Konspirasi, Konspirasi, Konspirasi

Oleh: Dr. David Cloud

Banyak orang yang terpikat kepada tipe pemikiran konspiratorial, dan tidak ada tempat pengeraman dan forum penyebaran yang lebih efektif bagi berbagai konspirasi dan penipuan dan hoax daripada media sosial. Ini sungguh suatu pandemi, yang menghasilkan paranoia dan menyebabkan orang-orang melakukan hal-hal yang gila.

Pada tanggal 31 Maret, seorang insinyur di California membelokkan sebuah kereta api dalam usaha untuk menabrakkannya ke kapal rumah sakit USNS Mercy, karena ia percaya kapal itu adalah bagian dari semacam rencana jahat untuk mengambil alih pemerintahan.

Pada tanggal 22 Februari, “Mad” Mike Hughes terbunuh di dalam roket yang dia buat sendiri, dalam usahanya untuk membuktikan bumi itu datar.

Konspirasi, konspirasi, konspirasi!

Pemerintah AS yang menciptakan coronavirus; Inggris yang menciptakannya; atau diciptakan di sebuah lab di Canada; Cina atau CIA yang menciptakannya sebagai senjata biologis; Bill Gates yang melakukannya, sedang mendapatkan untung darinya, atau memakainya untuk membunuh sekian persen dari populasi sebagai suatu proyek eugenics; Bill Gates berencana untuk memvaksinasi semua orang di planet ini dan melacak mereka dengan “sertifikat digital”; sebenarnya vaksin sudah ada, tetapi karena alasan gelap masih belum dikeluarkan; “pemerintahan bayangan” mengeluarkannya untuk menghentikan Trump; virus ini dimunculkan supaya perusahaan farmasi raksasa dapat menuai untung dari vaksin; jika kamu tidak dapat menahan nafas 10 detik, maka kamu sudah kena coronavirus; kina adalah obat yang sangat berbahaya; dosis besar vitamin C bisa menghalau coronavirus (dan juga hampir semua penyakit lain); virus ini dikaitkan dengan teknologi internet 5G (ada orang-orang yang gila teori konspirasi yang membakar peralatan 5G di Inggris); virus ini bisa disembuhkan dengan minum disinfektan….

Ada orang-orang yang terpikat kepada hal-hal seperti ini, mirip lalat terpikat pada madu, dan tidak ada apapun yang dapat meyakinkan mereka kepada kebenaran. Mereka senang sekali tetap berkecamuk dalam konspirasi ini atau itu. Mereka hidup untuk menyebarkan konspirasi dari forum media sosial kecil mereka.

Bagaimanapun, saya akan memberikan dua dari antara banyak alasan, mengapa saya tidak mempedulikan rentetan tiada henti teori konspirasi yang terus berdatangan, dan saya memiliki nol ketertarikan kepada website-website dan halaman media sosial yang berspesialisasi untuk hal-hal ini.

Pertama, teori-teori ini tidak dapat dibuktikan; dan kedua, andaikata ada yang benar pun, saya tidak bisa berbuat apa-apa tentang semua ini.

Sejak saya diselamatkan, saya jatuh cinta pada Alkitab, saya mengasihi kebenaran. Saya menginginkan kebenaran. Saya mau sesuatu yang solid, pasti, yang dapat dibuktikan dan diperagakan. Saya tidak tertarik kepada hal-hal yang tidak jelas. Terbalik dari pemikiran populer, mempercayai Alkitab bukanlah iman yang buta. Alkitab adalah buku yang didasarkan pada fakta-fakta historis dan geografis yang dapat diuji, dan sudah diuji, dan bukti bahwa Alkitab sungguh adalah sebagaimana klaimnya sendiri, tidak dapat dipungkiri. Lukas mengatakan bahwa kebangkitan badani Kristus dapat dibuktikan oleh “banyak tanda” (Kis. 1:3), dan ini benar untuk seluruh Alkitab.

Alkitab memberitahu saya tentang hal-hal yang sungguh penting yang saya perlu ketahui untuk hidup ini dan untuk kekekalan. Ia memberitahu saya bahwa rencana rahasia kedurhakaan Iblis sedang berlangsung dan bahwa Amanat Agung Allah juga sedang berlangsung. Iblis melakukan berbagai hal, dan manusia yang jatuh dalam dosa melakukan berbagai hal. Ada hal-hal yang dilakukan terbuka, ada hal-hal yang dilakukan dalam kegelapan. Tetapi Allah adalah Raja atas semuanya. Dia ada pada posisi kemudi dan memegang kendali. Saya akan memusatkan perhatian pada Dia dan apa yang Ia instruksikan umatNya lakukan pada waktu sekarang ini, bukan pada berbagai kelompok rahasia, spekulasi, dan konspirasi, konspirasi, konspirasi.

Jika anda orang yang senang memikirkan konspirasi, dan menemukan diri anda terpicu akhir-akhir ini, saya akan merekomendasikan agar anda rehat total dari media sosial dan website-website dan blog-blog berorientasi konspirasi, dan menenggelamkan diri pada pembelajaran Alkitab dan meditasi.

Saya merekomendasikan proyek yang sedang dilakukan oleh anggota-anggota jemaat kami selama hari-hari pengurungan diri di rumah ini, yaitu membaca 11 kitab Perjanjian Lama yang mengandung seluruh sejarah PL (Kejadian, Keluaran, Bilangan, Yosua, Hakim-Hakim, 1-2 Samuel, 1-2 Raja-Raja, Ezra, Nehemia) dan membuat garis waktu anda sendiri. Pada setiap sesi, baca beberapa pasal, perhatikan dengan seksama peristiwa-peristiwa yang tercatat, lalu tuliskan peristiwa-peristiwa penting yang terjadi. Lalu lakukan lagi dengan Matius sampai Kisah Para Rasul. Ini akan membantu anda memperkuat fondasi pengetahuan Alkitab anda, dengan menaruh keseluruhan garis zaman Alkitab dalam benak anda. Ini seperti berdiri dan memperhatikan keseluruhan hutan sebelum berjalan masuk dan meneliti masing-masing pohon. Usahakan untuk melakukan seluruh proyek ini dalam waktu yang secepatnya tetapi masih dengan pemahaman yang baik.

Posted in General (Umum) | Leave a comment

Kenneth Copeland Menyatakan Amerika Disembuhkan

(Berita Mingguan GITS 4 April 2020, sumber: www.wayoflife.org)

Pengkhotbah Pantekosta, Kenneth Copeland, telah memakai kuasa-kuasa nubuatan “Word-Faith”-nya untuk mengambil otoritas atas Covid-19 dan mendeklarasikan bahwa Amerika sudah disembuhkan. Dia berkata, “Berdiri dalam Jabatan Nabi Allah, saya melaksanakan penghakiman atas kamu, COVID 19. … Saya menuntut vaksinasi untuk muncul segera. Saya mengatakan kamu sudah selesai. Saya mengatakan kamu hilang. … Sudah selesai. Sudah usai. Dan Amerika Serikat sudah disembuhkan dan sehat lagi, kata Roh damai yang berkuasa yang juga adalah Raja Perang” (“Judgment Is Executed on Covid-19,” Mar. 30, 2020, YouTube).

Orang yang sangat kacau ini membawa aib bagi pekerjaan Yesus Kristus dan Firman Allah. Saya pernah melihat dia memberikan perintah kepada hurricane untuk sirna dan seorang anak perempuan yang lumpuh untuk disembuhkan, dan setelah berkoar-koar dan berteriak-teriak dan memerintahkan dan menyatakan segalanya sudah selesai, hurricane itu masih saja menghancurkan dan anak perempuan lumpuh itu masih saja lumpuh. Ini semua ada video-nya, bisa dilihat semua orang, sama seperti skandal yang paling mutakhir ini. Yesus Kristus dapat memerintahkan badai dan menyembuhkan segala penyakit, dan Dia memberikan tanda-tanda kuasa melakukan mujizat kepada Rasul-RasulNya untuk membuktikan kerasulan mereka. “Segala sesuatu yang membuktikan, bahwa aku adalah seorang rasul, telah dilakukan di tengah-tengah kamu dengan segala kesabaran oleh tanda-tanda, mujizat-mujizat dan kuasa-kuasa” (2 Kor. 12:12). Tetapi Copeland bukanlah seorang Rasul. Dia adalah orang yang “menyesatkan dan disesatkan” (2 Tim. 3:13), sama seperti para pembuat hoax Word-Faith lainnya. Saya percaya mujizat dan telah melihat banyak mujizat besar selama 47 tahun terakhir berjalan bersama Kristus, dan saya percaya penyembuhan telah menyaksikan penyembuhan yang ajaib sebagai jawaban terhadap doa, tetapi kita tidak bisa menuntut dan memerintahkan hal-hal ini. Di waktu yang sekarang ini, kita hidup berdasarkan iman, bukan penglihatan, sambil kita “menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan” (Rom. 8:18-25).

Posted in Kharismatik/Pantekosta | Leave a comment

Elton John Mengkhotbahkan “Jadilah Apapun Yang Kau Inginkan”

(Berita Mingguan GITS 4 April 2020, sumber: www.wayoflife.org)

Rocker, Elton John, seorang aktivis hak asasi gay yang prominen, menjadi MC dari acara “The iHeart Living Room Concert for America” pada hari Minggu, 29 Maret. Artis-artis yang ikut antara lain Alicia Keys, Backstreet Boys, dan Mariah Carey, semuanya dari rumah mereka masing-masing. Pada usia 73 tahun, Elton John memberikan pesan ini kepada orang-orang muda: “Jadilah dirimu sendiri. Jangan biarkan orang lain membuat kamu down. … Saya sangat mencintai menjadi gay. … Jika kamu tidak senang di rumah, pergi saja, jangan biarkan siapapun menyiksa kamu karena kamu gay atau karena seksualitas kamu. … Banggalah akan dirimu sendiri. Ada begitu banyak jenis orang yang berbeda di dunia – orang straight, orang gay [dan] orang transgender. Kita semua anak-anak Allah. Orang-orang yang pada posisi tanggung jawab, yang seharusnya tahu lebih baik, menyerang orang gay, orang transgender … mereka mengklaim dekat dengan Allah, [tetapi] mereka berada paling jauh dari Allah, tidak bisa lebih jauh lagi” (“Elton John Has a Message for Struggling LGBTQ Youth,” Variety, 5 Juli 2019). Sepertinya Elton sekarang merasa dirinya adalah nabi Allah, karena dia berbicara atas nama Allah. Pesan yang Elton sampaikan ini adalah pesan dari budaya pop rock & roll sejak awalnya. Pada tahun 1960an, saya tertawan ketika Rolling Stones bernyanyi: “Saya bebas untuk melakukan apa yang saya inginkan, kapanpun saya mau,” dan grup Animals mengucapkan amin dengan kata-kata, “Ini hidupku dan aku akan lakukan apa yang ku ingikan; ini pikiranku dan aku akan pikirkan yang ku inginkan.” Filosofi ini sangat cocok dengan saya pada waktu itu, tetapi ujung dari hidup bagi diri sendiri adalah kematian, karena manusia bukanlah Allah bagi dirinya sendiri. Hidup semau seseorang adalah pemberontakan kepada Allah yang sejati yang memberikan kita kehidupan dan nafas dan segala sesuatu (Kis. 17:25). Sebenarnya, pesan “jadilah apa yang kau inginkan” sudah ada jauh lebih tua dari tahun 1960an. Sekitar 6000 tahun yang lalu, di sebuah taman yang sangat indah, seekor ular berkata, “Sekali-kali kamu tidak akan mati . . . dan kamu akan menjadi seperti Allah” (Kej. 3:4-5). Itu adalah kebohongan. Kita tidak bisa membuat diri kita sendiri allah, dan kita memang mati.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age, LGBT, musik | Leave a comment

Tawon-Tawon Listrik

(Berita Mingguan GITS 4 April 2020, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari creationmoments.com, 3 Februari 2020: “Berapa banyak tawon yang dibutuhkan untuk membuat jam digital berfungsi? Kalau dipakai tawon Oriental, enam tawon dapt menghasilkan cukup banyak listrik untuk menjalankan jam tangan digital tersebut. Para entomologis (ahli serangga) di Tel Aviv University sudah lama mempelajari tawon Oriental. Mereka paling tertarik dengan kerangka luar atau kulit dari tawon tersebut. Dan mereka telah menemukan bahwa kulit luar mereka berfungsi sebagai sel pembangkit tenaga solar yang hidup. Ketika cahaya matahari mengenai kulit luar tawon, listrik dibangkitkan. Untuk membuktikan hal ini secara dramatis, mereka merangkai enam tawon secara seri. Pengaturan seperti ini menghasilkan cukup banyak listrik untuk menjalankan sebuah jam digital selama beberapa detik. Riset mereka juga menyingkapkan fakta bahwa pembangkitan listrik oleh kulit tawon ini paling efektif dalam temperatur tawon itu biasanya beroperasi. Lapisan-lapisan yang berbeda pada kulit menghasilkan dan menampung aliran listrik. Voltase berkisar setinggi sampai beberapa ratus milivolt, dan aliran listrik yang terbentuk pernah tercatat setinggi beberapa sepersepuluh ampere. Efeknya adalah, tawon-tawon Oriental adalah semikonduktor yang hidup! Para peneliti sekarang menemukan diri dalam situasi klasik menyadari betapa mereka tidak tahu akan sesuatu dengan cara belajar akan sesuatu itu. Mereka melaporkan bahwa mereka tidak tahu bagaimana cara tawon-tawon itu mengkonversikan energi listrik ke suatu bentuk yang dapat mereka pakai. Mereka juga tidak tahu bagaimana kulit mereka dapat menyimpan atau menyalurkan energi tersebut. Ilmu pengetahuan modern sering sombong dalam pencapaian-pencapaiannya. Tetapi, setiap kali sains menyelidiki ciptaan Allah yang sepertinya paling sederhana, ilmuwan-ilmuwan diingatkan bahwa mereka perlu rendah hati. REF.: Reese, K.M. 1992. ‘Hornet cuticle may work like organic solar cell,’ Chemical & Engineering News, 23 Mar., hal. 94.”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Pangeran Charles Sedang Penyembuhan dari Coronavirus di Istana-Nya; Istana Saya Sedang Dibangun

(Berita Mingguan GITS 28 Maret 2020, sumber: www.wayoflife.org)

Pangeran Charles, orang yang dalam urutan pertama sebagai penerus takhta Inggris, mendapatkan hasil tes positif untuk coronavirus, dan sekarang sedang beristirahat di Balmoral Estate. Pangeran berusia 71 tahun tersebut “telah mengalami gejala-gejala ringan, tetapi masih dalam kesehatan baik dan sekarang bekerja dari rumah.” Istrinya, Camilla, Duchess Cornwall, ada bersama dengan dia. Ratu Elizabeth II, yang akan berusia 94 tahun bulan depan, dikatakan berada dalam kesehatan baik. Kastil Balmoral di Aberdeenshire, Skotlandia, adalah salah satu rumah pribadi milik ratu. Rumah itu sudah ada dalam kepemilikan keluarganya sejak tahun 1852, ketika properti tersebut dibeli oleh Pangeran Albert, suami dari ratu Victoria, yang sering disebut dalam istilah ‘Era Victoria,’ dan kastil baru itu dibangun sesuai dengan desain Pangeran Albert. Ia didirikan di atas batu granit yang diambil dari lingkungan kastil tersebut. Ada pada kastil itu sebuah menara jam dengan tujuh lantai yang masing-masing memiliki menara kecilnya. Keluarga Pangeran Albert, dengan sembilan anak mereka, sering menghabiskan waktu di sana, dan Victoria banyak menghabiskan waktu di Balmoral setelah kematian Albert. Wilayah istana itu meliputi 50.000 acre, dan mencakup padang, daerah berbatu, hutan-hutan (termasuk 3000 pohon pinus Caledonian yang tua), gunung, lembah, danau dan sungai. Ini adalah wilayah yang aktif dikerjakan, dengan wilayah perburuan, perhutanan (10.000 ton kayu per tahun), pertanian, peternakan, perkudaan, dan kumpulan rusa yang dipelihara. Lima puluh staf penuh waktu dan 50-100 staf paruh waktu mengerjakan istana ini dan wilayahnya. Philip mencintai Balmoral, dan telah menambahkan berbagai fitur, seperti sebuah taman air sejak tahun 1950an. Philip tinggal di Birkhall, sebuah rumah cantik yang bertempat di sebuah lembah di wilayah istana itu, dekat sungai Muick. Saya juga memiliki sebuah istana. Saya belum pernah melihatnya, tetapi ia sedang dibangun. Sebagai sesama ahli waris dengan Kristus, saya akan menempatinya suatu hari. Istana saya ini memiliki banyak kelebihan dibandingkan Balmoral dan Birkhall, antara lain bahwa ia didesain dan dibangun oleh Allah, ia bersifat kekal, dan istana ini adalah hadiah tak berbayar dari kasih karunia Allah, yang dibeli oleh Yesus Kristus. Oh, dan tidak ada pajak. “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada” (Yohanes 14:1-3).

Posted in Kesehatan / Medical, Pengharapan/Surga | Tagged | Leave a comment

Penilaian Alkitabiah Suatu Gereja

(Berita Mingguan GITS 28 Maret 2020, sumber: www.wayoflife.org)

Daripada “Berapa banyak anggota yang kalian miliki?” atau “Berapa banyak peserta sekolah minggu?” atau “Berapa banyak orang hadir di kebaktian pagi?” atau “Berapa banyak orang hadir dalam acara special kalian?” atau “Berapa banyak anak muda yang ikut aktivitas?” atau “Berapa banyak anak-anak ikut camp?” atau “Berapa banyak persembahan?” atau “Berapa aset properti gereja?”, pertanyaan yang alkitabiah akan lebih melihat hal-hal berikut: Apakah kita bisa melihat perubahan hidup pada orang-orang berdosa? Berapa persen yang katanya percaya Yesus memberi dibaptis dan lalu bertumbuh dalam Kristus dan melayaniNya? Berapa persen anggota-anggota kita adalah orang-orang yang serius mau belajar Alkitab? Berapa persen yang dengan setia dan antusias menghadiri kebaktian doa? Apakah jemaatmu memiliki kebaktian doa yang sejati, dengan adanya waktu bagi anggota-anggota untuk berkelompok berdoa bersama? Berpa persen dari rumah tangga dan keluarga yang mengejar kekudusan dan memisahkan diri dari dunia? Berapa persen dari keluarga-keluarga kita yang mendidik anak-anak mereka bagi Kristus? Berapa persen dari suami-suami yang adalah pemimpin rohani dari rumah mereka dan menjadi teladan dalam bergaul dengan Tuhan, belajar Alkitab, berdoa, mengasihi jiwa-jiwa, dan pelayaan di gereja? Berapa persen dari istri-istri yang hidup sederhana dan menjadi penjaga rohani di rumah? Berapa persen dari anak-anak muda yang berapi-api untuk Tuhan, artinya berserah penuh pada Kristus dan terpisah dari dunia dari dalam hati mereka, dan menguji teman-teman mereka, musik, dan sosial media mereka dengan standar Firman Tuhan, dan diubahkan oleh pembaharuan budi mereka karena mereka serius mempelajari Alkitab dan mau mencari kehendak Allah yang sempurna sesuai dengan Roma 12? Berapa persen dari anggota-anggota yang aktif mencoba untuk membagikan Injil dan memenangkan orang kepada Kristus sebagai utusan-utusan Allah sebagaimana panggilan mereka? Apakah gereja ini memiliki program yang agresif untuk mencapai orang-orang di komunitas dan lebih jauh lagi dengan Injil? Berapa persen dari jemaat yang ikut berpartisipasi dalam program penginjilan gereja? Apakah gereja ini mempertahankan standar melawan musik dunia dan musik kontemporer? Apakah jemaat diajar dengan baik dalam isu yang penting ini? Apakah jemaat menyaksikan orang-orang dipanggil untuk berkhotbah dan mendidik orang-orang untuk pelayanan? Apakah jemaat ini secara rohani lebih kuat hari ini dibandingkan 10 tahun lalu? Apakah jemaat ini mendirikan jemaat-jemaat baik lainnya? Apakah ia menggandakan diri? Jika ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para pengkhotbah, maka akan muncul tujuan yang berbeda, rencana yang berbeda, program-program yang berbeda, penekanan yang berbeda dibandingkan dengan kebanyakan gereja hari ini. Dan jemaat-jemaat seperti ini mendirikan dasar untuk menghindari kegagalan total yang kita saksikan di mana-mana.

Posted in Gereja | Leave a comment

Virus Corona dari Perspektif Orang yang Percaya Alkitab

(Berita Mingguan GITS 7 Maret 2020, penulis: Dr. Steven E. Liauw)

Dalam beberapa bulan terakhir, dunia digoncangkan oleh munculnya penyakit baru, yang pertama dideteksi di Wuhan, Cina. Penyakit yang menyerang saluran pernapasan ini disebabkan oleh virus yang disebut virus corona (karena bentuknya yang dalam penampakan mikroskop mirip dengan mahkota), dan akhirnya diberi nama Covid-19. Sampai dengan saat ini, sudah lebih dari 100.000 orang sedunia dikonfirmasi terkena virus ini, dengan lebih dari 3.000 kematian. Virus ini telah menyebabkan banyak kepanikan, sehingga ada orang-orang yang memborong masker, sembako, tisu, dan banyak lagi. Banyak acara yang sudah ditangguhkan atau dibatalkan. Di Indonesia sendiri, sampai dengan saat ini, ada empat kasus yang sudah dikonfirmasi.

Bagaimanakah seorang Kristen menanggapi munculnya virus ini? Berikut beberapa poin:

1. Munculnya Covid-19 mengingatkan orang percaya bahwa kita hidup di dunia yang sudah jatuh dalam dosa. Banyak orang bertanya, dari mana asalnya virus, bakteri, ataupun patogen-patogen lainnya? Apakah Tuhan menciptakan itu semua?

Continue reading

Posted in General (Umum), Kesehatan / Medical | Leave a comment

Pencipta Teori Gender Mengakui Bahwa Ia Asal Mengarang Saja

(Berita Mingguan GITS 7 Maret 2020, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari Parents As First Educators (PAFE), 2 Mar. 2020: “Dalam sebuah artikel yang diterbitkan musim gugur lalu di majalah online Kanada, Quillette, sejarahwan Christopher Dummitt mendiskusikan bagaimana dia bergerak dari posisi menyangkali jenis kelamin sebagai realita biologis ke mengakui bahwa dia salah. Dummitt menggambarkan bagaimana pada tahun 1990an, sebagai seorang murid paska-sarjana, dia mempromosikan ide bahwa seks [jenis kelamin] adalah sepenuhnya hasil konstruksi sosial — ‘ bahwa tidak ada yang namanya jenis kelamin.’ Pada waktu itu dia tidak bisa menemukan banyak orang yang setuju dengan dia karena ‘kepercayaan seperti itu berlawanan dengan akal sehat.’ Lompat ke 25 tahun kemudian (sekarang), dan ‘ide besar saya kini ada di mana-mana,’ tulis Dummitt. Ia muncul terutama ketika dalam pembicaraan tentang hak asasi transgender, dan kebijakan mengenai atlit transgender dalam olahraga. Ia sedang dimasukkan ke dalam berbagai undang-undang yang secara esensi mengancamkan hukuman terhadap siapapun yang mengindikasikan bahwa jenis kelamin adalah suatu realita biologis. Pernyataan seperti itu, bagi banyak aktivis, sudah sama saja dengan ujaran kebencian (hate speech). Dummitt mengakui bahwa dia salah sudah mempromosikan ide bahwa jenis kelamin adalah suatu konstruksi sosial, dan mengatakan bahwa dia dan orang-orang lain dalam bidang pembelajaran gender, waktu itu ‘asal mengarang’ saja ketika melakukan riset. Namun ide yang ‘tidak berdasar’ yang dipromosikan oleh Dummitt dan lainnya inilah yang saat ini mendorong gerakan transgender dan lobi-lobi mereka untuk memberlakukan kebijakan-kebijakan pro-transgender. Dummitt menyayangkan fakta bahwa “pemikiran saya yang salah, dan berbagai pembelajaran lainnya yang menggunakan pemikiran salah yang sama, saat ini dipakai oleh para aktivis dan pemerintah untuk membuat menjadi undang-undang suatu aturan moral yang baru.’ Pemikiran yang salah ini telah masuk, sebagai contoh, ke kurikulum edukasi seks di Ontario, dan entah berapa banyak lagi diskusi kelas yang ‘spontan’ tentang jenis kelamin dan identitas gender yang dipimpin oleh guru-guru aktivis. Hal ini juga yang ada di balik peningkatan dramatis anak-anak yang mengklaim diri transgender dan pendekatan para praktisi media terhadap anak-anak demikian: mengukuhkan identitas baru mereka dan menawarkan mereka obat-obat dan operasi untuk melakukan ‘transisi.’”

Posted in LGBT | 1 Comment

Bisakah Seorang Anak Kecil Bertobat?

(Berita Mingguan GITS 7 Maret 2020, sumber: www.wayoflife.org)

Baru-baru ini saya menerima pertanyaan berikut: “Saya sudah lama memikirkan pertanyaan ini … bisakah seorang anak bertobat? … Saya mengundang Yesus masuk ke dalam hati saya waktu saya berumur tujuh tahun. Saya tidak ingat ada pertobatan. Saya ingat mengatakan bahwa saya orang berdosa, tetapi saya tidak ingat ada perubahan besar. Jadi apakah saya tidak diselamatkan? … Ada banyak tahun kemudian yang saya habiskan dalam kehidupan yang berpusat diri sendiri, tetapi saya selalu kembali lagi setelah jangka waktu berkelana itu. Juga ada waktu-waktu keraguan. Jadi saya harus bertanya, bisakah seorang anak bertobat?

JAWABAN BRO. CLOUD: Seorang anak yang sudah cukup usia untuk memahami pertobatan dan Injil, dan iman yang menyelamatkan, bisa bertobat. Tetapi kita harus sangat bijak mengenai penginjilan terhadap anak, seperti yang kami jelaskan dalam tulisan “Careful Child Evangelism.” Di sana kami memberikan 11 usulan: 1. Penuhi pikiran mereka dengan Firman Tuhan (2 Tim. 3:15; Ibr. 4:12; Maz. 19:7; 119:130). 2. Ajari mereka tentang Injil, dan ajari mereka, dan ajari mereka (Rom. 1:16; 1 Kor. 15:3-4). 3. Tekankan tentang pertobatan (Luk. 17:3; Kis. 17:30; 20:21). 4. Jangan memaksa mereka. 5. Disiplinkan mereka. 6 Berdoa, berdoa, berdoa (Yak. 5:16). 7. Perhatikan dan cari adanya kerja Roh Kudus yang meyakinkan dan menarik mereka (Yoh. 12:32; 16:7-11). 8. Jika seorang anak membuat pengakuan iman diselamatkan oleh Kristus, dorong dia untuk mencari Tuhan dan kehendakNya (2 Tim. 2:19). 9. Beri perhatian kepada bukti-bukti alkitabiah adanya keselamatan dalam kehidupan anak tersebut (kami memberikan lima bukti utama). 10. Biarkan Allah yang mengkonfirmasi kepada anak-anak tersebut bahwa mereka diselamatkan (Rom. 8:15-16; Gal. 4:6). 11. Jika anak tersebut kemudian hari menyatakan keraguan tentang keselamatan, kuatkan dia untuk menyelesaikan itu dengan Tuhan. Lihat https://www.wayoflife.org/reports/careful-child-evangelism.php

Posted in Keselamatan | Leave a comment

Satu Lagi Keuskupan Roma Katolik Mengajukan Kebangkrutan Karena Pelecehan Anak

(Berita Mingguan GITS 29 Februari 2020, sumber: www.wayoflife.org)

Keuskupan Roma Katolik di Harrisburg, Pennsylvania, telah mengajukan kebangkrutan ketika menghadapi ancaman gugatan jutaan dollar karena pelecehan seksual anak yang dilakukan oleh imam-imam mereka. Wilayah keuskupan tersebut sudah menyelesaikan 111 kasus, tetapi diperkirakan masih ada 200 lainnya lagi. Mereka mengklaim terancam gugatan antara $50 hingga $100 juta, padahal hanya memiliki aset kurang dari $10 juta. Pengumuman itu terjadi setelah terungkap bahwa keuskupan membayar $12 juta kepada orang-orang yang di-abuse sewakti anak-anak. Pada tahun 2018, juri di pengadilan menyimpulkan bhawa lebih dari 1000 anak di-abuse oleh imam-imam Roma Katolik dalam enam keuskupan di Pennsylvania saja, dalam beberapa dekade terakhir. Laporan itu, yang merupakan hasil dari penyelidikan selama 2 tahun, mengidentifikasi 300 imam dan orang “awam” yang melakukan pelecehan dan menemukan bukti adanya usaha untuk menutup-nutupi secara sistematis oleh pemimpin-pemimpin senior gereja di Pennsylvania dan di Vatikan, Roma (“Report Identifies More Than 1,000,” Associated Press, 14 Agus. 2018). Dalam sebuah konferensi berita, Jaksa Agung Pennsylvania, Josh Shapiro, mengatakan, “Cara mereka menutup-nutupi hal ini sungguh canggih. Dan sementara ini semua berlangsung, sangat mengejutkan bahwa kepemimpinan gereja mempertahankan catatan terjadinya abuse dan usaha menutupi tersebut.” Keenam wilayah keuskupan itu mewakili hanya setengah gereja-gereja Katolik di Pennsylvania. Kebanyakan dari korbannya adalah anak-anak lelaki. Gereja Roma Katolik di Amerika telah membayar lebih dari $2 milyar untuk menyelesaikan gugatan hukum terhadap imam-imam yang immoral. Organisasi Bishop Accountability mengatakan bahwa lebih dari 4.000 imam telah dituduh melecehkan anak-anak (“US Church to Pay 12.6 Million,” AFP, 11 Agus. 2008). Sebuah organisasi Katolik konservatif mendokumentasikan urusan yang jahanam ini dalam edisi 2002 musim gugur/dingin dari majalah Ad Majorem Dei Gloriam, dengan mengobservasi, “… mayoritas besar dari kasus-kasus pelecehan seksual di Gereja Katolik – sekitar 90% — melibatkan imam yang homoseksual yang memangsa anak-anak lelaki remaja. Media-media besar dan budaya AS pada umumnya lebih suka untuk menyangkali atau mengeleskan faktor homoseksual dalam skandal ini.” Sejauh ini, sedikitnya 22 keuskupan Katolik dan ordo religius di AS telah mengajukan kebangkrutan.

Posted in Katolik, LGBT | Leave a comment