi air yang diseberangi oleh orang Israel digambarkan dalam dan besar. Air itu bisa membentuk tembok bagi orang Israel di sebelah kanan dan kiri sambil mereka lewat (Kel. 14:22; 15:4-5, 10; Neh. 9:11; Maz. 106:9; Yes. 51:10). Paulus menggambarkan penyeberangan itu seperti suatu baptisan dalam awan dan dalam laut (1 Kor. 10:1-2). Baptisan artinya masuk ke dalam atau menyelam, jadi Paulus mengatakan bahwa Israel berjalan di antara tembok-tembok air, di bawah awan kemuliaan. Jadi kita tahu, bahwa penyeberangan itu terjadi di salah satu teluk Laut Merah, dan bukan di sebuah danau atau rawa. (* Sebelum dibukanya Terusan Suez pada tahun 1869, Danau Pahit Besar adalah rawa garam yang besar; dalam iklim yang kering, tempat-tempat itu jarang mengumpulkan cukup air untuk menjadi danau sejati,” NASA Earth Observatory).

Posted in Alkitab, Arkeologi | Leave a comment

Otak Burung yang Luar Biasa

(Berita Mingguan GITS 11 Oktober 2014, sumber: www.wayoflife.org)

“Bagaimana caranya untuk menikmati tidur yang sudah sangat diperlukan, ketika anda harus tetap waspada terhadap bahaya? Manusia akan menempatkan orang lain untuk berjaga-jaga terhadap bahaya ketika mereka tidur. Lalu, ada juga yang memakai sistem alarm. Karena burung jauh lebhi terpapar kepada bahaya, Allah memberikan mereka kemampuan untuk melakukan hal-hal ini dalam skala yang sederhana, lalu Ia memberikan mereka satu lagi karunia yang luar biasa. Banyak burung mampu menidurkan setengah otak mereka, sementara setengahnya lagi tetap bangun dan terjaga. Mata yang dikendalikan oleh setengah otak yang tidur bahkan akan tertutup; mata yang dikendalikan oleh setengah otak yang terbangun akan tetap bekerja, mencari bahaya. Setelah setengah otak pertama sudah beristirahat dengan baik, ia akan bangun, dan setengah yang satu lagi akan tidur. Tentu saja, burung juga bisa membuat kedua belah otak mereka tidur bersamaan, sama seperti kita. Paus, anjing laut, dan lumba-lumba, adalah binatang non-burung yang juga mampu menidurkan setengah otak mereka. Bukti dari desain yang pintar mengenai tidur setengah otak ini terlihat pada fakta bahwa ketika dua burung tidur bersebelahan, setiap burung akan menidurkan setengah otak yang menghadap temannya. Setelah setengah otak itu selesai istirahat, mereka bertukar tempat, sehingga setengah otak yang satu lagi dapat tidur. Ketika Alkitab memberi tahu kita bahwa Allah melihat ciptaanNya, dan menyatakannya ‘baik,’ standar baiknya Allah adalah kesempurnaan. Desainnya yang cerdik, yang memampukan burung untuk mempertahankan diri ketika dosa dan kematian memasuki dunia ciptaan, adalah bagian dari kebaikan ciptaan Allah.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Keanggotaan Gereja: Alkitabiah vs. Murahan

(Berita Mingguan GITS 27 September 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari Bob Kirkland, “Biblical Qualifications for Church Membership,” Lifting Up the Standard, 1 Sept. 2014, www.fairhavensbaptist.net: “Dua ribu tahun yang lalu, ketika seseorang dibaptis, secara umum menyatakan imannya kepada Kristus, mereka rela mati bagi Tuhan. Hari ini kita tidak dalam situasi seperti itu [minimal belum di Amerika, Indonesia, dll]; tetapi, seharusnya tidak boleh ada orang yang dianggap sebagai bagian dari gereja lokal Tuhan hari ini jika ia tidak mau hidup bagiNya. Di FairHavens Baptist Church, kami mengharuskan semua anggota jemaat setia datang kebaktian jemaat. Para simpatisan yang berpotensi menjadi jemaat diajarkan bahwa mereka memiliki tanggung jawab yang sama dengan gembala sidang. Jika seorang gembala sidang tidak ikut kebaktian karena dia mau menonton suatu acara olahraga, atau karena dia mau mengunjungi seorang kerabat, maka gereja itu sepantasnya mencari gembala yang baru. Jika seorang anggota jemaat bolos kebaktian karena hal-hal seperti itu, maka anggota jemaat itu harus ditegor atau dia mencari gereja lain yang mengizinkan keanggotaan murahan. Jelas, akan ada saat-saat ketika seorang gembala atau anggota jemaat tidak bisa kebaktian; tetapi jika jemaat yang telah Kristus ‘beli dengan darahNya sendiri’ tidak lebih dari suatu aktivitas tambahan dalam hidup ini, ini adalah penghinaan bagi Tuhan. Di FairHavens Baptist Church, anggota-anggota jemaat diharuskan setia kepada gembala dan kepada satu sama lain. Itu tidak berarti tidak pernah ada ketidakcocokan pendapat. Artinya adalah mereka akan berbeda pendapat secara alkitabiah. Artinya jika ada masalah, mereka akan “membicarakannya empat mata terlebih dulu” (Mat. 18:15). Mereka yang “menabur bibit perpecahan” di antara saudara-saudara, akan didisiplin jemaat.”

Posted in Gereja | Leave a comment

Ilmuwan Dipecat Karena Menemukan Fosil yang Luar Biasa

(Berita Mingguan GITS 27 September 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Evolutionists Evade Critical Thinking,” Christian News Network, 6 Sept. 2014: “Seorang penulis Kristen dari Pacific Northwest menambahkan suaranya kepada diskusi yang semakin berkembang di seantero negeri (AS), ketika seorang ilmuwan dari California State University sedang mengadukan mantan atasannya di pengadilan, setelah ia dipecat karena mempresentasikan bukti fosil yang merusak teori ‘jutaan tahun’ dalam evolusi. Sebagaimana pernah kami laporkan, Mark Armitage adalah seorang ilmuwan di California State University – Northridge (CSUN) hingga 2 tahun yang lalu. Di sana ia bekerja sebagai seorang peneliti dan dia mengawasi laboratorium mikroskop elektron milik sekolah tersebut. Dia tiba-tiba diberhentikan setelah dia menemukan jaringan lunak di sebuah fosil Triceratops, dan penemuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal ilmiah yang peer-reviewed. …Dia menyatakan bahwa karena penemuannya dan laporan setelah itu, supervisornya masuk ke laboratorium dan mendeklarasikan, ‘Kami tidak akan mentoleransi agamamu di departemen ini!’

Armitage baru-baru ini muncul di sebuah program radio Creation Moments setelah para pendengar mengirimi dia ratusan surat dukungan berhubung dengan pengaduan hukumnya. ‘Kami membuat para evolusionis melarikan diri,’ dia berkata. ‘Mereka sedang kalang kabut mencoba menjelaskan adanya sel-sel dan jaringan-jaringan yang rapuh dan mirip hidup ini, yang tidak mungkin bisa bertahan untuk waktu yang sangat lama.’ …’Beritahu kepada teman-temanmu yang belum diselamatkan bahwa kamu memiliki seorang teman (saya) yang telah ikut serta menggali fosil dinosaurus, dan telah menemukan dan mempublikasikan penemuannya tentang jaringan lunak. …Beritahu mereka bahwa jika jaringan lunak biasa ditemukan pada fosil, maka Bumi tidak mungkin tua sekali, dan bahwa tiba-tiba kitab Kejadian menjadi dapat dipercaya dan adalah sejarah sebenarnya.’ …Daniel Greenup, penulis dari Generation Why? memberitahu Christian News Network pada hari Jumat bahwa dia tidak terkejut bahwa Armitage dipecat karena penemuannya karena para evolusionis takut terhadap pemikiran yang kritis. ‘Kita semua diberitahu di sekolah tentang pentingnya sikap bebas berpikir, berpikir kritis dan adanya keberagaman, tetapi sebenarnya semua itu palsu,’ demikian dia katakan. ‘Universitas-universitas pada umumnya suka keberagaman warna kulit dan keberagaman orientasi seksual, tetapi mereka tidak tertarik dengan keberagaman pendapat. Mereka ingin kamu percaya apa yang mereka percaya, dan mereka jelas tidak mau kamu memikirkannya secara kritis. Jadi, sangat tidak mengherankan bahwa Mr. Armitage dipecat kerana penemuannya.’”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Pelawak Terkenal dan Kegilaan

(Berita Mingguan GITS 27 September 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Robin Williams: The Sad Truth the Media Won’t Tell You” oleh Joe Schimmel, goodfight.com: “Semua orang saat ini berbicara mengenai Robin Williams dan tindakan bunuh dirinya yang tragis. …Robin Williams mengakui bahwa dia telah membuka dirinya bagi kuasa-kuasa iblis yang transformatif, yang membantu dia saat di panggung. …Williams juga menyadari bahwa kuasa-kuasa ini telah menunjukkan suatu pengaruh yang sangat jahat di panggung dan bahwa bisa jadi ada harga yang mahal untuk bantuan mereka. Williams memberitahu James Kaplan dari US Weekly: ‘Ya! Secara literal, itu seperti dirasuki – tiba-tiba anda masuk, dan karena ini di depan penonton langsung, anda tiba-tiba mendapat energi ini dan bisa berlanjut terus dan terus…Tetapi ada juga hal itu – yaitu dirasuki. Di zaman dulu, kamu bisa dibakar karena hal ini. …Tetapi ada sesuatu yang memberi kuasa dari semua ini. Maksud saya, ini adalah suatu tempat anda bisa masuk total – ini seperti Dr. Jekyll dan Mr. Hyde, tempat anda bisa menjadi kuasa yang lain ini. Mungkin itulah sebabnya saya tidak perlu memainkan peran karakter jahat [di film-film], ‘karena terkadang di atas panggung kamu bisa melewati garis itu dan kembali lagi. Klub-klub adalah semacam lingkungan aneh mirip di laboratorium. Maksud saya, di situ orang-orang bisa berubah menjadi segelap mungkin dalam komedi – atas nama komedi, berbicara tentang hal-hal yang sangat tidak baik dan dengan suatu cara bisa keluar dari sisi yang satu lagi’ (‘Robin Williams,’ US Weekly, Januari 1999, hal. 53). Pernyataan Williams menjawb pertanyaan mengapa kuasa-kuasa satanik menggunakan para penghibur. Tujuan mereka akan mempromosikan kejahatan dan kegelapan dan meningkatkan pemberontakan manusia terhadap Allah. Williams lanjut untuk mengatakan setelah pengakuan itu: ‘Orang-orang yang saya kagumi – Jonathan [Winters], pada hari-hari terbaiknya, berada di luar. Hilang. Tetapi harga yang dia bayar sungguh mendalam.’ Sedihnya, sepertinya harga yang dibayar Robin Williams sekarang juga sedalam idolanya, Jonathan Winters. …Seperti Robin Williams, Jonathan Winters harus berurusan dengan kuasa iblis yang menyiksa yang dia pakai untuk mendapatkan ketenaran dan harta. ‘Suara-suara ini selalu berteriak-teriak minta keluar,’ Winters memberitahu Fort Worth Star-Telegram, mengakui lebih lanjut lagi, ‘Mereka mengikuti saya hampir sepanjang hari dan malam.’ Pada puncak kesuksesan Winter, dia dengan sukarela memasukkan dirinya sendiri ke bangsal psikiatris selama delapan bulan. …Adalah di [klub-klub] komedi stand-up Williams, dia akan masuk ke kondisi maniknya, meluncurkan celotehan penuh bahasa yang vulgar, seksualitas yang menyimpang dan pemuliaan obat-obat terlarang dan kemabukan. Banyak orang menyatakan diri syok setelah melihat komedi stand-up Williams, tidak menyadari bahwa dia begitu menyimpang.

Ironi yang sangat menyedihkan adalah bahwa banyak dari para pelawak ini, seperti Robin Williams dan Jonathan Winters, secara publik digambarkan sebagai orang-orang yang senang, ceria, penuh dengan tawa, padalah sebenarnya adalah jiwa-jiwa yang paling tersiksa dan tanpa sukacita di bumi. Yesus memberikan peringatan yang penting, “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya” (Mar. 8:36). …Beberapa pelawak terkenal lainnya telah didiagnosis dengan penyakit mental dan menderita depresi berat. Beberapa nama yang terkena antara lain: John Cleese, Paul Merton, Jim Carrey, Stephen Fry, Ruby Wax, Dave Chappelle, Chevy Chase, Charlie Chaplin, Buster Keaton, Hugh Laurie, David Walliams, dan Maria Bamford. Tony Hancock, yang dianggap sebagai aktor lawak paling lucu di zamannya, akhirnya membunuh dirinya sendiri sementara membuat sebuah seri televisi di Australia tahun 1968. Kita tidak bisa benar-benar damai sampai kita memiliki hubungan dengan sang Raja Damai (Yes. 9:6). …Yesus – bukan obat atau alkohol – adalah Juruselamat dunia dan satu-satunya yang dapat membebaskan kita dari hukuman dosa, neraka, kematian, dan perbudakan kuasa Iblis. Yesus mendeklarasikan: “Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan” (Yoh. 10:10).”

Posted in General (Umum), Okultisme | Leave a comment

World Council of Churches Terus Tersangdung dalam Kegelapan

(Berita Mingguan GITS 20 September 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Saya telah berlangganan publikasi dari WCC (World Council of Churches) selama 35 tahun, dan publikasi mereka ini menjadi jendela untuk melihat inti kesesatan akhir zaman. Sebagai contoh, WCC Weekly Summary yang terbit minggu lalu menyerukan agar semua “gereja” mendirikan jembatan-jembatan yang tidak menghakimi satu sama lain, dan lebih lagi kepada agama-agama lain dan untuk tidak menyinggung pihak lain dengan dogmatisme. Lalu ada panggilan untuk merayakan ciptaan dan menghormati “pesta Assisi, santo pelindung binatang dan lingkungan.” Lalu ada seruan untuk “puasa bagi Iklim,” yang adalah “suatu inisiatif antar-agama, mendorong orang-orang dari iman yang berbeda-beda untuk puasa, sebagai suatu latihan rohani, sebagai bentuk solidaritas bagi korban-korban perubahan iklim.” Lalu ada pengumuman tentang Hari Internasional Berdoa untuk Damai, 21 September, yang dilaksanakan berhubungan dengan Hari Damai Internasional yang dibuat oleh PBB. Beberapa hal yang tidak ada dalam publikasi-publikasi WCC, tetapi yang menjadi tema-tema besar dalam iman Perjanjian Baru, adalah sebagai berikut: kekudusan Allah dan kondisi manusia yang penuh dosa; penghakiman kekal; injil tentang keselamatan pribadi melalui iman dalam darah Kristus; urgensi pemberitaan Injil ini ke semua jiwa di seluruh bangsa; panggilan agar semua orang bertobat dan percaya Injil ini; membongkar dan menegor doktrin yang salah; hidup Kristiani yang kudus dan separasi dari dunia; kedatangan Kristus kembali yang bisa terjadi kapan saja; Hari Tuhan yang sedang datang untuk menghakimi dosa manusia; kerajaan Kristus yang mulia yang akan datang.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Para Wanita dalam Pekerjaan Tuhan

(Berita Mingguan GITS 20 September 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Kaum perempuan sangatlah penting bagi pekerjaan Tuhan. Mereka tidak dipanggil untuk menjadi pemimpin jemaat (1 Timotius 2:12), tetapi mereka bisa melakukan banyak hal. Seperti yang dikatakan oleh almarhum R. G. Lee, “…kami dengan senang membuat pernyataan bahwa ada bunga-bunga yang paling indah dan paling wangi yang tumbuh di kebung Allah, dan ada buah-buah yang paling manis dan ranum yang matang di ladang rohani Allah, yang ada di sana karena iman wanita, kasih wanita, doa wanita, kesalehan wanita, air mata wanita, devosi wanita bagi Kristus” (Payday Someday). Perhatikan peran wanita dalam kehidupan bumi Yesus. Wanita di sumur membawa seluruh desanya keluar untuk mendengarkan Yesus (Yoh. 4:28-30). Banyak wanita yang menolong Yesus selama pelayananNya di bumi (Luk. 8:2-3). Para wanita membuka rumah mereka untuk menampung Yesus (Luk. 10:38-42). Ada seorang wanita yang mengurapi Yesus untuk penguburanNya menjelang kematianNya (Mat. 26:6-13). Ada para wanita (kebanyakan) yang berdiri di kaki salib (Mat. 27:55-56). Adalah wanita yang pertama datang ke kubur yang kosong dan yang pertama mempercayai kebangkitanNya (Mat. 28:1-6). Adalah wanita yang melaporkan kebangkitanNya kepada para Rasul (Mat. 28:7-8). Kaum wanita memainkan peran yang besar dalam jemaat-jemaat mula-mula. Mereka ada di ruang atas pada hari Pentakosta (Kis. 1:14). Mereka penuh dengan pekerjaan baik (Kis. 9:36). Mereka bekerja bersama Paulus dalam Injil (Fil. 4:3). Mereka mendidik anak-anak dan cucu-cucu mereka (2 Tim. 1:5). Para wanita yang tua mengajar wanita-wanita muda (Titus 2:3-5). Para wanita menjadi pembawa pesan bagi jemaat-jemaat (Rom. 16:1-2). Mereka membantu suami-suami mereka dalam mendirikan jemaat-jemaat (Rom. 16:3-5; Kis. 18:24-26). Para wanita adalah buah pertama pemberitaan Injil di banyak tempat (Kis. 16:14). Wanita-wanita menunjukkan kebaikan bagi para pengkhotbah (Kis. 16:14-15).

Posted in Wanita | Leave a comment

Lebah Selangkah Lebih Maju dari Ilmuwan

(Berita Mingguan GITS 20 September 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari www.creationmoments.com, 2 Jan. 2014: “Para ilmuwan telah sejak lama menyadari bahwa lebah adalah makhluk-makhluk yang pintar. Bersamaan dengan itu, mereka percaya bahwa intelijensi ini adalah hasil jutaan tahun seleksi alam. Kemampuan belajar lebah yang amat cepat membuat kita ragu akan jutaan tahun tersebut atau memperlihatkan tangan sang Pencipta. Para peneliti di Princeton University memutuskan untuk mencari tahu apakah lebah cukup pintar untuk menemukan sumber makanan mereka jika dipindahkan. Para ilmuwan memindahkan sumber utama makanan mereka 50 meter lebih jauh dari sarang. Mereka menemukannya, dan mereka memerlukan waktu kurang dari satu menit untuk mendapatkan lokasi makanan yang baru. Karena para ilmuwan ingin teliti, mereka lalu memindahkan lagi sumber makanan lebah itu, 50 meter lagi. Para lebah masih memerlukan waktu kurang dari semenit untuk menemukan lokasi sumber makanan itu. Dua kali lagi sumber makanan itu dipindahkan, setiap kali persis 50 meter, dan hasilnya sama. Namun rupanya para lebah juga telah mempelajari para ilmuwan itu! Sebelum para peneliti itu selesai memindahkan sumber makanan 50 meter lagi, mereka menemukan bahwa para lebah sudah menebak pola yang terjadi dan sudah menunggu di lokasi yang baru! Allah adalah Pencipta kita, dan dia telah dengan sangat berhikmat meninggalkan bukti-bukti karya tanganNya – sidik jariNya, begitulah – dalam ciptaan itu sendiri. Bagi yang memiliki mata untuk melihat, hal ini membuat kita kagum, dan mengasihi Allah Pencipta yang telah terlebih dahulu mengasihi kita.

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Megachurch Alabama Membuka Pusat Entertainment Seharga $26 Juta

(Berita Mingguan GITS 13 September 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Faith Chapel Christian Center, dekat Birmingham, Alabama, telah membuka sebuah pusat entertainment seharga $26 juta. Fasilitas tersebut memiliki tempat bowling 12 jalur, sebuah lapangan basket, sebuah pusat fitness, sebuah ruang pesta dan kafe, sebuah club dansa untuk remaja, dan sebuah night club khusus dewasa yang bebas alkohol dan rokok. Gembala sidang Michael Moore menjelaskan nama fasilitas itu, yaitu The Bridge, sebagai berikut: “Kami percaya kami bisa memenuhi kebutuhan komunitas. Fasilitas ini akan menjembatani orang-orang dari dunia kepada Kerajaan” (“Alabama Megachurch Builds $26 Million,” Christian News Network, 27 Agus. 2014). Ini lebih parah dari sekedar konyol dan bodoh. Ini adalah kesesatan. Tidak ada sedikitpun petunjuk dalam Amanat Agung Kristus tentang menghibur orang-orang tidak percaya atau membawa mereka kepada injil melalui program entertainment. Perintah Kristus tidak mengajar gereja-gereja untuk memikat orang-orang berdosa melalui cara-cara duniawi; melainkan memerintahkan gereja-gereja untuk pergi dan memberitakan Inijl kepada orang-orang berdosa. Amerika (dan dunia) sudah dihibur habis-habisan, dan kebanyakan gereja hanyalah dunia yang dipoles sedikit dengan hal-hal Kristiani. Ada program sport Kristen, media sosial Kristen, musik rock Kristen. Apapun yang dimiliki dunia, ada versi Kristen-nya. Hasilnya adalah semakin kecilnya kuasa dan pengruh rohani. “Jika kita memenangkan orang dengan sensasionalisme, kita memerlukan sensasionalisme untuk mempertahankan mereka. Orang yang datang karena roti dan ikan, harus dipertahankan dengan roti dan ikan” (John Phillips).

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment