Penelitian Menemukan Bahwa Bayi Tahu Perbedaan Antara Baik dan Jahat

(Berita Mingguan GITS 15 Mei 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Sebuah penelitian yang ekstensif yang dipimpin oleh profesor Universitas Yale, Paul Bloom, telah menemukan bahwa bahkan bayi-bayi dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat. Dalam satu eksperimen, para peneliti membuat bayi-bayi yang berumur maksimal satu tahun menonton sebuah drama tentang seekor anjing mainan yang berusaha untuk membuka sebuah kotak, sementara ada sebuah boneka beruang mencoba menolong dia dan ada satu lagi yang dengan keras kepala menduduki kotak tersebut. Para bayi semuanya lebih senang kepada boneka beruang yang mencoba untuk menolong. Bloom mengatakan, “Semakin banyak bukti-bukti yang memperlihatkan bahwa manusia memiliki moralitas yng sederhana bahkan sejak permulaan kehidupan. Dengan pertolongan eksperimen-eksperimen yang dirancang dengan baik, anda dapat melihat percikan-percikan pikiran moral, penilaian-penilaian moral, dan perasaan-perasaan moral bahkan di tahun pertama kehidupan. Sepertinya suatu perasaan antara yang baik dan yang jahat sudah ada dalam tulang” (“Babies Know the Difference,” Daily Mail, 10 Mei 2010). Sebenarnya, moralitas bukanlah ada di tulang; ia ada di hati. Manusia diciptakan dalam gambar Allah, dan walaupun ia telah jatuh dan terpisah dari Allah, gambaran moral itu tetap ada, walaupun sudah terkorupsikan. Alkitab mengatakan bahwa manusia “menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela” (Roma 2:15). Hati nurani yang memiliki moralitas ini tidaklah sempurna dan dapat menjadi keras, tetapi sudah cukup untuk membuktikan bahwa ada Allah dan bahwa manusia bertanggung jawab kepada Dia. Fakta bahwa bayi-bayi tahu yang baik dari yang jahat juga mengingatkan kita bahwa pendidikan anak harus mulai dari sangat dini. Fakta inilah membuat J. B. Buffington mengkhotbahkan sebuah khotbah berjudul “Bagaimana Caranya Kehilangan Anakmu Sebelum Ia Lima Tahun.”

This entry was posted in General (Umum) and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *