Kebingungan Masalah Gender di Kanada

(Berita Mingguan GITS 16Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Canada Schools Propose Xe, Xem, and Xyr,” Christian Headlines, 25 Juni 2014: “Beberapa sekolah di Vancouver telah mengusulkan bahwa kata ganti orang yang netral dalam hal jenis kelamin dapat dipakai untuk menggantikan kata ganti orang yang tradisional, seperti ‘he’ (dia laki-laki), ‘she’ (dia perempuan), ‘his’ (milik dia laki-laki) dan ‘hers’ (milik dia perempuan). Kata ganti orang yang baru, ‘xe,’ ‘xem,’ dan ‘xyr,’ diusulkan sebagai alternatif baru untuk mencakup semua siswa, termasuk yang trans-gender (mengganti jenis kelamin). Menurut kebijakan baru tersebut, ‘xe’ akan menggantikan ‘he’ atau ‘she,’ lalu ‘xem’ akan menggantikan ‘him’ atau ‘her,’ dan ‘xyr’ akan menggantikan ‘his’ dan ‘hers.’ Menurut sekolah-sekolah ini, para siswa tidak akan diharuskan untuk menggunakan istilah-istilah ini, tetapi diizinkan untuk memakainya jika mereka memilih untuk tidak mengidentifikasi diri sebagai jenis kelamin tertentu. ‘Kami berjuang bagi anak-anak dan membuat sekolah kami makin aman dan makin inklusif,’ kata anggota dewan, Mike Lombardi. Tambahan lagi, sekolah-sekolah Kanada telah mengadopsi kebijakan baru demi kurikulum yang enak bagi orang-orang gay. Dalam kebijakan baru ini, para murid ‘memiliki hak untuk berpakaian sesuai dengan identitas kelamin mereka atau ekspresi gender mereka.’ Selama kelas olahraga, para murid dapat memilih untuk ikut aktivitas sesuai gender pilihan mereka saat aktivitas dibagi menjadi laki-laki dan perempuan. Satu lagi perubahan adalah diharuskannya ada kamar kecil unisex (untuk laki-laki dan perempuan) yang tersedia bagi para murid. Publik menyambut perubahan-perubahan ini dengan kritik keras dan saling teriak di pertemuan sekolah yang dijaga oleh polisi.”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Pakaian yang Terlalu Ketat Itu Tidak Sopan

(Berita Mingguan GITS 16Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Pakaian yang ketat adalah hal yang berpotensi menjadi batu sandungan bagi laki-laki sama seperti pakaian yang terlalu pendek atau terbuka. Ketika kami meminta feedback mengenai isu ini pada tahun 2007, kebanyakan laki-laki yang menghubungi kami dalam survei tersebut mengatakan bahwa ROK KETAT, BLOUSE KETAT, JEANS YANG KETAT, dan PAKAIAN RENANG mempunyai “potensi yang SANGAT BESAR” untuk menimbulkan hawa nafsu. Ada populer bagi sebagian wanita untuk memakai stocking yang ketat dipadukan dengan rok yang pendek atau hanya baju atas yang panjang, dan bepikir bahwa mereka sopan karena mereka “tertutup semua,” tetapi justru itu sangat menggoda. Dalam survei kami, seorang lelaki mengaku bahwa pakaian yang ketat “sangat menggoda dan berpotensi menimbulkan hawa nafsu.” Ada lagi yang berkata, “Anda tidak perlu melihat kulit, karena semua bentuk lekuk tubuh terlihat [jika pakaian terlalu ketat].” Ada lagi yang bersaksi, “Menurut saya, masalah nomor satu adalah pakaian apapun yang ketat pada kulit, apakah itu jeans, celana, baju, rok, apapun. Jika pakaian itu ketat, tidak peduli berapa panjang pun, sudah tidak ada yang perlu dibayangkan lagi, semua lekuk terlihat, dan ini membuat fungsi pakaian untuk menutupi kulit menjadi tidak berarti.” Ada lagi yang berkata, “Satu hal yang saya lihat di gereja saya adalah pakaian ketat. Memang, bisa saja pakaian itu menutupi tubuh, tetapi menyingkapkan bentuk tubuh wanita. Ini bisa bahkan lebih menggoda bagi seorang laki-laki.” EDITOR: Pakaian yang terlalu ketat pada laki-laki juga tidak baik. Memang masing-masing orang harus menjaga hatinya sendiri. Tetapi jika kita dengan sadar menjadi batu sandungan bagi saudara atau saudari kita, maka kita bersalah pada Kristus. “Jika engkau secara demikian berdosa terhadap saudara-saudaramu dan melukai hati nurani mereka yang lemah, engkau pada hakekatnya berdosa terhadap Kristus‘ (1 Kor. 8:12)

Posted in Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment

Hummingbird Peru yang Sangat Indah

(Berita Mingguan GITS 16Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari www.creationmoments.com, 5 Februari 2014: “Pada tahun 1835, ketika para ilmuwan pertama kali melihat hummingbird Peru yang sangat unik tersebut, mereka sedemikian terpukau oleh keindahannya sehingga mereka memberinya nama ‘Marvellous’ (Hebat, atau Luar Biasa). Burung kecil ini menjamu mata kita dengan warna bulu hijau, kuning, jingga, dan ungu yang berganti-ganti. Tetapi fiturnya yang paling tidak lazim adalah ekornya. Sementara kebanyakan burung memiliki delapan hingga dua belas bulu ekor, hummingbird Marvellous memiliki hanya empat. Dua bulu ekornya adalah bulu yang panjang, tajam, dan seperti duri, yang sekilas sepertinya tidak banyak membantu baik untuk terbang maupun mendarat. Dua bulu ekor lainnya benar-benar luar biasa. Dua bulu ini 15 cm panjangnya, tiga kali lebih panjang dari tubuh burung itu sendiri. Pada ujung dari kedua bulu ini ada kipas bulu yang besar yang hampir sebesar sayapnya. Luar biasanya, hummingbird Marvellous memiliki kontrol penuh atas bulu-bulu ini. Saat beristirahat, sang burung bertengger dan kedua bulu ini tergantung beberapa centimeter di bawah tubuhnya, dan ia bisa menyilangkan mereka secara horizontal. Saat terbang dan mendarat, kedua bulu ini memberikan kemampuan manuver yang tinggi. Saat berpasangan, hummingbird menggerakkan bulu-bulu ini untuk menarik perhatian lawan jenis. Yang menariknya, para evolusionis mengaku bahwa mereka tidak bisa menjelaskan mengapa bulu-bulu yang tidak lazim ini bisa muncul atau berevolusi. Tetapi, kita hanya perlu melihat sekilas saja pada burung ciptaan ini, dan kita bisa menyadari bahwa Pencipta kita sungguh mengapresiasi keindahan. Tetapi keindahan hummingbird Marvellous sekalipun hanyalah gambaran yang buram akan keindahan sang Pencipta itu sendiri.”

Hummingbird Marvellous

Posted in General (Umum), Science and Bible | Leave a comment

Orang-Orang Kharismatik Mendoakan Paus Fransiskus

(Berita Mingguan GITS 9Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Pada tanggal 1 Juni, lebih dari 60.000 Katolik kharismatik ikut serta dalam sebuah reli di Stadium Olympic Roma. Salah satu peristiwa yang menarik adalah doa khusus bagi Paus Fransiskus agar “dipenuhi oleh Roh.” Sambil dia berlutut di samping kursi kepausannya, kumpulan ramai itu menggumamkan doa-doa kharismatik, termasuk “bahasa lidah” yang semrawut dan berisi bunyi-bunyi sembarangan, dan ada yang “menyanyi dalam roh.” Banyak orang, termasuk uskup-uskup dan kardinal-kardinal, mengangkat tangan mereka kepada sang paus (“How Pope Francis Reacted,” Charisma, 11 Juni 2014). Untuk mengingatkan kita betapa sesatnya sifat pertemuan itu, sebuah patung berukuran riil dari Maria versi Katolik, yang digelari Ratu Sorga, didirikan di depan podium kepausan. Sang paus menghimbau khalayak kharismatik tersebut untuk menjalankan “ekumenisme rohani” demi menyembuhkan perpecahan di antara orang-orang Kristen. Dia juga mengundang para kharismatik tersebut ke St. Peter’s Square pada hari Pentakosta tahun 2017 nanti, untuk merayakan peringatan 50 tahun terjadinya “pembaharuan kharismatik” di Gereja Katolik. “Pembaharuan” tersebut mulai terjadi saat orang-orang Pantekosta dari Sidang Jemaat Allah menumpangkan tangan atas orang-orang Katolik pada tahun 1967. Paus Fransiskus mengatakan bahwa awalnya dia menentang “pembaharuan kharismatik” tersebut, tetapi sekarang dia antusias dan mengklaim bahwa dirinya sendiri ada “berbahasa lidah” (“Pope, at Charismatic Rally,” Catholic News Service, 2 Juni 2014). Tidak ada hal lain lagi yang mengusung dan mempercepat terjadinya “gereja esa-sedunia” seefektif gerakan kharismatik dan musik kontemporer mereka.

Posted in Katolik, Kharismatik/Pantekosta | Leave a comment

Sepuluh Rahasia Paus Menuju Kebahagiaan

(Berita Mingguan GITS 9Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan di majalah mingguan Argentina, “Viva,” tanggal 27 Juli, paus Fransiskus memberikan daftar sepuluh tips teratas yang dia miliki untuk “mendatangkan lebih banyak sukacita dalam kehidupan seseorang.” Tidak ada disebut sama sekali tentang Allah atau Yesus Kristus, atau keselamatan. Secara singkat, tips-tips yang diberikan oleh paus adalah sebagai berikut: (1) Hidup dan membiarkan hidup, (2) Serahkan dirimu bagi orang lain, (3) Berjalan dengan tenang dalam hidup ini, (4) Miliki sense santai yang sehat, (5) Hari Minggu harus menjadi hari libur karena “hari Minggu adalah untuk keluarga,” (6) Temukan cara-cara inovatif untuk menciptakan pekerjaan yang terhormat bagi orang-orang muda, (7) Hormati dan pelihara alam sekeliling, (8) Berhenti bersikap negatif, (9) Jangan menobatkan orang; hormati kepercayaan orang lain, (10) Bekerjalah untuk perdamaian. Fokus pada persatuan, tidak saling menobatkan, perdamaian dunia, menghargai semua kepercayaan, dan gerakan lingkungan, memperlihatkan bahwa Fransiskus adalah seorang paus New Age, dan akan menjadi figur penting dalam terciptanya “gereja” esa-sedunia yang sesat yang sudah diprediksi dalam Wahyu 17.

Posted in Katolik, Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Putra dari Pendiri Hamas Mengatakan Kelompok Militan Tersebut Menargetkan Orang-Orang Sipil

(Berita Mingguan GITS 9Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Son of Hamas Founder,” Christian Headlines, 28 Juli 2014: “Putra dari salah satu pendiri Hamas telah berbicara mengritik organisasi militan tersebut dan cara kelompok itu menargetkan orang-orang sipil. Mosab Hassan Yousef adalah seorang petobat yang masuk Kristen dan penulis dari buku Son of Hamas. Dalam sebuah wawancara dengan CNN, dia mengatakan bahwa militan-militan Hamas mencoba untuk merebut Timur Tengah, dan tidak peduli ada berapa banyak nyawa yang melayang agar itu tercapai. ‘Hamas tidak peduli tentang nyawa orang-orang Palestina, tidak peduli tentang nyawa orang Israel atau Amerika. Mereka tidak peduli dengan nyawa mereka sendiri. Mereka merasa bahwa mati demi ideologi mereka adalah suatu cara penyembahan,’ kata Yousef. Walaupun telah dipersiapkan sejak usia muda untuk menjadi seorang militan Hamas, Yousef menjadi tidak senang dengan misi kelompok tersebut dan memeluk kekristenan, dan ketika melakukan itu ia kehilangan segalanya. ‘Di mesjid-mesjid, Hamas mengajar kami bahwa tanpa menumpahkan darah orang-orang tak bersalah demi ideologi, kita tidak akan bisa mendirikan negara Islam. Mereka mempersiapkan kami sejak usia semuda lima tahun. Ini adalah ideologi yang dicekokkan Hamas kepada kami. Dan jujur saja, hampir mustahil bagi siapapun untuk menerobos sistem itu dan melihat kebenaran dan wajah asli Hamas dan bisa pergi meninggalkannya.’”

Posted in Islam | Leave a comment

Matematika Semut

(Berita Mingguan GITS 9Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari www.creationmoments.com, 31 Des. 2013: “Bisakah semut menghitung? Sepertinya begitu! Ketika seekor semut pemandu menemukan suatu keping makanan yang terlalu besar untuk diangkat, tetapi yang sangat lezat, semut pemandu tersebut akan kembali ke sarang untuk mendapatkan bantuan. Para ilmuwan telah menemukan bahwa semut-semut rupanya mengira-gira seberapa berat pekerjaan yang akan dilakukan sehingga mereka akan kembali ke situs makanan dengan jumlah semut yang pas. Seorang ilmuwan memotong-motong seekor belalang yang sudah mati menjadi tiga keping. Keping kedua dua kali lebih besar daripada keping pertama, dan keping ketiga dua kali lebih besar daripada keping kedua. Ia lalu meninggalkan keping-keping tersebut di berbagai lokasi yang berbeda yang dapat ditemukan oleh semut. Dia memperhatikan ketika masing-masing keping tersebut ditemukan oleh seekor semut pemandu, lalu diperiksa, dan setiap semut pemandu kembali ke sarang. Ketika pemandu kembali ke makanan bersama bala bantuan, ilmuwan tersebut menghitung jumlah semut yang bekerja di setiap keping makanan itu. Keping yang terkecil dikerjakan oleh 28 semut dan keping yang dua kali lebih besar dari itu diserbu oleh 44 semut, yaitu hampir dua kali lebih banyak dari keping pertama. Lalu menurut anda berapa banyakkah semut yang mengerubungi keping yang dua kali lebih besar dari yang kedua? Jika anda menggandakan 44 menjadi 88, maka anda hampir benar – ya, ada 89 semut yang kembali untuk membawa keping yang terbesar ke sarang! Semut-semut tersebut sedang mempraktekkan prinsip Alkitab untuk “menghitung harga sebuah proyek sebelum memulainya.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

James Robison Bergabung dengan Crusade Ekumenis Sang Paus

(Berita Mingguan GITS 2Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

James Robison, mantan penginjil Southern Baptist yang menjadi kharismatik, telah bergabung dengan Paus Fransiskus untuk membangun gereja-esa-sedunia. Dalam tulisan blognya, Robison menggambarkan pertemuannya dengan sang paus pada tanggal 24 Juni, menyebut peristiwa itu sebagai “pertemuan supranatural di Vatikan.” Sang Paus dengan pintar memakai istilah-istilah “injili” untuk menggambarkan doktrin Katoliknya yang sesat, misalnya berkata bahwa dia ingin “semua orang memiliki pertemuan pribadi dengan Kristus yang mengubah hidup,” sambil mengabaikan fakta bahwa dogma Roma mengajarkan keselamatan melalui sakramen, mulai dari baptisan. James Robison yang naif tersebut memberikan sang paus “tos,” dan dengan demikian menggenapi peringatan Roma 16:17-18. Robison menulis, “Minggu ini saya diberkati karena menjadi bagian dari suatu gerakan yang barangkali belum pernah terjadi antara kaum injili dengan Paus Katolik. Pada hari Selasa, selama hampir tiga jam, beberapa dari kami terberkati untuk bertemu dalam suatu lingkaran intim, untuk diskusi penuh doa dan makan siang … Kami meneruskan persekutuan yang sedemikian mulia itu yang tidak dapat digambarkan oleh kata-kata. Saya berusaha menahan air mata sambil menuliskan hal ini, sedemikian mulianya kehadiran Yesus yang nyata. Saya tidak bisa tidak bertanya-tanya dalam situasi seperti ini, apakah Yesus, sebagaimana Dia lakukan saat Stefanus dilempari batu yang akhirnya berujung pada pertobatan Saulus dari Tarsis, sambil Ia memandang ke bawah ke Roma, melihat para Injili bersama dengan sang Paus, tidakkah Ia berpaling kepada sang Bapa dan berkata, ‘Lihatlah, Saya pikir doa Saya sebentar lagi akan dijawab. Lihatlah, Bapa…’” (Robison, “Witnessing the Miracle Jesus Prayed For,” JamesRobison.net, 26 Juni 2014).

Pertemuan dengan paus itu dihadiri oleh James dan Betty Robison, John Arnott (pemimpin dari “Toronto Blessing,” yang menampilkan orang-orang berteriak, berjatuhan, tertawa histeris, melolong seperti serigala, meringkik seperti keledai, dan berkotek seperti ayam), Tony Palmer, Kenneth Copeland, dan lainnya. Palmer, yang adalah perwakilan paus bagi kaum Pantekosta dan yang mengatur agar sang paus mengirim salam ekumenis kepada para gembala Pantekosta yang sedang mengikuti crusade Kenneth Copeland pada bulan Februari, meninggal dalam kecelakaan motor tanggal 20 Juni.

Posted in Ekumenisme, Katolik | Leave a comment

Sumber dari Kebutaan Rohani James Robison yang Menakutkan

(Berita Mingguan GITS 2Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

James Robison adalah suatu peringatan hidup tentang bahaya gerakan kharismatik. Pada tahun 1970an, Robison adalah seorang penginjil Southern Baptist yang kuat, yang dengan berani berkhotbah melawan liberalisme theologis yang sedang menyusup ke dalam denominasinya dan yang perlu segera dibongkar. Tetapi, ketika mengalami suatu krisis rohani pribadi pada tahun 1982, melalui usulan istrinya, Betty, dia mengizinkan seorang pengkhotbah kharismatik yang bernama Milton Green, untuk melayani dia. Green mengatakan bahwa Robison adalah “orang yang paling banyak setannya yang pernah saya temui,” dan Robison mengklaim bahwa “penyembuhan” dirinya adalah bagaikan ada suatu capit raksasa yang diambil dari otaknya.

Saya tidak tahu apa yang terjadi pada Robison dalam pertemuan yang aneh itu, tetapi saya tahu bahwa sebagai konsekuensi dari pengalaman itu dia berpaling dari menegur dosa dan pengajaran sesat, dia berubah secara radical dan berpaling kepada filosofi ekumenis. Dia mulai berfokus pada “tidak menghakimi” dan “persatuan” dan mulai membangun hubungan dekat dengan para pengkhotbah kharismatik yang paling radikal, seperti Paul Yonggi Cho, Paul Crouch, Kenneth Copeland, dan Oral Roberts. Dalam majalahnya, Days of Restoration, edisi Jan-Feb. 1986, Robison berkata, “Akan ada MUJIZAT-MUJIZAT, TANDA-TANDA DAN KEAJAIBAN-KEAJAIBAN melebihi apa yang ada dalam Perjanjian Baru bahkan. …SETIAP MURID SEJATI AKAN MELAKUKAN JENIS PEKERJAAN YANG YESUS LAKUKAN.”

Robison bahkan meminta maaf karena perannya dulu dalam perjuangan orang-orang percaya Alkitab konservatif melawan para theolog liberal dalam Southern Baptist Convention. Dia mengunjungi Baylor University yang liberal dan meminta maaf kepada para pemimpin di sana, padahal semestinya ia menegur mereka karena telah memberikan ruang bagi pengajaran evolusi yang jahat itu, dan kesesatan-kesesatan yang lain, dalam sebuah institusi Baptis. Pada Juli 1987, dalam Kongres Amerika Utara tentang Roh Kudus dan Penginjilan Dunia, Robison yang baru menjadi kharismatik tersebut memuji Paus Yohanes Paulus II yang memuja Maria tersebut dan berkata, “Orang-orang yang mengenal dia percaya bahwa dia adalah seorang yang lahir baru.” Saya [David Cloud] duduk hanya beberapa kursi dari dia saat dia mengatakan hal itu, karena waktu itu saya hadir dalam kapasitas pers. Gerakan kharismatik dan musik kontemporernya adalah salah satu balok penyusun gereja-esa-sedunia yang paling efektif. Roh manapun yang tidak mau menegur dosa dan kesalahan dan kesesatan bukanlah Roh Allah, karena empat kali dalam Kitab Suci Ia disebut “Roh Kebenaran.”

Posted in Ekumenisme, Katolik, Kharismatik/Pantekosta | Leave a comment

Robert Boyle: Ilmuwan Penciptaan

(Berita Mingguan GITS 2Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari www.creationmoments.com, 25 Juni 2013: “Hari ini kita sering mendengar bahwa tidak ada ilmuwan sejati yang percaya penciptaan karena ilmu pengetahuan membuktikan penciptaan itu tidak benar. Tetapi faktanya, kebanyakan dari para pendiri dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan modern adalah orang-orang yang percaya penciptaan, sama seperti banyak ilmuwan hebat hari ini. Salah satu ilmuwan paling terkenal sepanjang zaman adalah Robert Boyle. Boyle, yang hidup di penghujung abad 17, melakukan kerja pionir dalam bidang kimia dan fisika. Mungkin anda pernah mendengar tentang ‘Hukum Boyle,’ yang menghubungkan tekanan, suhu, dan volume dari gas. ‘Hukum Boyle’ dipelajari oleh setiap murid tingkat SMA hari ini. Boyle juga adalah seorang Kristen yang berdedikasi penuh. Dia menyumbangkan uang dalam jumlah yang besar untuk penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa-bahasa yang belum memiliki Kitab Suci. Boyle juga sangat khawatir tentang orang-orang, yang pada zamannya, berpikir bahwa ilmu pengetahuan dapat menemukan kesalahan Alkitab. Orang-orang seperti ini adalah pendahulu kaum evolusionis hari ini. Untuk melawan ide seperti demikian, Boyle, bersama dengan orang-orang lain, mendirikan Royal Society of London, sebagai salah satu organisasi modern pendukung penciptaan yang pertama. Dia juga mendanai ‘Kuliah-Kuliah Boyle’ yang terkenal itu dalam wasiatnya, dengan catatan bahwa kuliah-kuliah ini haruslah memberikan pandangan ilmiah yang menegaskan kebenaran Alkitab. Boyle menyebut ilmu pengetahuan sebagai suatu tugas rohani untuk belajar lebih banyak lagi tentang karya tangan sang Pencipta.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment