Gereja Inggris Mendeklarasikan Bahwa Evolusi Cocok Dengan Iman Kristen

(Berita Mingguan GITS 27 Februari 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Badan yang berkuasa di Gereja Inggris baru-baru ini menyetujui sebuah mosi bahwa evolusi cocok dengan iman Kristiani. Mosi tersebut diperkenalkan oleh Peter Capon, yang mendorong orang-orang Kristen untuk “serius mempertimbangkan bukti-bukti ilmiah dan jangan menghakimi ilmu pengetahuan terlebih dahulu karena alasan-alasan theologis” (Christian Post, 12 Feb. 2010). Ini adalah bukti lebih lanjut lagi akan betapa totalnya kebankrutan rohani Gereja Inggris. Resolusi tersebut berbarengan dengan Akhir Pekan Evolusi, di mana lebih dari 850 “gereja” memperingati Darwinisme. Gerakan yang berumur lima tahun ini adalah buah pikir Michael Zimmerman, profesor biologi di Universitas Butler di Indianapolis, yang mengatakan bahwa “orang dapat menerima semua yang diajarkan oleh ilmu pengetahuan modern sambil mempertahankan iman mereka.” Pernyataan ini benar berkaitan dengan iman agama-agama lain yang kabur, tetapi tidak benar berkaitan dengan Alkitab, yang secara jelas mengajarkan bahwa dunia diciptakan oleh Allah yang mahakuasa dalam enam hari yang literal. Ilmu pengetahuan modern telah berperang melawan Yesus Kristus dan FirmanNya yang kudus sejak abad kesembilan belas dan telah mencoba untuk menggantikan pengajaran tentang penciptaan ilahi dengan prinsip-prinsip naturalistik. Masalahnya bukanlah pada ilmu pengetahuan yang sejati, tetapi pada “ilmu pengetahuan palsu.” Evolusi Darwinian mengklaim diri sebagai sesuatu yang ilmiah, padahal ia sebenarnya adalah iman agawami yang buta dan tidak memiliki satupun bukti yang tidak terbantahkan.

This entry was posted in Science and Bible and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.