Para Ilmuwan Menemukan Penjelasan Naturalistik Akan Tulah-Tulah di Mesir

(Berita Mingguan GITS 03 April 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Dengan rutinitas yang tinggi, para musuh Allah di kebanyakan media memakai Natal dan Paskah sebagai kesempatan untuk melancarkan serangan terhadap Alkitab. Kali ini yang menjadi penjahat adalah National Geographic, dengan sebuah program Paskah yang berjudul “bukti-bukti kuat yang menyajikan penjelasan baru akan tulah-tulah Alkitab.” Para ahli iklim telah mempelajari stalagmit-stalagmit di gua-gua Mesir dan hal-hal lain yang berhubungan dengan cuaca kuno merasa bahwa mereka telah menemukan skenario yang sebenarnya. Suatu masa kekeringan menghasilkan semacam “red tide” (air pasang merah) ke Sungai Nil. Bakteria yang sama yang menghasilkan fenomena ini juga menghasilkan banyaknya katak, yang lalu membawa banyak lalat dan serangga. Hal ini menghasilkan ternak yang sakit dan barah. Kemudian suatu ledakan gunung berapi menghasilkan hujan es, belalang, dan kegelapan. Akhirnya, suatu jenis jamur yang meracuni stok gandum membunuh para putra sulung. Mengapa hanya mereka, anda bertanya? Karena “putra sulung mempunyai hak memilih dan makan pertama, sehingga menjadi korban pertama.” Nah, itulah dia. Penjelasan “ilmiah” dari National Geographic tentang kitab Keluaran. Dan, jika anda mempercayainya, anda memiliki jauh lebih banyak iman buta
terhadap ilmu-pengetahuan-palsu daripada iman yang dibutuhkan untuk mempercayai Firman Allah yang kudus. “Tetapi Aku akan mengacungkan tangan-Ku dan memukul Mesir dengan segala perbuatan yang ajaib, yang akan Kulakukan di tengah-tengahnya; sesudah itu ia akan membiarkan kamu pergi” (Kel. 3:20).

This entry was posted in Kesesatan Umum dan New Age, Science and Bible and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *