Penelitian Menghubungkan Game Video yang Penuh Kekerasan dengan Pikiran dan Tindakan yang Penuh Kekerasan

(Berita Mingguan GITS 06 Maret 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari The Washington Post, 1 Maret 2010: ‚ÄúSebuah penelitian dalam Psychological Bulletin, edisi Maret, yaitu sebuah jurnal dari Asosiasi Psikologi Amerika, menunjukkan bahwa bermain game video yang penuh kekerasan meningkatkan pikiran, sikap, dan tindakan kekerasan di antara para pemain tersebut. Dan game itu sama sekali tidak ada gunanya dalam meningkatkan tindakan-tindakan sosial. Psikologis Craig Anderson dari Universitas Iowa dan timnya menganalisa penelitian-penelitian yang sudah pernah dilakukan terhadap 130000 orang di Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Penemuannya berlaku untuk para pemain dari kebudayaan Barat dan Timur, untuk pemain lelaki maupun perempuan, dan juga untuk pemain dari kelompok umur yang bervariasi….penelitian baru tersebut menemukan bahwa pemaparan terhadap game-game video yang penuh kekerasan juga tindakan, kognisi, dan afek yang agresif. Game-game tersebut me-desensitisasi para pemain dan berhubungan dengan kurangnya empati dan kurangnya perilaku-perilaku yang pro-sosial.

This entry was posted in General (Umum), Separasi dari Dunia / Keduniawian and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *