Uskup Episkopal Mengatakan bahwa Paulus Tidak Menyerang Homoseksualitas

(Berita Mingguan GITS 06 Maret 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
V. Gene Robinson, “uskup pertama yang gay” secara terbuka di Gereja Episkopal di Amerika, mengklaim bahwa Paulus tidak menyerang homoseksualitas di Roma 1:26-27, yang berbunyi sebagai berikut. “Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar. Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.” Robinson mengatakan, “St. Paulus berbicara mengenai orang-orang yang dia tahu bersifat heteroseksual tetapi melakukan hubungan seks sesama jenis. Tidak pernah tercetus dalam pikiran orang-orang di masa lampau bahwa sebagian minoritas dari kita akan lahir dengan orientasi kasih terhadap orang-orang sama jenis. Jadi sepertinya memang melawan kewajaran untuk melakukan hal tersebut” (“First Openly Gay Episcopal Bishop,” CNSNews.com, 4 Feb. 2010). Ini adalah omong kosong. Paul menyerang tindakan homoseksual secara keseluruhannya, yang cocok dengan pengajaran seluruh Alkitab. Allah membuat pernikahan yang pertama antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan dan mengatur bahwa semua hubungan seksual di luar dari pernikahan adalah dosa (Ibrani 13:4). Robinson melanggar janji pernikahannya dua dekade yang lalu ketika ia meninggalkan istrinya dan dua putri yang masih muda untuk pindah ke rumah partner lelakinya. Dalam sebuah pidato tanggal 29 April 2009, Robinson mengatakan, “…kita layak untuk mengangkat tinggi kepala kita sebagai orang-orang gay….BUKAN hanya karena kita memutuskan bahwa kita layat, tetapi karena Allah telah menyatakannya. Bahwa kita dikasihi lebih dari imajinasi kita yang paling liar oleh Allah yang menciptakan kita sebagaimana kita ada dan yang menyatakannya baik.” Ini adalah bukti jelas akan pengilhaman Alkitab, karena kejadian seperti ini adalah penggenapan nubuat-nubuat Alkitab (misal 2 Petrus 2).

This entry was posted in Kesesatan Umum dan New Age and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *