Orang-Orang Injili yang Mengunjungi Cina Diam Masalah Gereja-Gereja Rumah yang Dianiaya

(Berita Mingguan GITS 30 Januari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari Christian Newswire, 14 Januari 2010: “Institute on Religion & Democracy (IRD) kecewa terhadap cara World Evangelical Alliance (WEA) mengabaikan penganiayaan agama di Cina dalam kunjungannya baru-baru ini. Sebaliknya, mereka hanya berbicara mengenai kooperasi dengan gereja yang diregistrasi oleh pemerintah sambil mengabaikan restriksi-restriksi yang diberlakukan oleh rezim komunis terhadap gereja-gereja tidak resmi. Mayoritas besar orang Kristen Cina, yang secara konservatif diperkirakan berjumlah 80 juta, kebaktian di jemaat-jemaat yang tidak ter-register, bertemu di rumah-rumah dan tempat-tempat lain. Dalam minggu terakhir ini saja para pemimpin Aliansi Gereja Ruma Cina ditangkap oleh otoritas propinsi Hebei menurut China Aid. Gereja-gereja rumah baik di Beijing maupun Shanghai juga telah ditutup baru-baru ini oleh polisi. Di propinsi Shanxi, otoritas menghancurkan gedung Gereja Rumah Fushan, dan menjatuhkan hukuman penjara yang lama kepada para pemimpin gereja. Di bulan Desember, seorang Kristen Uighur yang bertobat dari Islam dijatuhi hukuman penjara lima belas tahun karena imannya.”

This entry was posted in Penganiayaan / Persecution and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *