Sebuah Sekolah Tinggi Injili Mengangkat Seorang Katolik Menjadi Presiden

(Berita Mingguan GITS 26 Februari 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini dari Proclaiming the Gospel, Februari 2011: “Dunia Injili terkejut ketika Dewan Pengurus King College, di New York City, mengumumkan bahwa mereka telah sepakat satu suara menunjuk Dr. Dinesh D’Souza untuk melayani sebagai Presiden kelima dari sekolah itu. ‘D’Souza adalah model ideal seorang lulusan King College,’ demikian pernyataan website sekolah tinggi tersebut. Website pribadi D’Souza menyatakan bahwa dia adalah ‘seorang Katolik yang percaya doktrinnya tetapi jelek dalam prakteknya.” Pada tanggal 2 Desember 2010, sebuah acara pelantikan khusus dilaksanakan bagi Presiden D’Souza di Fifth Avenue Presbyterian Church di New York. Ini adalah gereja yang sangat liberal yang digembalakan bertahun-tahun oleh almarhum Dr. John Sutherland Bonnell, seorang sesat yang terkenal karena karyanya meruntuhkan tembok antara Katolik dan Protestan. Pada tahun 1966, dia [Bonnell] mendapatkan medali perak dari Paus Paul VI dalam sebuah pertemuan pribadi untuk segala pencapaian ekumenikalnya. Billy Graham dikritik oleh almarhum Dr. Martyn Lloyd-Jones karena mengikutsertakan Bonnell dalam pelayanan mimbarnya dalam salah satu acara penginjilan yang dia lakukan di Inggris Raya.”

This entry was posted in Ekumenisme, New Evangelical (Injili). Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *