Evolusi Di Sekolah Tinggi Calvin Yang “INJILI”

(Berita Mingguan GITS 26 Februari 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini disadur dari “False Teaching Rife at Calvin College,” Around the World with Ken Ham, 17 Feb. 2011: “Semakin banyak orang yang mulai mengetahui sebenarnya apa yang diajarkan di Calvin College di Michigan. Sebagai contoh, Dan Harlow adalah Profesor bidang Biblika and pembelajaran awal Yahudi di Departemen Agama di Calvin College. Dalam sebuah paper yang baru-baru ini dia publikasikan, ia mengatakan yang berikut ini: ‘Penelitian terbaru dalam bidang biologi molekuler, primatologi, sosiobiologi, dan poligenetik mengindikasikan bahwa spesies Homo sapiens tidak dapat dilacak kembali kepada satu pasang individu, dan bahwa manusia-manusia yang paling awal tidak muncul dalam situasi yang mirip firdaus fisik ataupun moral. Karena itu adalah sulit untuk membaca Kejadian 1-3 sebagai suatu kisah yang faktual akan asal muasal manusia. Dalam pemikiran mutakhir tentang Adam dan Hawa, ada beberapa skenario yang mungkin. Yang paling meyakinkan melihat Adam dan Hawa hanya sebagai tokoh-tokoh literatur – karakter-karakter dalam sebuah cerita yang diilhami Allah tentang suatu masa lampau imajiner yang dimaksudkan untuk mengajarkan kebenaran theologi, bukan sejarah, kebenaran mengenai Allah, penciptaan, dan manusia…’ (Perspectives on Science and Christian Faith, Vol. 62, No. 3, Sept. 2010). Dalam respons terhadap umpan balik yang diterima oleh sekolah tinggi tersebut tentang apa yang dipercayai dan diajarkan oleh profesor ini (dan dia hanyalah satu dari sekian banyak yang memiliki iman “kompromi” dalam sekolah tinggi ‘Kristen’ ini), kantor Presiden dari Calvin College membuat pernyataan berikut: “Apakah yang Calvin College ajarkan tentang evolusi biologi? Calvin menegaskan bahwa satu Allah yang benar adalah Pencipta dan Desainer alam semesta ini. ….departemen ini juga menerima teori evolusi biologi (keturunan dengan modifikasi dalam jangka waktu yang panjang) sebagai penjelasan yang paling baik untuk mengerti persamaan dan perbedaan yang terlihat antara semua makhluk hidup di bumi….’ Jika tidak ada Adam dan Hawa yang literal, tidak ada kejatuhan dalam dosa yang literal, tidak ada dosa awal dan tidak ada keperluan akan Juruselamat. Pengajaran palsu Calvin College sangatlah merusak bagi otoritas Alkitab dan Injil.”

This entry was posted in New Evangelical (Injili), Science and Bible. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *