Gembala Sidang Megachurch Mengritik Gereja-Gereja “Normal”

(Berita Mingguan GITS 14 Agustus 2010, diterjemahkan dari www.wayoflife.org)
Dalam sebuah khotbah baru-baru ini, Perry Noble, gembala sidang dari Gereja NewSpring yang besar di South Carolina, mengritik habis-habisan gereja-gereja tradisional. Menanggapi kritikan bahwa gerejanya terlalu berisik dan menyerupai sebuah konser, Noble mengatakan, “Saya tidak mau menjadi normal dalam hal gereja di Amerika, karena normal itu kurang cairan, normal itu mati, normal itu mudah ditebak, normal itu membosankan, normal itu tanpa kehidupan, dan ketika kubur itu kosong dan Yesus hidup dan saya telah berpindah dari maut kepada hidup, puji Tuhan, saya tidak mau menjadi normal!” (“S.C. Pastor,” Christian Post, 4 Agustus 2010). Menurut pemikiran Noble yang aneh, sebelum rock & roll dimasukkan ke dalam rumah Tuhan beberapa tahun yang lalu, semua gereja kurang cairan, mudah ditebak, membosankan, dan tanpa kehidupan. Belum 40 tahun yang lalu, TIDAK ADA gereja yang seperti NewSpring, dan tidak ada yang seperti itu selama hampir 2000 tahun ini. Tidak ada pesta-pesta rock & roll di Minggu pagi. Tidak ada. Di mana pun. Semua gereja waktu itu adalah “normal” dan “tradisional” dalam hal ini. Noble kesulitan untuk membedakan antara pesta rock & roll yang duniawi dengan semangat rohani yang saleh, tetapi jelas dua hal ini berbeda. Rock & roll memang memiliki sifat rohani, yaitu roh dunia, roh kedagingan, dan roh setan. Siapa pun yang bingung membedakan antara rock & roll dengan semangat rohani yang saleh sudah terlalu buta untuk dapat memimpin umat Allah.

This entry was posted in Kesesatan Umum dan New Age, New Evangelical (Injili) and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.