Gereja Episkopal Menyerah Kepada Paus

(Berita Mingguan GITS 11 June 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Gereja Episkopal St. Luke di Bladensburg, Maryland, kini bergabung dengan Gereja Katolik di bawah peraturan baru Vatikan yang sengaja dibuat untuk memancing para Protestan yang merasa kurang puas (“Episcopal Church in Bladensburg to Convert,” The Washington Post, 6 Juni 2011). Peraturan-peraturan baru tersebut, yang diciptakan tahun 2009 oleh Paus Benediktus, mengizinkan gereja-gereja Anglikan (Episkopal adalah Anglican di Amerika) untuk mempertahankan sebagian ritual dan tradisi mereka, termasuk imam-imam yang menikah. Anggota-anggota gereja di St. Luke mengatakan, “mereka sedang memuaskan kerinduan mereka akan otoritas agama yang jelas” dengan cara menyerahkan diri ke bawah otoritas kepausan. Mereka mengatakan bahwa sungguh senang sedang membalikkan Reformasi Protestan. Gembala sidang Mark Lewis mengatakan bahwa dia telah “memesan sebuah patung Maria yang besar dan berencana akan mengajarkan lebih banyak lagi tentang doa rosario.” Walaupun Gereja Roma Katolik telah dilemahkan selama setengah abad terakhir – melalui skandal moral, hilangnya sejumlah besar imam, dan negara-negara barat yang semakin sekuler – pengaruhnya tetap sangat besar. Banyak denominasi Protestan sudah tidak lagi memiliki “protes” apa-apa; semangat pro-Roma kini membanjiri dunia Injili, sementara gerakan Kharismatik, musik Kristen kontemporer dan gerakan doa kontemplatif, semuanya menjadi jembatan menuju Roma.

Editor: Denominasi-denominasi Protestan keluar dari Roma tetapi keluar kepalang tanggung, masih banyak meminjam sistem Roma, seperti sinode, “pendeta” sebagai imam, “perjamuan kudus,” baptisan bayi, dll. Tidak heran bahwa kini mereka kembali ke Roma. Puji syukur bahwa sejak dulu, ada gereja-gereja yang tidak pernah menjadi bagian dari Roma, seperti kaum Waldenses, Paulician, Anabaptis, dan yang di zaman sekarang ini adalah kaum Baptis.

This entry was posted in Ekumenisme, Katolik. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *