Pemimpin Lutheran Mengatakan Alkitab Bukan Satu-Satunya Otoritas

(Berita Mingguan GITS 26 Desember 2009, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Mark Hanson, presiden penilik dari Evangelical Lutheran Church di Amerika, mengatakan pada tanggal 6 Desember bahwa Alkitab bukanlah otoritas terakhir mengenai homoseksualitas. Dalam sebuah pertemuan di Chicago, ia mengatakan, “Pengertian kita tentang homoseksualitas hari ini sepertinya tidak tercermin sama sekali dalam konteks para penulis Alkitab,” tetapi dia berpikir bahwa hal ini tidak menjadi masalah karena “Allah masih berbicara kepada kita” (Lighthouse Trails Research, 7 Des. 2009). Jadi, menurut pemimpin Lutheran ini, Alkitab jelaslah bukan satu-satunya otoritas bagi iman dan praktek kekristenan. Betapa sedih hasil dari sola scriptura-nya Martin Luther.

EDITOR: Pembaca kiranya dapat melihat betapa berbahayanya konsep bahwa Tuhan masih menurunkan wahyu khusus hari ini. Tuhan sudah berkata di akhir dari Kitab Wahyu, bahwa Ia tidak akan menambah lagi FirmanNya di zaman gereja lokal ini (Perjanjian Baru). Jika wahyu masih turun terus, tidak akan henti-hentinya orang mencoba untuk merevisi apa yang ada dalam Alkitab dengan suatu “wahyu baru.”

This entry was posted in Kesesatan Umum dan New Age and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *