Southern Baptist Menggunakan Pendekatan “emerging” untuk penginjilan terhadap Muslim

(Berita Mingguan GITS 23 Januari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Misionari Southern Baptist, Kevin Greeson, mengatakan bahwa cara untuk menjangkau Muslim adalah untuk mengendap-endap mendekati mereka menggunakan Quran, bukan Alkitab, dan untuk tidak menonjolkan gereja. Ini disebut sebagai “metode unta.” Greeson mengatakan, “Generasi kita tidak dapat puas atau senang dengan memenangkan satu orang yang terhilang kepada Kristus. Ada begitu banyak orang yang terhilang, kita tidak bisa senang dengan situasi tersebut” (“Use the Quran,” Baptist Standar, 31 Des. 2009). Orang percaya manapun yang sibuk mengabarkan Injil tentu mau melihat banyak orang diselamatkan daripada sedikit, tetapi faktanya adalah, Yesus mengajarkan jalan menuju kebinasaan adalah lebar (Matius 7:13-14). [EDITOR: Artinya memang banyak orang akan binasa] Greeson mengklaim bahwa ribuan orang Islam bertobat di semenanjung Arab dan di Iran, Pakistan, India, Bangladesh, dan Indonesia. Karena Muslim tidak menerima otoritas Alkitab, “mengutip Alkitab adalah percuma,” kita diberitahu, dan kuncinya adalah menggunakan Quran (walaupun kitab ini menyampaikan Kristus yang palsu). Metode Unta “tidak mengajar atau berkhotbah” dan menghindari mengajak para “petobat” ke gereja. Ia mengatakan, “Ketika kamu menemukan seseorang yang pendamai, jangan membuat dia bergabung dengan gerejamu, sisir rambutnya dengan cara yang berbeda dan buat dia menyukaimu. Jangan mencoba membersihkan mereka.” Tetapi Yesus memerintahkan kita untuk mengajari para petobat “melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu” (Mat. 28:18-20). Dan kita diajari dalam Firman Allah bahwa gereja adalah tiang penopang dan dasar kebenaran dan diperingatkan untuk tidak mengabaikannya (1 Tim. 3:15; Ibr. 10:25). Referensi Greeson tentang “seorang yang pendamai” berasal langsung dari program P.E.A.C.E.-nya Rick Warren. Warren mengatakan, “Ketika kamu menemukan orang pendamai, jika dia terbuka dan rela bekerja dengan anda, anda memberkati dia dan memulai pekerjaan anda dari sana….Orang pendamai ini terbuka dan berpengaruh…Orang pendamai ini tidak harus adalah seorang Kristen yang percaya. Bisa jadi seorang Muslim. Bisa jadi Yahudi” (wawancara Warren dengan Charlie Rose, 17 Agus. 2006). Pendekatan Warren yang ekumenikal dilarang dalam Kitab Suci (misal Roma 16:17; 2 Kor. 6:14-18). Kita diperintahkan untuk memberitakan Injil, dan Injil adalah kematian, penguburan, dan kebangkitan Kristus “sesuai dengan kitab suci” (1 Korintus 15:3-4). Kitab Suci adalah Firman Allah yang berkuasa dan menghidupkan yang “bekerja” entah seseorang itu menerima otoritasnya atau tidak. Iblis tidak menerima otoritasnya, tetapi Tuhan Yesus tetap saja mengutip dari Kitab Suci! Para Rasul tidak mencoba untuk mengendap-endap dengan Injil kepada seseorang dengan cara memberikan kesan palsu bahwa agamanya yang palsu mengajarkan kebenaran. Mereka tidak mencoba untuk memulai “gerakan umat” yang menakjubkan dengan cara mengumpulkan “orang-orang pendamai” yang setengah bertobat, setengah murid, dan yang tidak bergereja. Denominasi Southern Baptist sedang bergerak terus ke arah emerging church, dan banyak Baptis independen yang sedemikian buta dan tidak peduli, dan takjub dengan “sukses” sehingga mereka bersekutu dengan kesesatan ini.

This entry was posted in Kesesatan Umum dan New Age and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Southern Baptist Menggunakan Pendekatan “emerging” untuk penginjilan terhadap Muslim

  1. Donis says:

    saya pernah melakukan penginjilan kalangan orang muslim dengan menggunakan Alkitab. tetapi mereka hanya katakan “tidak faham dan mengarut saja.. itulah sebabnya saya mengambil cara anda..

  2. Yaser says:

    Di Indonesia, cara ini adalah cara lama dan tetap eksis sampai sekarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *