John Hagee dan Christians United for Israel Menolak Menobatkan Orang Yahudi

(Berita Mingguan GITS 05 Juni 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
John Hagee, pendiri dari organisasi Christians United for Israel, menolak usaha-usaha untuk menobatkan orang-orang Yahudi. Ia mengatakan, “Aturan pertama yang dipegang oleh Christians United for Israel adalah bahwa tidak akan ada penginjilan dalam acara-acara kami. CUFI eksis hanya untuk menghormati dan mendukung umat Yahudi, tidak pernah untuk menobatkan mereka” (Hagee, “Why Christian Zionists Really Support Israel,” 13 Mei 2010). Ini bukanlah tujuan Rasul Paulus 2000 tahun yang lalu. Ia tidak takut mempersalahkan Israel tentang pemberontakannya yang tegar tengkuk terhadap Allah dan juga penolakannya terhadap Mesias, dan dia jelas tidak ragu-ragu untuk menobatkan orang-orang Yahudi sebangsanya bagi Yesus. “….Paulus dengan sepenuhnya dapat memberitakan firman, di mana ia memberi kesaksian kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesus adalah Mesias” (Kis. 18:5-6). Kita simpati dan tidak membenci Israel, sesuai dengan Kejadian 12:3, tetapi itu tidak berarti mengabaikan dosa-dosanya dan keperluannya akan keselamatan. Sungguh, cara terbaik untuk memberkati Israel adalah dengan memberitakan kepadanya Injil yang mulia.

EDITOR: Dengan berita tentang penyerbuan Israel ke kapal Turki baru-baru ini, semangat membenci Israel kembali dikobarkan. Hal ini membuktikan bahwa nubuat Alkitab tidak pernah meleset. Alkitab telah menubuatkan jauh-jauh hari, bahwa pada akhir zaman Israel akan dibenci, dan bahkan akan diserang seluruh dunia. “Sesungguhnya Aku membuat Yerusalem menjadi pasu yang menyebabkan segala bangsa di sekeliling menjadi pening; juga Yehuda akan mengalami kesusahan ketika Yerusalem dikepung. Maka pada waktu itu Aku akan membuat Yerusalem menjadi batu untuk diangkat bagi segala bangsa. Siapa yang mengangkatnya pastilah mendapat luka parah. Segala bangsa di bumi akan berkumpul melawannya” (Zak. 12:2-3). Alkitab juga menubuatkan bahwa akan ada gereja sesat di akhir zaman, yang merupakan gabungan semua aliran yang ada (ekumene). Sebagai orang Kristen yang cinta Alkitab, kita tidak membenci Israel, tetapi menghendaki pertobatan mereka. Hati-hatilah, penggenapan nubuat sedang terjadi di depan mata kita, apakah anda siap?

This entry was posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Misi / Pekabaran Injil and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to John Hagee dan Christians United for Israel Menolak Menobatkan Orang Yahudi

  1. Hisyam says:

    wahai kristen, jangan bermimpi utk menobatkan org-org Yahudi (menjadi kristen). kalian salah. Sudah banyak sekali org Yahudi yang percaya dan menerima Yesus sbg Mesias dan juru selamat dunia yg Ilahi, tapi mereka tidak mau menyebut dirinya orang kristen. Salib tanda cita kasih Tuhan pada manusia bagi bangsa Yahudi telah berubah menjadi pedang yg mematikan. Sejarah mencatat dgn panji2 salib mengikut Kristus telah membatai bangsa Yahudi dengan sadisnya. Kristen (gereja bangsa-bangsa) saat ini sedang bangga dengan Replacement Teologi-nya, yg membuatnya dirinya merasa telah menggantikan Israel. Di seluruh dunia, Kristen secara umum memandang rendah Kitab Taurat. Jangan pernah bermimpi dapat berinteraksi dgn baik kepada org Yahudi selama kristen memegang ajaran yg merendahkan Taurat Tuhan. Penafsiran alegoris & spiritualism kalian terhadap kitab-kitab Tuhan yg dipercayakan kepada org Yahudi (Kitab2 yg ditulis dlm budaya, konteks dan sejarah Yahudi) telah merusak hubungan kristen dgn Israel.
    Kalian (kristen bangsa-bangsa) cuma cabang-cabang zaitun liar yg diokulasikan kepada zaitun asli (Israel), jgn memegahkan terhadap cabang-cabang asli zaitun. Tuhan punya rencana tersendiri bagi mereka. Berdoalah buat mereka, berkatilah mereka agar rencana Tuhan yg tlh dinubuatkan dlm kitab suci segera digenapi buat bangsa ini.
    Yesus lahir sbg org Yahudi dan 100% hidup dan menghidupi Taurat Bapa-Nya. Makanya Dia dijuluki juga sbg Taurat Yang Hidup. Namun anehnya, pengikutnya dari bangsa-bangsa non Yahudi justru membeci Taurat. silahkan baca buku2 yg ditulis oleh Bapa-Bapa Gereja, tulisan mereka sangat anti Taurat dan anti Semit.
    Aneh, Yesus yg hidup 100% taat Taurat memiliki pengikut dari bangsa-bangsa lain yang Anti Taurat. Padahal Yesus, Petrus dan Paulus telah menulis agar kita MENELADANI GAYA HIDUP Yesus yg taat Taurat Bapa-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *