Kasih Karunia Murahan yang Dijajakan Musik Country

(Berita Mingguan GITS 20 Maret 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Musik “country” sangat populer di antara orang-orang yang mengklaim diri Kristen, termasuk sebagian Fundamentalis, tetapi musik country kontemporer tidak lain adalah rock & roll yang ditutupi oleh topeng kasih karunia murahan. Contoh paling mutakhir akan hal ini adalah lagu “People Are Crazy” oleh Billy Currington, yang mendapatkan nominasi untuk Single of the Year dan Song of the Year di Academy of Country Music Awards. Lagu ini tentang dua orang lelaki yang minum-minum di sebuah bar dan mengingat ulang akan petualangan-petualangan immoral dengan berbagai wanita. Mereka bicara tentang “kasih karunia Allah” dan hidup yang kacau, lalu bernyanyi dalam reff-nya: “God is great, beer is good, and people are crazy.” Ini diulang lima kali, tetapi Allah dalam Alkitab tidak cocok dengan hidup yang kotor. Allah memang agung dan kasih karuniaNya indah, tetapi Yesus tidak membayar harga yang mahal, mati bagi dosa-dosa manusia, supaya kita bisa terus hidup sebagaimana kita kehendaki. Ini bukanlah Injil Yesus Kristus. Ini adalah Injil murahan dari musik country, dan ia tidak akan memimpin kepada surga country melainkan kepada neraka yang kekal yang telah diisi oleh setiap individu yang mati tanpa lahir kembali. “Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik” (Titus 2:11-14).

This entry was posted in musik, Separasi dari Dunia / Keduniawian and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *