Harold Camping Mengatakan Bahwa Dia Benar

(Berita Mingguan GITS 28 Mei 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Menjawab pertanyaan mengapa hari penghakiman tidak datang tanggal 21 Mei seperti yang dia prediksikan, Harold Camping mengatakan bahwa sebenarnya hari penghakiman memang datang! Berbicara langsung di siaran Family Radio-nya pada tanggal 23 Mei, Camping mengatakan, “Allah mendatangkan Hari Penghakiman ke atas seluruh dunia. Ini akan berlanjut hingga 21 Oktorber 2011, dan pada saat itu seluruh dunia akan dihancurkan.” Dia mengklaim bahwa prediksi-prediksi dia sebelumnya adalah benar juga, karena mereka digenapi “secara rohani.” Pada tanggal 12 Mei 1988, penghakiman datang ke atas gereja-gereja, dan pada tanggal 7 September 1994, penghakiman berlanjut kepada gereja-gereja. Camping dan juga para penebak Global Warming memiliki formula “selalu menang” yang sama. Apapun yang terjadi, mereka selalu benar! Ini mengingatkan kita tentang almarhum “Reverend Ike” yang nyentrik yang sering berkata, “Kamu tidak akan kalah kalau memakai cara saya.” Tidak diragukan lagi, ketika 22 Oktober nanti tiba, Camping akan berkata, “Seluruh dunia telah dihancurkan kemarin!” Kasus Camping ini mirip dengan semangat William Miller untuk menentukan tanggal kedatangan kembali Yesus pada abad 19. Ketika tanggal yang dia tentukan, 1843, terbukti salah, dia mengubah tanggalnya menjadi 1844. Puluhan ribu orang mengikuti prediksi Miller, dan banyak kelompok “adventis” yang tidak alkitabiah muncul karena atmosfir semangat agamawi tersebut. Setelah Oktober 1844 berlalu tanpa kejadian yang menghebohkan, Ellen Harmon mengatakan bahwa dia mendapatkan penglihatan, di mana dia belajar bahwa kedatangan kembali Yesus bukanlah ke bumi melainkan ke ruang maha kudus di Surga untuk memulai menyelidiki catatan-catatan pekerjaan manusia. Ellen menikah dengan James White dan mereka mendirikan gereja Seventh-day Advent, yang masih bersama kita hari ini dengan banyaknya kesesatannya (seperti Investigative Judgment, Editor: doktrin bahwa penghakiman atas orang Kristen telah dimulai sejak tahun 1844) yang diajarkan oleh seorang nabi wanita. Penafsiran nubuat secara normal-literal adalah perlindungan terhadap eksegsis allegorical yang liar, dan metode penafsiran ini mengajarkan kita bahwa Hari Pengangkatan orang-orang kudus Perjanjian Baru bisa terjadi kapan saja, penghakiman dunia akan mengikuti kejadian itu, dan segala ejekan orang-orang yang tidak percaya tidak akan menghentikan ini. “Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat. 10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap” (2 Pet. 3:9-10).

This entry was posted in Akhir Zaman / Nubuatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *