Penguin dengan Kacamata

(Berita Mingguan GITS 23 Mei 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari CreationMoments.com, 8 Mei 2015: “Pernahkan anda pergi ke luar rumah pada hari yang terik dan terang benderang, dan mata anda menjadi sangat silau karena cahaya? Maka bayangkanlah seperti apa hidupan penguin yang setiap hari berhadapan dengan terik sinar matahari kutub yang memantul dari salju ataupun permukaan air. Penguin, tentu saja, tidak bisa memakai kacamata hitam, tetapi mereka tidak memerlukannya. Burung-burung yang luar biasa ini memiliki cairan pada bilik mata eksternal mereka yang menyaring gelombang cahaya biru dan ultraviolet dari keseluruhan spektrum cahaya. Ini memberikan mereka penglihatan yang jernih sekaligus melindungi mata mereka dari bahaya. Bisa anda tebak, rajawali, elang, dan burung-burung pemangsa lainnya juga memiliki cairan ini dalam mata mereka. Terinspirasi oleh burung-burung ini, para ilmuwas telah dapat mengembangkan semacam pewarna dan filter jingga yang meniru fungsi dari cairan retina penguin. Pewarna jingga ini juga telah dipakai untuk membuat kacamata matahari yang berwarna jingga, yang bisa menolong daya pandang pada hari-hari yang terang maupun yang berkabut. Menurut buku Donald DeYoung, Discovery of Design, banyak tukang las sekarang menggunakan topeng dengan warna jingga yang lebih aman dan lebih transparan daripada topeng gelap zaman dulu yang mempersulit mereka melihat. Juga diharapkan bahwa kacamata berlensa jingga bisa suatu hari membantu pasien-pasien yang kehilangan penglihatan karena katarak atau degenerasi makular. Ketika para insinyur dan desainer mempelajari alam untuk mendesain produk dan perbaikan yang baru, mereka sedang menyaksikan desain yang intelijen dari Tuhan, bukan hasil dari milyaran tahun keacakan. ‘Kacamata’ yang dipakai oleh penguin didesain oleh sang Pencipta!”

Posted in Science and Bible | Leave a comment

Presiden Obama Merayakan Hari Internasional Melawan Homofobia

(Berita Mingguan GITS 23 Mei 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Pada hari yang disebut-sebut sebagai Hari Internasional Melawan Homofobia, 17 Mei, Presiden Obama mengeluarkan suatu pernyataan bahwa, “Kami memakai kesempatan ini untuk kembali mengukuhkan bahwa hak-hak lesbian, gay, biseksual, dan transgender (orang ganti kelamin) adalah hak-hak asasi manusia, untuk merayakan kehormatan setiap individu, dan untuk menggarisbawahi bahwa semua orang berhak untuk hidup bebas dari rasa takut, kekerasan, dan diskriminasi, tidak peduli siapa mereka atau siapa yang mereka cintai.” Obama telah menjadi presiden74158 AS yang paling pro-

homoseksual dalam sejarah, dan telah membangun fondasi untuk penganiayaan besar-besaran terhadap siapapun yang tidak menerima “hak-hak homoseksual,” karena ketika kaum homoseksual mendapatkan hak untuk hidup semau mereka, maka orang-orang Kristen yang percaya Alkitab kehilangan hak untuk menentang homoseksualitas sebagai dosa. Ini adalah tanda zaman yang penting, karena nubuat Alkitab menyamakan akhir zaman dengan masa Lot (Luk. 17:28-30).

Hari Internasional Melawan Homofobia bermula pada tahun 2005, dan salah satu organisasi pendirinya adalah World Congress of LGBT [Lesbian, Gay, Bisexual, Transexual] Jews. Pada tahun 2009, “transfobia” ditambahkan, dan pada tahun 2015 “bifobia” ditambahkan, sehingga saat ini namanya adalah Hari Internasional Melawan Homofobia, Transfobia, dan Bifobia. Ini menggambarkan bahwa tidak akan berakhir kekejian moral yang akan ikut masuk bersamaan dijadikan satu dengan dengan hak homoseksual. Departemen AS mengeluarkan suatu pernyataan “mengukuhkan kembali komitmen kami akan kesamaan dan kehormatan semua orang, tidak peduli orientasi seksual mereka atau identitas gender mereka. Diskriminasi melawan orang-orang LGBTI harus berakhir – dan harus berakhir sekarang.” Kedutaan AS di Sarajevo diterangi dengan warna-warni pelangi untuk merayakan peristiwa ini. Hari ini juga secara resmin diakui oleh Parlemen Uni Eropa.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Terjadi Lagi “Pembunuhan Kehormatan” di Inggris

(Berita Mingguan GITS 23 Mei 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Minggu lalu, terjadi lagi “pembunuhan kehormatan” oleh seorang lelaki Muslim di London. Shighi Rethishkumar membunuh istrinya dan putri kembarnya yang berusia 13 tahun sebelum menggantung dirinya sendiri. Dia mengklaim bahwa dunia Barat telah mengkorupkan mereka (“Honour Killings,” Breitbart, May 15, 2015). Pembunuhan kehormatan didefinisikan oleh Human Rights Watch sebagai “tindakan kekerasan, biasanya pembunuhan, yang dilakukan oleh seorang anggota keluarga laki-laki terhadap anggota keluarga perempuan, yang dianggap telah menodai kehormatan keluarga.” Ini sering terjadi di Timur Tengah dan Turki. Menurut PBB, 5000 perempuan dibunuh setiap hari (“Murder in the Family,” Fox News, 26 Juli 2008). Organisasi Hak Asasi Manusia Iran dan Kurdish mengatakan, “Kita menyaksikan peningkatan di seluruh dunia, sebagian karena meningkatnya fundamentalisme Islam.” Pembunuhan kehormatan juga meningkat di Barat. Kasus pertama yang terdokumentasikan di Amerika adalah pada November 1989, ketika Zein Isa, seorang teroris Palestina yang tinggal di St. Louis, membunuh putrinya yang berusia 16 tahun, Tina, karena ia memiliki pacar, pergi ke acara dansa sekolah, dan melamar kerja di restoran Wendy’s. Ibunya memegangi dia sambil ayahnya menancapkan pisau 20cm ke dadanya sebanyak 13 kali. Ibunya berteriak “Diam!” ketika anak perempuan itu berseru-seru minta tolong (Ellen Harris, Guarding the Secrets: Palestinian Terrorism and a Father’s Murder of His Too-American Daughter, 1995).

Posted in Islam | Leave a comment

Bapa dari Theologi Pembebasan Disambut di Vatikan

(Berita Mingguan GITS 16 Mei 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Gustavo Gutierrez, pendiri dari Theologi Pembebasan, disambut minggu ini di Vatikan oleh Paus Fransiskus. Ini adalah kunjungan kedua Gutierrez ke Roma selama kepausan Fransiskus, dan menandakan semakin mainstream-nya versi Katolik dari injil sosial. Theologi Pembebasan mencoba untuk menganalisis dan menyelesaikan sebab-sebab dasar dari kemiskinan, bukan memberitakan Injil kepada orang-orang miskin. Ini adalah pendekatan Marxist dalam penyelesaian masalah-masalah masyarakat. Ini pendekatan yang rabun, berfokus kepada kehidupan ini bukan kehidupan yang berikutnya. Ia mempersalahkan kapitalisme sebagai penyebab kemiskinan. Ia lebih berfokus kepada Amerika sebagai penyebab ketidakadilan sosial secara global, daripada Komunisme ataupun diktator-diktator jahat, walaupun Amerika lebih banyak membantu orang dari kemiskinan daripada pemerintah komunis manapun “Literatur theologi pembebasan terdiri dari uraian Marxist yang biasanya, dipercik dengan air kudus, dengan referensi yang usang tentang perang antar kelas, penindasan, imperialisme, ketergantungan, dan terutama bagaimana kemiskinan di Amerika Latin sepenuhnya adalah salah kapitalisme yang berasal dari Amerika Serikat dan Eropa Barat” (Steven Hayward, “How Is Liberation Theology Still a Thing?” Forbes, 10 Mei 2015). Injil sosial telah menjadi salah satu faktor pemersatu “gereja” esa-sedunia. Bahkan misionari-misionari “Injili” hari ini cenderung lebih berfokus pada penyembuhan “ketidakadilan sosial” daripada memberitakan Injil dan membangun gereja-gereja yang alkitabiah, tetapi tidak ada theologi pembebasan ataupun injil sosial dalam Kisah Para Rasul.

Posted in Katolik, Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Alter-Ego dan Persona-Online Para Remaja

(Berita Mingguan GITS 16 Mei 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Not White in the Head: The Tumblr teens convinced they were born the wrong species, sex and even race,” Breitbart.com, 16 Jan. 2015: “Ketamakan,keegoisan, terlalu banyak waktu dan akses kepada internet dapat menghasilkan efek yang aneh pada sebagian orang. Dan kalau ditambah lagi dengan kecenderungan modern untuk merasa berhak atas segala-galanya dan keinginan untuk senantiasa mengabarkan kepada dunia setiap pikiran, perasaan, dan keinginan, maka hal yang benar-benar aneh muncul: orang-orang yang menuntut untuk dianggap dan diperlakukan sebagai hal-hal yang jelas bukanlah diri mereka, misalnya perempuan-perempuan kulit putih yang mengabarkan kepada dunia bahwa mereka “dalam pikiran berkulit hitam,” dan para musisi yang merasa tersiksa dan memberitahukan dunia tentang identitas Romany mereka yang sejati, walaupun mereka tidak memiliki darah gipsy sedikitpun. …Untuk memahami dunia orang-orang yang aneh bin ajaib ini, yang percaya diri mereka trans-spesies atau trans-etnik, atau trans-budaya, paling baik untuk mulai dengan yang sedikit lebih tidak aneh, yaitu dunia ‘furries.’ Furries adalah orang-orang yang menciptakan suatu ‘fursona,’ yaitu semacam karakter binatang yang mewakili mereka dan dalam banyak kasus mereka pakai untuk mengekspresikan identitas seksual mereka, biasanya untuk mengalahkan rasa kurang percaya diri. ..Namun para furries ini hanyalah suatu batu loncatan antara orang-orang normal dengan budaya online yang berisikan orang-orang yang menolak identitas riil mereka sama sekali, karena mereka mengatakan ada ketidakcocokkan antara identitas mental mereka dengan tubuh fisik mereka. Subkultur yang terbesar kedua (yang terbesar adalah trans-gender, Editor: orang-orang yang merasa jenis kelamin mereka berbeda dengan tubuh mereka), adalah yang disebut ‘otherkin.’ ….Seperti kelompok furries, otherkin sering menciptakan dan bersembunyi dibalik avatar online, tetapi bukannya mempertahankan diri mereka yang sebenarnya terpisah dari hasil khayalan psikologis dan seksual mereka, mereka malah percaya bahwa karakter yang telah mereka ciptakan itu adalah cerminan yang lebih riil akan siapa mereka ‘sebenarnya.’ Ada orang otherkin yang percaya bahwa mereka secara literal bukanlah manusia, sementara yang lainnya percaya bahwa hanya jiwa mereka yang bukan manusia, dan bahwa mereka terperangkap dalam tubuh yang salah. Terkadang ini semua bisa terlihat seperti suatu kekonyolan yang tidak disengaja. Tetapi entahkah anda berpikir anda adalah reinkarnasi dari manusia-binatang Cherokee, atau bahwa anda adalah keturunan generasi panjang tikus-tikus padang, atau bahwa jiwa anda terbang masuk dari alam semesta paralel (ini bukan lelucon), apa saja diperbolehkan dalam dunia otherkin yang berpusat pada ego diri sendiri. …Dan kelompok otherkin terkadang percaya bahwa mereka adalah hal-hal yang sangat aneh. Naga, werewolves, malaikat, setan, elves, tokoh kartun bahkan. Sangat luar biasa apa yang terjadi kepada imajinasi ketika seseorang terpisah dari masyarakat umum.”

Editor: Semua ini terjadi karena manusia yang menolak Tuhan dan hukumNya merasa hampa, dan mencari sesuatu di luar dirinya sendiri. Sebenarnya manusia hanya bisa dipuaskan oleh persekutuan dengan Penciptanya. Mereka yang telah menolak hal ini mencari pelarian ke berbagai hal, termasuk yang aneh seperti ini.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Anak-Anak Putri dari Pasangan Lesbian Memberitahu Mahkamah Agung AS Bahwa “Anak-Anak Tidak Baik-Baik Saja”

(Berita Mingguan GITS 9 Mei 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari Christian Headlines, 30 April 2015: “Anak-anak dari orang tua gay saat ini sedang menceritakan kisah mereka sambil Mahkamah Agung AS mempertimbangkan legalitas dari pernikahan sesama jenis di negara bagian Tennessee, Michigan, Ohio, dan Kentucky. Charisma News melaporkan bahwa dua orang putri dari pasangan lesbian melayangkan kesaksian mereka bahwa suasana kehidupan masa kecil mereka telah melukai mereka. Heather Barwick dan Katy Faust menulis, ‘Walaupun kami mengasihi dan menyayangi kedua ibu kami, kami merasa sangat penting bahwa kami menyadarkan Mahkamah tentang dampak dari usaha mendefinisikan ulang pernikahan pada anak-anak seperti kami. Kami menolak pernikahan gay atas dasar bahwa hal itu melanggar hak anak-anak dan tidak dapat menyediakan bagi anak-anak hal yang paling mendasar yang diperlukan untuk perkembangan anak – seorang ibu dan seorang ayah yang tinggal dengan mereka dan mengasihi mereka.’ Brandi Walton, yang juga dibesarkan di rumah tangga homoseksual, menulis sebuah artikel yang diterbitkan di The Federalist, bahwa pernikahan gay merusak anak-anak. ‘Saya tahu dari sejak usia muda bahwa hidup bersama dua wanita tidaklah alami,’ tulis Walton dalam sebuah artikel berjudul ‘The Kids Are Not Alright’ (Anak-Anak Tidak Baik-Baik Saja). ‘Saya dapat melihatnya terutama di rumah-rumah teman-teman saya yang memiliki seorang ibu dan seorang ayah. Saya menghabiskan sebanyak mungkin waktu bersama teman-teman seperti itu. Saya merindukan kasih sayang yang teman-teman saya terima dari ayah-ayah mereka. Saya ingin tahu apa rasanya dipeluk dan disayang oleh seorang laki-laki, apa rasanya hidup bersama seorang lelaki setiap hari.’”

Posted in Keluarga, Kesesatan Umum dan New Age | Leave a comment

Penghujatan Para Rapper

(Berita Mingguan GITS 9 Mei 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Salah satu dari sekian banyak cara musik rap atau hip hop telah merusak sendi-sendi moral masyarakat adalah melalui penghujatan mereka. Kanye West, yang mengklaim diri seorang Kristen, muncul sebagai Yesus yang bermahkotakan duri di sampul majalah Rolling Stone pada tahun 2006. Albumnya pada tahun 2013 berjudul Yeezus, yang adalah pelesetan dari nama kecil West, Yeezy, sekaligus nama Yesus. Gambar di cover album itu memperlihatkan West sedang dimahkotai sebagai raja oleh malaikat-malaikat. Dalam lagu “I Am a God,” dia nge-rap: “Ku baru saja bicara sama Yesus, dan Dia berkata, ‘Ada apa, Yeezus?” Kitab Zeezus: Alkitab untuk Zaman Modern, adalah versi kitab Kejadian yang menggantikan setiap kata Allah dengan nama sang rapper. Jay-Z mengejek Allah Yehovah sebagai “Hova” dan memanggil dirinya sendiri “Jay-Hova.” Dalam lagu “Amen,” Meek Mills secara mengejek berterima kasih pada Allah untuk segala hal immoral dan dia menyamakan gereja dengan perselingkuhan. Lil B memiliki kepribadian ganda yang dia sebut “Based God.” Dalam lagu “I’m the Devil,” dia bernyanyi, “Aku Satan, aku bikin janji dan kematian / Aku benci Based God, dan mau mengundang dia ke sini.” Lil B digambarkan tersalib pada kayu salib di cover album Angels Exodus-nya. Dalam “Sandwiches,” Tyler the Creator (Tyler Okonma) mengutuki gereja dan bernyanyi, “Kau bilang Allah punya jawaban / Ketika saya tanya Dia — saya tidak dapat jawaban, jadi Allah adalah kanker.” Dalam lagu lain, dia mengatakan bahwa Iblis adalah bapanya. Dalam “Live at the Barbeque,” Main Source bernyanyi, “Ketika saya dua belas / Saya pergi ke neraka karena memukul Yesus.” Dalam “Deadly Combination (Remix),” Tupac Shakur (2Pac) dan Notorious B.I.G. mengutuki Yehovah dan bernyanyi tentang memperkosa dan membunuh Maria. Tupac juga tampil pada sebuah salib di cover dari album Makaveli-nya. (Tupac ditembak mati pada tahun 1996 pada usia 25 tahun, dan Notorious B.I.G. ditembak mati tahun 1997 pada usia 24 tahun.) Lagu rap yang menghujat, “Deadly Combination,” muncul pada album Big L, yaitu The Big Picture. Big L bernyanyi tentang memperkosa Kristus dalam “Danger Zone.” Satu lagi album Big L diberi judul Devil’s Son. (Big L ditembak mati tahun 1999 pada usia 23 tahun.) Dalam album “Pearly Gates,” 50 Cent bernyanyi tentang masuk ke gerbang mutiara dan bertengkar dengan “Bos Besar” dan memukuli “Anak TunggalNya.” Walaupun mereka begitu penuh dengan hujat, para rapper ini dipandang tinggi oleh dunia, dan lagu-lagu mereka terjual dalam jumlah jutaan.

Posted in Kesesatan Umum dan New Age, musik | Leave a comment

Gempa Bumi! Bayangan Kesusahan Besar

(Berita Mingguan GITS 2 Mei 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Beberapa hari yang lalu, suatu gempa bumi berskala 7,8 menghantam Nepal dengan efek yang sungguh dahsyat. Secara resmi angka kematian telah mencapai 5000, tetapi bisa jadi angka sebenarnya tiga kali lipat. Puluhan ribu rumah dihancurkan. Banyak dari kuil-kuil kuno Nepal hancur menjadi timbunan batu bata dan kayu api. Biaya untuk membangun ulang diperkirakan akan mencapai $5 milyar dollar, atau seperlima dari GDP total Nepal. Media massa Nepal menyebut ini sebagai Gempa Bumi Besar, tetapi walaupun sungguh mengerikan, sesungguhnya ini masih kecil jika dibandingkan dengan apa yang Alkitab nubuatkan untuk masa depan. Daniel menyebutnya “masa kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu” (Dan. 12:1), dan Yesus menyebutnya “siksaan yang dahsyat, seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi” (Mat. 24:21). Setiap nubuat dalam Alkitab telah tergenapi secara persis sebagaimana dinubuatkan, termasuk nubuat-nubuat luar biasa tentang setiap aspek kehidupan Yesus, termasuk nama tempat lahirNya, dan kata-kata yang akan Ia ucapkan di atas salib. Tidak ada yang lebih pasti lagi dalam hidup ini selain nubuat Alkitab.

Yesus mengatakan bahwa Kesusahan yang akan datang ini akan lebih besar dari setiap kesusahan yang pernah dialami dunia yang kacau ini. Lebih besar dari gempa bumi yang paling dahsyat. Lebih besar dari amukan diktator paling kejam. Lebih besar dari perang-perang modern atau pembunuhan oleh Stalin dan Mao. Lebih besar dari setiap musibah dan kelaparan. Gempa bumi di Nepal sebagai contoh, hanyalah bayangan dari Kesusahan yang akan datang.

Perhatikan manusia yang kehilangan nyawa. Yesus memperingatkan bahwa jumlah kematian di dalam Kesusahan akan begitu hebat sehingga “sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat” (Mat. 24:22).

Perhatikan harta benda yang rusak. Dalam Kesusahan, akan ada kehancuran karena perang-perang besar dan hal-hal lain yang digambarkan dalam kitab Wahyu, tetapi coba perhatikan kehancuran yang akan terjadi dari satu saja penghakiman pada waktu itu. “Dan hujan es besar, seberat seratus pon, jatuh dari langit menimpa manusia, dan manusia menghujat Allah karena malapetaka hujan es itu, sebab malapetaka itu sangat dahsyat” (Wah. 16:21).

Perhatikan goncangannya. Seburuk-buruknya, goncangan dalam gempa Nepal yang baru-baru ini adalah bagaikan goyangan pelan tempat tidur bayi jika dibandingkan dengan yang berikut: “Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu . . . Dan semua pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gunung-gunung(Wah. 16:18, 20). Kira-kira gempa yang dinubuatkan ini akan mencapai berapa skala Richter?

Perhatikan kehancuran berhala-berhala. Media massa sedang menyayangkan kehancuran “warisan kuno Nepal,” mengacu kepada kuil-kuil Hindu yang sudah sangat tua. Tetapi Allah mengutuk penyembahan berhala dengan bahasa yang sekuat-kuatnya. Perintah pertama dan kedua dalam Sepuluh Hukum adalah, “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi” (Kel. 20:3-4). Dalam Masa Kesusahan yang akan datang, setiap kuil berhala dan sistem agama yang palsu yang bertentangan dengan Firman Allah akan dihancurkan. “Manusia yang sombong akan ditundukkan dan orang yang angkuh akan direndahkan; hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu. 18 Sedang berhala-berhala akan hilang sama sekali” (Yes. 2:17-18).

Perhatikan perendahan manusia. Ketika suatu gempa bumi terjadi, ia menjadi peristiwa yang merendahkan hati. Manusia sama sekali tidak berdaya di hadapan hal-hal seperti ini. Untuk waktu yang singkat, kesombongan dan rasa cukup-dirinya berhenti. Namun biasanya hal-hal ini hanya sesaat saja, dan segera orang-orang yang tersisa kembali ke normal, yaitu mengejar keinginan daging, keingingan mata, dan keangkuhan hidup (1 Yoh. 2:16). Dalam masa Kesusahan, orang-orang yang sombong, menolak Allah, akan direndahkan dan tidak akan ada lagi masa “kembali ke normal.” Masa Kesusahan disebut “hari Tuhan,” karena pada hari itu Pencipta yang mulia akan ditinggikan kepada posisiNya yang sejati sebagai Tuhan atas bumi. “Masuklah di sela gunung batu dan bersembunyilah di dalam liang tanah terhadap kedahsyatan TUHAN dan terhadap semarak kemegahan-Nya! Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan; dan hanya TUHAN sajalah yang maha tinggi pada hari itu. Sebab TUHAN semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang congkak dan angkuh serta menghukum semua yang meninggikan diri, supaya direndahkan” (Yes. 2:10-12).

Alkitab mengatakan bahwa penghakiman Allah adalah “perbuatan ganjil,” karena yang paling Ia sukai adalah keselamatan. Ia telah melakukan semua yang dapat Ia lakukan untuk menyediakan keselamatan bagi manusia dengan mengutus AnakNya yang tunggal untuk menderita dan mati di atas kayu salib untuk mendamaikan dosa manusia. Yesus Kristus bangkit dari antara orang mati setelah tiga hari, dan selama 2000 tahun Injil keselamatan telah dikabarkan di seluruh bumi. Alkitab telah diterjemahkan ke dalam semua bahasa mayor (dan ke dalam kebanyakan bahasa minor) dan Injil tersedia dalam segala bentuk media yang dikenal manusia, mulai dari cetak hingga internet. Tidak ada alasan bahwa kebanyakan manusia di bumi ini telah mengabaikan tawaran Allah yang penuh kasih karunia akan keselamatan dan bahwa mereka terus dalam hidup mereka tanpa pertobatan dan iman. Sobat, waktunya sudah dekat. Semakin banyak gempa bumi berarti semakin dekat kita kepada masa Kesusahan yang dinubuatkan dalam Alkitab. Apakah engkau siap bertemu dengan Penciptamu?

Posted in Akhir Zaman / Nubuatan | Leave a comment

Amy Grant Dan Teman-Temannya Membangun “Gereja” Esa Sedunia

(Berita Mingguan GITS 2 Mei 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Amy Grant, salah satu musisi Kristen kontemporer yang paling berpengaruh, telah berada dalam perjalanan rohani yang menurun sejak awal karirnya. Hari ini, dia senang-senang saja berpegangan tangan dengan semua orang, mulai dari Baptis sampai kaum New Age. Pada tanggal 19 April dia bergabung dengan Dominican Sisters of Mary, Matt Maher (Katolik), dan lainnya, untuk suatu konser gabungan di Ypsilanti, Michigan. Pada bulan Januari, dia adalah salah seorang yang membuat tajuk utama konser “We Are United” yang mempromosikan kesatuan ekumenis. “Ke-33 artis CCM terhebat dalam sejarah” yang ikut serta, mewakili semua nama-nama besar dalam Musik Kristen Kontemporer, dan mengilustrasikan bahwa tidak ada hal lain yang lebih efektif dalam membangun “gereja” esa sedunia selain dari musisi kontemporer. Orang-orang yang ikut serta dalam “We Are United” termasuk Steve Green, Michael W. Smith, Newsboys, Sandi Patti, Travis Cottrell (worship leader-nya Beth Moore), Dallas Holm, Russ Taff, The Imperials, Don Francisco, Jaci Velasquez, Petra, 4Him, Point of Grace, Carman, and Nicole Mullen. “We Are United” adalah buah pikir dari Stan Moser, salah seorang bapa CCM, dan dewan direksi dari Gospel Music Trust Fund, salah satu organisasi yang berada di balik konser itu, termasuk Bill Gaither dan Presiden National Quartet Convention, Les Beasley. Tenda persatuan CCM yang luas ini, bukan hanya mengikutsertakan Roma Katolik, tetapi juga orang-orang New Age. Roma Downey memainkan peran penting dalam “We Are United.” Dia bukan saja berdoa kepada Maria sebagai Ratu Sorga, tetapi dia juga memiliki titel dalam bidang Spiritual Psychology, yaitu praktek “mengenali dirimu sendiri sebagai Makhluk Ilahi.” Injil palsunya Roma Downey, kristus palsunya, dan roh palsunya, semuanya disambut baik dalam tenda besar CCM, dan gereja-gereja yang mengaku alkitabiah tetapi bermain-main dengan musik kristen kontemporer, sedang membangun jembatan dengan dunia yang berbahaya ini.

Posted in Ekumenisme, musik | Leave a comment

Pembunuhan Jutaan Bayi Perempuan Menciptakan “Kesulitan Pernikahan” di Cina, India

(Berita Mingguan GITS 2 Mei 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Semakin berkembangnya “kesulitan pernikahan” di Cina dan India adalah karena kurangnya mempelai perempuan, dan alasannya adalah pembunuhan jutaan bayi perempuan, baik itu melalui aborsi ataupun infanticide (pembunuhan bayi). Kesulitan di Cina ini disebabkan oleh kebijakan “satu-anak” yang diterapkan oleh rezim komunis, sehingga memotivasi orang tua untuk mencari anak laki-laki sebagai anak tunggal mereka. Skrining pre-natal mengakibatkan aborsi untuk seleksi jenis kelamin (walaupun secara teknis ini ilegal). Ada 20 juta lebih banyak laki-laki daripada perempuan di Cina, dan 37 juta lebih banyak laki-laki daripada perempuan di India (“The ‘marriage squeeze,’” Business Insider, 23 Apr. 2015). “Jika angka kelahiran normal, di Cina seharusnya ada tambahan 66 juta bayi perempuan yang dilahirkan pada tahun 2010. Untuk India, seharusnya ada tambahan 43 juta.” Masalah ini meningkat secara dramatis. Diperkirakan bahwa sampai dengan 2050, India akan memiliki 130 laki-laki single untuk setiap 100 perempuan, dan Cina akan memiliki 186 laki-laki single untuk setiap 100 wanita.

Posted in General (Umum) | Leave a comment