Kasih Allah Nyata dalam Ciptaan

(Berita Mingguan GITS 30Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Alkitab mengatakan bahwa “Allah adalah kasih,” dan kasihNya dapat terlihat dalam berkat-berkat yang Ia limpahkan kepada manusia pada awalnya. Allah menciptakan manusia dalam rupa dan gambarNya, membuat baginya suatu tubuh yang luar biasa, memberikan kepadanya intelijensi yang besar, menempatkan dia di suatu taman yang sangat indah, menyediakan baginya seorang pasangan hidup yang sangat cocok, menjadikan dia tuan atas bumi, dan menyediakan baginya segala sesuatu yang dia perlukan untuk kehidupan dan kesenangan. Allah mengisi dunia dengan udara segar untuk dihirup, air murni untuk diminum, hal-hal yang enak untuk dimakan, pemandangan yang indah, suara-suara yang merdu, dan bau-bauan yang semerbak. Ia membuat tanah yang kaya dan begitu banyak jenis tanaman untuk tumbuh di atasnya. Ia menyediakan serangga untuk membuahi tanaman manusia, dan cacing serta bakteri untuk meng-aerasi tanah. Allah menciptakan sejumlah besar jenis pohon yang indah untuk pernaungan, makanan, dan ribuan guna lainnya. Ia memenuhi bumi dengan mineral dan logam. Allah memberikan manusia lidah dan pikiran dan suara untuk mengkomunikasikan pikirannya, dan wajah yang ekspresif yang dapat menyampaikan perasaannya. Allah memberikan manusia suatu otak yang adalah keajaiban dalam dunia ciptaan. Allah memberikan manusia mata, dengan dua juta onderdil di dalamnya, yang dapat membedakan 10 juta warna yang berbeda dan dapat melihat terang sepucuk lilin dari satu setengah kilometer. Allah memberikan manusia hidung yang dapat mencium lebih dari satu trilyun bau yang berbeda dan mengingat 50.000 bau-bauan yang berbeda. Allah memberikan manusia telinga yang dapat mendengar bisikan yang halus sekali sampai kepada guntur yang sangat keras dan dapat membeda-bedakan antara ratusan ribu bunyi yang berbeda. Ketika sedang mendengarkan bunyi yang sangat halus, gendang telinga melakukan getaran yang lebih kecil dari diameter satu molekul. Allah memberikan manusia tangan yang dapat memainkan 88 tuts piano, mengangkat telur burung yang kecil dan rapuh, sekaligus juga batu puluhan kilogram, membalikkan halaman buku, atau membangun rumah. Allah memberikan manusia indera sentuh yang luar biasa melalui kulitnya, yang setiap 25 cm perseginya mengandung 9000 ujung saraf, 36 sensor panas, dan 75 sensor tekanan. Allah memberikan manusia jantung yang berdetak 100.000 kali sehari, dan mengalirkan 5,6 liter darah ke seluruh tubuh tiga kali setiap menit. Allah memberikan manusia pembuluh darah, pembuluh darah baik, dan pembuluh kapiler, yang totalnya lebih dari 90.000 km panjangnya, untuk membawakan darah ke seluruh bagian tubuhnya yang luar biasa. Ini lebih dari dua kali lipat jarak keliling dunia. Allah memberikan manusia ginjal yang menyaring 50 galon darah setiap hari melaui 210 km saluran dan jutaan saringan. Allah menciptakan persahabatan, dan kemampuan tertawa, pernikahan dan anak-anak. Dia menaruh gelak tawa pada seorang anak, lagu merdu pada burung, kejenakaan pada monyet, keindahan pada kupu-kupu, dan keagungan pada terbenamnya matahari. Semua ini adalah bukti dari kasih Allah yang besar. Biarlah dunia menyangkal, menolak, bahkan mengejek Allah. Saya akan memujiNya dalam Yesus Kristus!

Posted in General (Umum), Renungan | Leave a comment

Uskup Katolik Membuka Doa untuk Acara Franklin Graham

 (Berita Mingguan GITS 30Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Seorang uskup Roma Katolik membawakan doa pembukaan bagi Festival of Hope yang diselenggarakan oleh Franklin Graham di Pittsburg, 15-17 Agustus. Uskup David Zubik bersukacita atas semangat ekumenis yang terdapat dalam acara tersebut (“Festival of Hope attendees enjoy final day of worship, music, Graham,” Pittsburg Tribune Review, 17 Agus. 2014). Dia berdoa, “Tuhan, betapa baiknya kami berada di sini: Ortodoks, Presbiterian, Baptis, Methodis, Lutheran, Pantekosta, Katolik, dan banyak lagi. Meski ada perbedaan-perbedaan kami, yang menarik kami ke sini adalah AnakMu Yesus Kristus.” Tidak ada hal yang baru di sana. Walaupun Franklin Graham lebih vokal dalam hal tertentu dibandingkan ayahnya, Billy Graham, dia setuju seratus persen dengan agenda ekumenis. Pada tahun 1999, Franklin mengatakan bahwa persekutuan ekumenis ayahnya dengan Gereja Katolik dan semua denominasi lain “adalah salah satu hal terpintar yang dilakukan ayahnya” (“Keeping it simple, safe keeps Graham on high,” The Indianapolis Star, Kamis, 3 Juni 1999, hal. H2). Persahabatan Billy Graham dengan Roma sudah mulai sejak masa-masa awal pelayanannya sebelum dia menjadi terkenal. Kami telah mendokumentasikan hal ini dalam ebook gratis: Billy Graham’s Sad Disobedience di www.wayoflife.org. Lihat juga laporan tentang Ekumenisme Franklin Graham yang radikal.

Posted in Ekumenisme | Leave a comment

Satu Lagi Artis Musik Kristen Kontemporer Mengaku Homo

(Berita Mingguan GITS 23Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Bulan ini, Vicky Beeching, seorang musisi CCM (Musik Kristen Kontemporer), mengumumkan bahwa dia lesbian. Beeching, yang telah memimpin kebaktian di banyak gereja di Amerika, dan yang “lirik-lirik lagunya dinyanyikan oleh jutaan orang Amerika,” mengatakan, “Saya gay; Allah mengasihi saya sebagaimana saya ada.” Dia percaya bahwa Allah telah memimpin dia untuk “mengaku.” “Saya pikir Allah telah sungguh bersama dengan saya melalui semua ini, memegang tangan saya. Saya tidak merasa bahwa saya telah meninggalkan Allah di belakang di sana, di gereja Injili. Saya merasa bahwa Ia makin dekat. Saya mereka saya tadinya di padang gurun, membuat keputusan ini, dan Ia ada di padang gurun itu bersama saya, dan Ia menuntun saya kepada hal ini, sesuatu yang harus saya lakukan” (“Vicky Beeching on Coming Out,” Christian Today, 14 Agus. 2014). Beeching, yang tumbuh besar sebagai seorang Pantekosta, dan kini Anglikan, mengatakan bahwa dia memohon kepada Allah untuk membuang ketertarikan seksualnya kepada sesama perempuan, mulai sejak dia 13 tahun. Dia bahkan membuat pengakuan kepada seorang imam Katolik, dan mencari pelepasan melalui penumpangan tangan dan pengusiran setan gaya kharismatik.

Fakta bahwa dia mencari bantuan dari imam katolik dan penyembuh kharismatik, memperlihatkan bahwa dia telah mencari pertolongan rohani di tempat-tempat yang salah. Kemenangan rohani tidak datang melalui sakramen atau keimaman. Dan bahkan bagi orang yang sudah sungguh lahir baru, Allah tidak menghilangkan sifat lama seratus persan dalam hidup ini. Pikiran-pikiran dosa datang dari “manusia lama,” tetapi orang percaya tidak perlu menuruti pikiran-pikiran itu. Paulus mengatakan bahwa mereka yang terus berjalan dalam dosa sebagai suatu cara hidup memperlihatkan bahwa mereka belum lahir baru. “Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu seperti yang telah kubuat dahulu bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah” (Gal. 5:19-21). Kemenangan rohani bagi orang percaya juga digambarkan dalam perikop yang sama: “Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging. Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging karena keduanya bertentangan sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat” (Gal. 5:16-18).

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Misionari Korea Selatan Dihukum Penjara Seumur Hidup

(Berita Mingguan GITS 23Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “South Korean Missionary Sentenced,” ChristianHeadlines.com, 2 Juni 2014: “Seorang misionari dari Korea Selatan telah dijatuhi hukuman seumur hidup di penjara Korea Utara karena mencoba untuk mendirikan gereja bawah tanah. Kim Jung-wook mengakui telah melakukan tindakan-tindakan agamawi melawan Korea Utara dalam persidangannya pada hari Jumat. Dia kini akan menjalani hukuman kerja keras seumur hidup di penjara. Kim Jung-wook dituduh membawa alat mata-mata untuk memata-matai keluarga Kim yang berkuasa, pemimpin dari satu-satunya partai politik di negara itu. Korea Selatan telah menyangkal ada sangkut pautnya dengan Kim. Christian Post melaporkan bahwa Kim meminta maaf atas pelanggarannya dalam persidangan itu dan meminta diberi jalan lain selain hukuman mati. Kim juga menolong orang untuk meninggalkan Korea Utara secara ilegal selama beberapa tahun. Pada tahun 2012, otoritas Cina menangkap 12 imigran ilegal yang ditolong oleh Kim untuk melarikan diri, dan mengembalikan mereka ke Korea Utara. Korea Utara menahan sekitar 100.000 orang Kristen dalam kamp penjara; para tahanan diperlakukan buruh dan terkadang dieksekusi.”

Posted in Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Cina Merobohkan Gedung-Gedung Gereja: “Kebebasan” Gaya Totaliter

(Berita Mingguan GITS 23Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Ada kebebasan Kristiani di Cina komunis. Anda harus melaporkan aktivitas-aktivitasmu kepada pemerintha, lalu kamu bebas untuk melakukan apa saja yang diizinkan oleh pemerintha. Amerika sekarang juga sudah sampai kepada titik ini. Pemerintah Amerika telah menyita dan menjual gedung-gedung gereja, merobohkan salib-salib dan monumen-monumen Kristen, melarang pembacaan Alkitab dan doa di ruang sekolah negeri, melarang ajaran yang menentang homoseksualitas dan evolusi di tempat-tempat pemerintahan, dan dalam ratusan cara lain menyusahkan umat Allah dalam menjalankan iman mereka. Dan ini semua bukan salah presiden Obama semata. Dia hanyalah seorang pejabat tinggi yang dipilih secara populer untuk menjalankan apa telah ia janjikan. Akar dari penyakit di Amerika adalah kesesatan dan kompromi dari gereja-gerejanya pada umumnya dan di mimbar-mimbar (para hamba Tuhannya) pada khususnya. [EDITOR: Ketika umat Tuhan di negara manapun tidak lagi menjadi garam yang menyegarkan dan melestarikan, maka negara itu akan semakin rusak.] Masalahnya terletak pada kaki orang-orang yang menyebut diri Kristen, dan hanya suatu kebangunan rohani yang dapat membawa perubahan yang berarti. Berikut ini disadur dari “China Tears Down Church,” Breitbart.com, 21 Mei 2014: “Cina telah meresponi cepatnya perkembangan komunitas Kristen di propinsi Zhejiang dengan cara menghancurkan gereja-gereja di sana. Korban terakhir adalah jemaat Xiaying Holy Love Christians yang memiliki gedung tempat kebaktian 10 lantai. Komunitas Kristen itu mengatakan bahwa para pejabat komunis memerintahkan mereka untuk meninggalkan tempat itu segera, atas perintah seorang politisi tinggi yang berkunjung. Politisi tersebut rupanya kesal dengan besarnya salib yang ada di atas gedung itu. ‘Mereka memberitahu kami bahwa salib itu terlalu mengkilap, terlalu tinggi, dan terlalu besar. Pertama mereka menyuruh kami menaruhnya di tembok. Kami menolak. Sekarang mereka memberitahu kami bahwa mereka akan merobohkan gedung gereja,’ kata seorang anggota jemaat di sana. Sumber-sumber lokal mengatakan bahwa kebaktian terakhir di gereja itu adalah pada tanggal 11 Mei. …’Pekerjaan perobohan telah dimulai. Saya melihat para jemaat di sekitar sini menangis,’ kata seorang penduduk lokal. Menurut Laporan Kebebasan Beragama Internasional yang dibuat oleh pemerintah AS, pemerintah Cina menganggap kelompok-kelompok Kristen yang tidak mereka akui sebagai ‘bidat-bidat jahat.’ Kelompok-kelompok Kristen yang diakui oleh Pemerintah Cina hanyalah: Gerakan Patriotik Tiga-Mandiri, Konsil Kristen Cina (Protestan) dan Asosiasi Katolik Patriotik Cina.

Posted in Penganiayaan / Persecution | Leave a comment

Kebingungan Masalah Gender di Kanada

(Berita Mingguan GITS 16Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Canada Schools Propose Xe, Xem, and Xyr,” Christian Headlines, 25 Juni 2014: “Beberapa sekolah di Vancouver telah mengusulkan bahwa kata ganti orang yang netral dalam hal jenis kelamin dapat dipakai untuk menggantikan kata ganti orang yang tradisional, seperti ‘he’ (dia laki-laki), ‘she’ (dia perempuan), ‘his’ (milik dia laki-laki) dan ‘hers’ (milik dia perempuan). Kata ganti orang yang baru, ‘xe,’ ‘xem,’ dan ‘xyr,’ diusulkan sebagai alternatif baru untuk mencakup semua siswa, termasuk yang trans-gender (mengganti jenis kelamin). Menurut kebijakan baru tersebut, ‘xe’ akan menggantikan ‘he’ atau ‘she,’ lalu ‘xem’ akan menggantikan ‘him’ atau ‘her,’ dan ‘xyr’ akan menggantikan ‘his’ dan ‘hers.’ Menurut sekolah-sekolah ini, para siswa tidak akan diharuskan untuk menggunakan istilah-istilah ini, tetapi diizinkan untuk memakainya jika mereka memilih untuk tidak mengidentifikasi diri sebagai jenis kelamin tertentu. ‘Kami berjuang bagi anak-anak dan membuat sekolah kami makin aman dan makin inklusif,’ kata anggota dewan, Mike Lombardi. Tambahan lagi, sekolah-sekolah Kanada telah mengadopsi kebijakan baru demi kurikulum yang enak bagi orang-orang gay. Dalam kebijakan baru ini, para murid ‘memiliki hak untuk berpakaian sesuai dengan identitas kelamin mereka atau ekspresi gender mereka.’ Selama kelas olahraga, para murid dapat memilih untuk ikut aktivitas sesuai gender pilihan mereka saat aktivitas dibagi menjadi laki-laki dan perempuan. Satu lagi perubahan adalah diharuskannya ada kamar kecil unisex (untuk laki-laki dan perempuan) yang tersedia bagi para murid. Publik menyambut perubahan-perubahan ini dengan kritik keras dan saling teriak di pertemuan sekolah yang dijaga oleh polisi.”

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Pakaian yang Terlalu Ketat Itu Tidak Sopan

(Berita Mingguan GITS 16Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Pakaian yang ketat adalah hal yang berpotensi menjadi batu sandungan bagi laki-laki sama seperti pakaian yang terlalu pendek atau terbuka. Ketika kami meminta feedback mengenai isu ini pada tahun 2007, kebanyakan laki-laki yang menghubungi kami dalam survei tersebut mengatakan bahwa ROK KETAT, BLOUSE KETAT, JEANS YANG KETAT, dan PAKAIAN RENANG mempunyai “potensi yang SANGAT BESAR” untuk menimbulkan hawa nafsu. Ada populer bagi sebagian wanita untuk memakai stocking yang ketat dipadukan dengan rok yang pendek atau hanya baju atas yang panjang, dan bepikir bahwa mereka sopan karena mereka “tertutup semua,” tetapi justru itu sangat menggoda. Dalam survei kami, seorang lelaki mengaku bahwa pakaian yang ketat “sangat menggoda dan berpotensi menimbulkan hawa nafsu.” Ada lagi yang berkata, “Anda tidak perlu melihat kulit, karena semua bentuk lekuk tubuh terlihat [jika pakaian terlalu ketat].” Ada lagi yang bersaksi, “Menurut saya, masalah nomor satu adalah pakaian apapun yang ketat pada kulit, apakah itu jeans, celana, baju, rok, apapun. Jika pakaian itu ketat, tidak peduli berapa panjang pun, sudah tidak ada yang perlu dibayangkan lagi, semua lekuk terlihat, dan ini membuat fungsi pakaian untuk menutupi kulit menjadi tidak berarti.” Ada lagi yang berkata, “Satu hal yang saya lihat di gereja saya adalah pakaian ketat. Memang, bisa saja pakaian itu menutupi tubuh, tetapi menyingkapkan bentuk tubuh wanita. Ini bisa bahkan lebih menggoda bagi seorang laki-laki.” EDITOR: Pakaian yang terlalu ketat pada laki-laki juga tidak baik. Memang masing-masing orang harus menjaga hatinya sendiri. Tetapi jika kita dengan sadar menjadi batu sandungan bagi saudara atau saudari kita, maka kita bersalah pada Kristus. “Jika engkau secara demikian berdosa terhadap saudara-saudaramu dan melukai hati nurani mereka yang lemah, engkau pada hakekatnya berdosa terhadap Kristus‘ (1 Kor. 8:12)

Posted in Separasi dari Dunia / Keduniawian | Leave a comment

Hummingbird Peru yang Sangat Indah

(Berita Mingguan GITS 16Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari www.creationmoments.com, 5 Februari 2014: “Pada tahun 1835, ketika para ilmuwan pertama kali melihat hummingbird Peru yang sangat unik tersebut, mereka sedemikian terpukau oleh keindahannya sehingga mereka memberinya nama ‘Marvellous’ (Hebat, atau Luar Biasa). Burung kecil ini menjamu mata kita dengan warna bulu hijau, kuning, jingga, dan ungu yang berganti-ganti. Tetapi fiturnya yang paling tidak lazim adalah ekornya. Sementara kebanyakan burung memiliki delapan hingga dua belas bulu ekor, hummingbird Marvellous memiliki hanya empat. Dua bulu ekornya adalah bulu yang panjang, tajam, dan seperti duri, yang sekilas sepertinya tidak banyak membantu baik untuk terbang maupun mendarat. Dua bulu ekor lainnya benar-benar luar biasa. Dua bulu ini 15 cm panjangnya, tiga kali lebih panjang dari tubuh burung itu sendiri. Pada ujung dari kedua bulu ini ada kipas bulu yang besar yang hampir sebesar sayapnya. Luar biasanya, hummingbird Marvellous memiliki kontrol penuh atas bulu-bulu ini. Saat beristirahat, sang burung bertengger dan kedua bulu ini tergantung beberapa centimeter di bawah tubuhnya, dan ia bisa menyilangkan mereka secara horizontal. Saat terbang dan mendarat, kedua bulu ini memberikan kemampuan manuver yang tinggi. Saat berpasangan, hummingbird menggerakkan bulu-bulu ini untuk menarik perhatian lawan jenis. Yang menariknya, para evolusionis mengaku bahwa mereka tidak bisa menjelaskan mengapa bulu-bulu yang tidak lazim ini bisa muncul atau berevolusi. Tetapi, kita hanya perlu melihat sekilas saja pada burung ciptaan ini, dan kita bisa menyadari bahwa Pencipta kita sungguh mengapresiasi keindahan. Tetapi keindahan hummingbird Marvellous sekalipun hanyalah gambaran yang buram akan keindahan sang Pencipta itu sendiri.”

Hummingbird Marvellous

Posted in General (Umum), Science and Bible | Leave a comment

Orang-Orang Kharismatik Mendoakan Paus Fransiskus

(Berita Mingguan GITS 9Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Pada tanggal 1 Juni, lebih dari 60.000 Katolik kharismatik ikut serta dalam sebuah reli di Stadium Olympic Roma. Salah satu peristiwa yang menarik adalah doa khusus bagi Paus Fransiskus agar “dipenuhi oleh Roh.” Sambil dia berlutut di samping kursi kepausannya, kumpulan ramai itu menggumamkan doa-doa kharismatik, termasuk “bahasa lidah” yang semrawut dan berisi bunyi-bunyi sembarangan, dan ada yang “menyanyi dalam roh.” Banyak orang, termasuk uskup-uskup dan kardinal-kardinal, mengangkat tangan mereka kepada sang paus (“How Pope Francis Reacted,” Charisma, 11 Juni 2014). Untuk mengingatkan kita betapa sesatnya sifat pertemuan itu, sebuah patung berukuran riil dari Maria versi Katolik, yang digelari Ratu Sorga, didirikan di depan podium kepausan. Sang paus menghimbau khalayak kharismatik tersebut untuk menjalankan “ekumenisme rohani” demi menyembuhkan perpecahan di antara orang-orang Kristen. Dia juga mengundang para kharismatik tersebut ke St. Peter’s Square pada hari Pentakosta tahun 2017 nanti, untuk merayakan peringatan 50 tahun terjadinya “pembaharuan kharismatik” di Gereja Katolik. “Pembaharuan” tersebut mulai terjadi saat orang-orang Pantekosta dari Sidang Jemaat Allah menumpangkan tangan atas orang-orang Katolik pada tahun 1967. Paus Fransiskus mengatakan bahwa awalnya dia menentang “pembaharuan kharismatik” tersebut, tetapi sekarang dia antusias dan mengklaim bahwa dirinya sendiri ada “berbahasa lidah” (“Pope, at Charismatic Rally,” Catholic News Service, 2 Juni 2014). Tidak ada hal lain lagi yang mengusung dan mempercepat terjadinya “gereja esa-sedunia” seefektif gerakan kharismatik dan musik kontemporer mereka.

Posted in Katolik, Kharismatik/Pantekosta | Leave a comment

Sepuluh Rahasia Paus Menuju Kebahagiaan

(Berita Mingguan GITS 9Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan di majalah mingguan Argentina, “Viva,” tanggal 27 Juli, paus Fransiskus memberikan daftar sepuluh tips teratas yang dia miliki untuk “mendatangkan lebih banyak sukacita dalam kehidupan seseorang.” Tidak ada disebut sama sekali tentang Allah atau Yesus Kristus, atau keselamatan. Secara singkat, tips-tips yang diberikan oleh paus adalah sebagai berikut: (1) Hidup dan membiarkan hidup, (2) Serahkan dirimu bagi orang lain, (3) Berjalan dengan tenang dalam hidup ini, (4) Miliki sense santai yang sehat, (5) Hari Minggu harus menjadi hari libur karena “hari Minggu adalah untuk keluarga,” (6) Temukan cara-cara inovatif untuk menciptakan pekerjaan yang terhormat bagi orang-orang muda, (7) Hormati dan pelihara alam sekeliling, (8) Berhenti bersikap negatif, (9) Jangan menobatkan orang; hormati kepercayaan orang lain, (10) Bekerjalah untuk perdamaian. Fokus pada persatuan, tidak saling menobatkan, perdamaian dunia, menghargai semua kepercayaan, dan gerakan lingkungan, memperlihatkan bahwa Fransiskus adalah seorang paus New Age, dan akan menjadi figur penting dalam terciptanya “gereja” esa-sedunia yang sesat yang sudah diprediksi dalam Wahyu 17.

Posted in Katolik, Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment