ORANG-ORANG MUSLIM TERUS BERPERANG MELAWAN ORANG-ORANG KRISTEN

(Berita Mingguan GITS 05 Desember 2009, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Laporan-laporan berikut disadur dari edisi-edisi terbaru dari Worthy News. Di Somalia, Gembala sidang Ali Hussein Weheliye ditembak mati oleh militan-militan Islam pada tanggal 10 Oktober (“Islamic Militants Kill Somali Church Leader,” 16 Nov. 2009). Weheliye bertobat kepada Kristus tahun 1999. Istrinya dan putrinya saat ini sedang bersembunyi karena takut dibunuh. Serangan ini datang setelah grup al-Shabab yang bertalian dengan al-Qaida mendeklarasikan Somalia sebagai “negara Islam” dan berjanji untuk menghapuskan orang-orang Kristen dan menegakkan hukum Sharia. Di Mesir, kumpulan ramai orang-orang Muslim yang marah membakar toko-tokok milik orang-orang Kristen Koptik (“Egypt Muslims Burn Christian Shops,” 21 Nov. 2009). Selebaran-selebaran yang berjudul “Mereka Ini Harus Mati” mengajak orang-orang Islam untuk “membakar, merusak dan membersihkan negara dari orang-orang kafir jahat yang tidak bermoral ini.” Di Pakistan, sebuah toko dibom karena menjual VCD film Yesus (“Pakistan Militants Bomb CD Shop,” 23 Nov. 2009). Pemilik toko tersebut terluka kritis. Sebuah surat dilayangkan ke penjaga toko itu oleh seorang anak yang berbunyi, “Allah adalah yang terbesar” dan “kematian bagi Amerika, orang-orang Kristen dan semua Yahudi di dunia.”

This entry was posted in Penganiayaan / Persecution and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *