Maria, Ratu dari Gereja Alam Semesta

(Berita Mingguan GITS 23 Juli 2011, sumber: www.wayoflife.org)
Sebuah bangunan Roma Katolik, Basilika Kuil Nasional Maria, Ratu Alam Semesta, terletak di Orlando, Florida, dekat Disney World. Brosur resmi dari basilika tersebut mengatakan, “Sebagai orang-orang Katolik, kita memandang kepada Maria, Bunda Allah, untuk inspirasi, penguatan dan pertolongan dalam kehidupan kita. ….[Basilika tersebut] menekankan devosi kepada Bunda Allah sebagai salah satu karunia yang diberikan Allah yang memungkinkan kita untuk mencapai keselamatan yang Kristus berikan melalui pengorbanan hidupNya di kayu salib.” Jadi, menurut dokumen Katolik ini, Maria memainkan peran dalam keselamatan, yang adalah kesesatan yang membinasakan. Bahwa Maria yang diusung oleh Roma Katolik disembah sebagai ratu Surga adalah bukti yang jelas bahwa dia adalah berhala kafir yang telah dikristenkan, karena satu-satunya “ratu surga” yang disebut dalam Alkitab adalah seorang dewi yang disembah oleh orang-orang Yahudi pada saat kehancuran Bait Suci pertama (Yeremia 7:18; 44:17-25). Penyembahan bunda-dewi yang kuno, yang mulai dari Babel dan menyebar ke seluruh dunia, dibaptis oleh Gereja Roma Katolik sebagai Madonna-Anak. Untuk melihat foto-foto Maria di atas kayu salib dan Maria di takhta Allah di basilika Santa Maria Maggiore, Maria di atas kayu salib di Church of the Mother of God of Polish Martyrs di Warsaw, dan Maria di atas tabut perjanjian, lihat di website berikut ini – http://www.wayoflife.org/maryolatry/index.html

This entry was posted in Katolik. Bookmark the permalink.

26 Responses to Maria, Ratu dari Gereja Alam Semesta

  1. budiaryotejo says:

    Pak Steven.
    Statement anda nampaknya tidak sesuai dengan pemahanan katolik.
    Umat katolik tidak menyembah berhala yg anda katakan.Pemahaman demikian adalah pemahaman protestan.

  2. Dr. Steven says:

    Jadi, apakah anda menyangkal bahwa Katolik menggelari Maria “ratu Surga”?
    Apakah anda menyangkal bahwa Katolik berdoa kepada Maria?
    Apakah anda menyangkal bahwa Katolik memegang doktrin bahwa Maria ikut berpartisipasi dalam karya keselamatan Yesus Kristus?
    Apakah anda menyangkal bahwa Katolik membuat patung Maria di mana-mana, dan jutaan Katolik berdoa di hadapan patung tersebut kepada Maria, dan menciumi patung-patung itu?

  3. budiaryotejo says:

    Kami tdk menyangkal.
    Mari kita check statement diatas.
    Menurut anda, menurut anda siapakah Maria sampe Tuhan memilihNya?
    Tahukah anda tugas Maria sehingga Tuhan memilihNya ? Klo anda mengetahui tugas dan peran dia, apakah ini penyesatan?
    Kami menyembah Maria ? Nah inilah pernyataan anda yg menyesatkan,krn kami tidak menyembahNya.
    Apa salahnya membuat patung Maria?
    Patung Maria dicium-cium2 ? Katolik hanya mencium patung Yesus ya benar pada saat sebelum paskah.

  4. eliyusu zai says:

    Saudara Budiaryotejo,
    saya bingung dengan daya nalar saudara.?
    Atau saudara kurang sering membaca Alkitab yg SATU-SATUNYA Firman Tuhan.?
    Saya beritahu kepada saudara., ajaran apa saja yang berada diluar pengajaran Alkitab itu adalah sesat..!!
    Seringlah baca Alkitab pak..! Pakailah akal sehat yang telah Tuhan berikan kepada Anda dalam memahami segala perubahan di dunia ini.
    Hati-hati… Ini adalah hari hari akhir bagi dunia ini… Kasihan saudara kalau punya iman yang salah. Thanks…

  5. budiaryotejo says:

    Eliyusu,
    kalo anda hanya mendasarkan pada alkitab saja adalah wajar. Klo dasar iman kami ada 3 pilar yaitu pengajaran tradisi dan alkitab dan magisterium itu sendiri. Jadi klo anda berdasarkan 1data base saja yi. Alkitab ya wajarlah. Beda klo ada 3 data base.
    Saya kira sy cukup tahu tentang alkitab dan saya jg pake akal dan nalar sehat saya.
    Saya rasa saya sdh dgn benar dan tepat beriman kok. Jadi apanya yg salah?

  6. eliyusu zai says:

    Oooo…
    Kalian punya aturan diluar Alkitab tohh???
    Pantas aja dah sesat…..
    Hahahahahahaha….
    Kasihan dirimu, pak.
    Anda telah membagi Iman anda. Seharusnya orang kristen yang benar hanya Alkitab saja yang menjadikan fondasi hidupnya..
    Karna hanya dalam Alkitab saja kita dapat temukan karya Penebusan kristus.

  7. eliyusu zai says:

    Oh iya, mengenai tradis yang bapak bilang. Renungkan firman Tuhan ini.

    “Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus.” (Kolose 2:16-17).

    Gmana??

    Mengenai Magisterium, apa maksud bapak hal2 yang berhubungan dgn magic? Atau hal2 aneh??
    Itupun dah diluar kebenaran…

  8. budiaryotejo says:

    Ah maklum anda rupanya perlu belajar alkitab. Saya pikir anda jagonya. Check perkataan alkitab bahwa pengajaran Yesus dan mujizatnya klo ditulis di alkitab tidaklah akan cukup! !!!! Lalu dimana pengajaran Yesus yg lain?
    Saya juga maklumkan anda tdk tahu apa itu magisterium, anda kira setan gentayangan,magiclah..,maka pelajari kristen katolik,jangan berprasangka buruk dahulu. Saya kuwatir anda sdh terkooptasi konspirasi negatif dan buruk yg selama ini anda pikirkan yg tidak jelas kebenarannya.

  9. eliyusu zai says:

    begini lho pak…
    tahun ini aku baru belajar ilmu teologi yang benar karna selama ini aku sibuk di dunia sekuler (pendidikan). jadi, nti aku akan tahu..

    mengenai mujijat yang Tuhan Yesus lakukan saya sangat percaya itu dulu terjadi.
    tetapi sekarang dia gak suruh kita buat mujizat juga seperti rasul-rasul, namun saya percaya Tuhan menjawab doa.

    kembali ke artikel atas,
    setahu saya, dan banyak sumber saya dapatkan bahwa sekarang orang katolik membuat patung Maria gak hanya di gereja tetapi di gua-gua dan mereka datang menyembah patung itu…

  10. eliyusu zai says:

    pak budiaryotejo, maaf masalah magisterium tadi, masalah kepausan tohhhh bukan magic magic… hehehehe

    by the way, klo boleh saya tahu apakah bapak tahu dan ayat mana di Aliktab bahwa Sri paus itu memiliki kekuasaan atas para uskup lainnya..??

    2 petrus 2:19 Mereka menjanjikan kemerdekaan kepada orang lain, padahal mereka sendiri adalah hamba-hamba kebinasaan, karena siapa yang dikalahkan orang, ia adalah hamba orang itu. ayat ini cocok menggambarkan kepausan kalian itu….!!!!!

  11. budiaryotejo says:

    Syalom Eliyusu,

    saya akan membahas satu per satu pertanyaan anda.
    Apakah umat katolik menyembah patung ( Maria/Yesus/ Santo/Santa ) ?
    saya akan pisahkan pengertiannya dahulu begini dan ini masalah pola pikir kita .
    kalo kita menyembah/menghormati suatu materi berwujud batu/pohon/kayu dsb tetapi tanpa ada suatu penggambaran/makna dalam materi tersebut maka secara logika kita dapat menyebut penyembahan/penghormatan pada materi tersebut tanpa makna. Namun kalo yang kita sembah/hormat adalah sesuatu wujud maka ini secara logikanya kita memaknai penggambaran sesuatu yang tersirat dalam wujud itu. Ambil contoh sederhana saja klo anda punya lukisan/foto orang tua ( kakek) anda yang sdh meninggal misalnya ( maaf ) apakah anda dapat mengatakan bahwa anda menyembah foto/lukisan tersebut ? tentu tidak bukan..!! tetapi siapa yang terkandung /makna/pribadi yang ada dalam lukisan ato foto tersebut dan logika anda pasti mengarah kepada kakek anda yg sdh anda kenal. Jadi kira2 demikian cara berpikir kita.

    Jadi klo kami kristen katolik menyembah Maria bukan berati menyembah pada patungnya akan tetapi kita menghormati pribadi /sosok yang tersirat ato tergambar oleh patung tersebut.

    Satu lagi pola berpikir , bahwa kita tidak dapat memahami,mengerti,kenal sesuatu yang tidak nyata alias abstrak. Ambil contoh, anda mengenal gambar harimau, mengapa mereka bisa menggambar harimau ? karena mereka/kita tahu bagaimana wujud sebenarnya harimau itu. Nah bagaimana dengan Tuhan ? yg awalnya sulit kita kenal dalam rupa apakah Ia dan akhirnya kita sampe mengenal Dia dalam wujud manusia Yesus. Nah berangkat dari logika ini kita sekarang bisa menggambarkan bagaimana manusia Yesus itu. Nah kalo sudah mengenal dan tahu tentu kitapun bisa mengambarkan secara visual bukan …!! Nah kalo kami umat kristen katolik berdoa di hadapan patun Yesus, Maria,Orang2 kudus…kami memaknai secara mendalam siapakah pribadi yang tersirat didalam patung itu, jadi kami menyembah/menghormati bukan patung itu sendiri……inilah yang seharusnya dipahami oleh anda terutama saudara kami Protestan. Tolong anda check apa tanda/simbul salib digereja anda…….jangan2 nanti dikira mengkultuskan salib yang tanpa makna itu. Tetapi pemikiran kamipun tidak sejelek itu. Jadi tolong saudara2 kalian bahkan para pendeta kalian coba untuk berlogika secara modern.

    Untuk check coba anda tanyakan kepada setiap kami apakah kami menyembah patung ?

    pertanyaan anda Sri Paus memiliki kuasa atas uskup2 dialkitab ?
    Pertanyaan anda ini rada aneh, tapi oklah…….di alkitab tidak ada. Ini hanyalah masalah tehnis management, bagaimana Paus mengembangkan misi Tuhan Yesus sampe ke seluruh dunia dengan mengangkat perwakilan2 Uskup. Miriplah Tuhan Yesus menunjuk para rasul untuk mengajar dan penyebaran ajaran Kristus.
    Namun di Alkitabpun sudah tersirat cara tehnis management , Tuhan memberikan arahan/petunjuk dan mendelegasikan kepada para rasul/murid dan pengikutnya.

    Anda salah mempersepsikan dan penapsiran dengan ayat 2 Petrus 2:19
    Anda telah menuduh dengan tuduhan yang tidak berdasar, dasar anda adalah konspiratif. Klo ajaran kami kristen katolik sesat, pasti tidak akan bertahan 2000 tahun. Namun mari kita check ajaran Martin Luther (protestant ) guru anda 400 tahun yang lalu dan hasilnya sampe saat ini terpecah menjadi 28.000 lebih demoninasi. Ini luar biasa bukan ? saya tidak mau mengatakan karena ini cocok dengan ayat tersebut. Saya tidak pantas mengatakan hal itu.

  12. eliyusu zai says:

    Syalom pak budi.

    Mengenai Maria, Anda menyangkal kalau kalian menyembahnya?? Oklah itu hak anda, tapi saya pernah ikut di misa katolik dan sangat jelas bahwa dalam kebaktian itu Maria lebih di agungkan.

    Mengenai simbol salib, mengapa salib kita berbeda?
    Di simbol salib bpak masih ada Tuhan Yesus tersalibkan sementara bagi kami tidak. Nah, ini alasannya pak, lambang salib kami, itu menunjukkan bahwa Tuhan Yesus yang kami sembah hanya tersalib 2000 yg lalu, setelah Dia mati dan dikuburkan maka pada hari yang ketiga bangkit terus setelah bertemu dengan Murid2nya Tuhan Yesus terangkat ke surga jadi hari ini lambang salib itu tinggal salib saja, karna sudah selesai semua karya Tuhan dalam menebus UmatNya.

    Menurut saya, kita boleh menggambarkan secara visual asal tidak bertentangan Firman Tuhan. Tapi, banyak penggambaran visual yg katolik lakukan menjadi salah dan tidak sesuai dgn Alkitab

    Mengenai Paus,
    bapak bilang Paus itu mirip saat Tuhan Yesus memberi tugas kepada Murid2nya.
    Jadi, saya simpulkan Paus itu menggantikan POSISI TUHAN. Dan itu salah besar.

    Yah, mengenai katolik yang sesat, kok masih bisa bertahan ya?
    Kok gereja setan bisa juga bertahan ya sampe hari ini.? Karna Tuhan Yesus sendiri bilang mengenai “gandum dan ilalang” bahkan ketika ada murid yg sok jagoan ingin mencabut ilalangnya Tuhan marah. Jadi, dalam jemaat perjanjian baru, Tuhan menyatakan kebebasan beragama.
    Dalam sejarah, justru katolik banyak membunuh anak2 Tuhan yang menyatakan kesesatan katolik.

    Mengenai denominasi protestan, nah itu haknya mereka dan tak ada yang luar biasa.

    Sebenarnya, dalam jemaat perjanjian baru, Tuhan mau jemaat lokal yang independen dan berdasarkan Alkitab saja seluruh pengajarannya.

  13. budiaryotejo says:

    Saudaraku Eliyusu,

    Mengenai kristen Katolik mengagung-agungkan Maria di Kebaktian / Misa menurut anda salah besar. Karena dlm liturgi kami tidak demikian. Coba anda telaah mengenai liturgi Katolik kalo mau…??? atau kalo anda mau akan saya berikan dan dapat anda check nanti.

    Mengenai tanda di salib , nah itulah bedanya . Anda hanya menjelaskan secara historikal saja dan salib itu pada zaman itupun umum.
    Dasar pemikiran Katolik adalah :
    1. Karena Kristen Katolik mengenal Tuhan Yesus dan tahu bagaimana rupa Allah dalam wajah Yesus, maka secara nalarpun kita bisa menggambarkannya secara visual.
    Kita tidak menggambarkan berupa Suara2,Guntur, Api atau burung merpati. Tetapi manusia Yesus.
    2. Kristen Katolik tegas menggambarkan salib itu benar2 Tuhan Yesus dan tidak menggambarkan 2 penjahat di samping Yesus atau yg lainnya. Kami kawatir dugaan banyak orang kalo tanda salib saja , siapakah yang digambarkan dalam salib itu , Tuhan Yesus atao 2 penjahat disampingnNya. Semoga kami kristen Katolik tidak memahami seperti demikian. karena kamipun sangat menghargai saudara kami Protestan.
    Jadi itulah bedanya pemahaman antara anda dan saya.

    Coba dapat anda tunjukan kepada saya ayat mana dalam kitab suci bahwa penggambaran visual Katolik salah dan tidak sesuai dgn Alkitab ?

    Mengenai posisi Paus wakil Tuhan salah besar ? Pertanyaan untuk anda :
    Tahukah anda siapakah penerus pengajaran Tuhan Yesus ?
    Pehatikan Apa kata Yesus kepada Petrus dalam ayat2 berikut :
    (Mat 16: 15-19). Ayatnya sebagai berikut:

    Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”

    Jemaat/ Gereja ini akan disertai oleh Kristus sampai akhir jaman,

    Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

    Jadi apa artinya ini ? Kalo tidak tahu akan saya jelaskan saudaraku.

    Katolik sesat ???? nah inilah pokok persoalannya ? rupanya apa yg sudah saya sebut diatas, ini adalah konspirasi yang tidak ada kebenarannya. Pengalaman 2000 tahun adalah pengalaman perjalanan hidup katolik yang penuh cobaan,tantangan,fitnah, jatuh bangun dsb tidak dari internal gereja saja tetapi diluar gereja juga banyak.

    Coba check mengapa Protestan dapat terpecah menjadi demikian banyak, apa sebabnya. Pernahkah anda mempelajarinya ? kesalahannya dimana ? gampang kok saudaraku.

    Peryataan anda terakhir , umat perjanjian baru hanya berdasarkan alkitab seluruh pengajarannya. Saya mengamini dan saya juga percaya itu, tetapi tahukan anda bahwa seluruh alkitab yang terbentuk itu adalah dasarnya dari ajaran LISAN/pengajaran lisan ( tradisi) alias tidak tertulis yang secara tradisi diajarkan oleh Rasul2, baru abad 100 an dituliskan. Dari Ajaran2 itupun tidak seluruhnya 100% dituliskan, tetapi sudah menjadi tradisi umat awal gereja.

  14. eliyusu zai says:

    Apa bukan mengagungkan Maria dengan memberi gelar “Bunda para segala bangsa, ratu surga..?

    Mengenai salib katolik dan patung Yesus dan Maria kalau bapak secara yakin itu menggambarkan Tuhan Yesus, yah okelah..
    Tapi ingat, dalam hukum taurat Tuhan menentang dan melarang membuat berhala yang menyerupai apapun.

    Mengenai katolik, bapak bilang tidak pernah sesaaat..?
    Ouhh, kurang tau sejarah katolik ya, tentang surat pengampunan dosa yang dikeluarkan oleh paus.? Apa itu tidak sesat?? Masa ada surat pengampunan dosa.? Yang bener ajalah pak…!! Masa katolik gak sesat??
    Emang itu konspirasi kok, konspirasi Paus demi ambisinya membangun gereja terbesar, makanya dia menuntun manusia masuk neraka. Dan ini bukan fitnah, aq gk tau ya klo bpak sendiri tutup hati dan mata mengenai hal ini.

    Enak ya, bapak mengutip Firman Tuhan tanpa memperhatikan konteks. Firman yang bapak maksud itu menunjuk pada gereja lokal yang independen. Gereja Gak boleh dibawah kuasa apapun termasuk negara, bahkan maut sekali pun.

    “Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
    dalam ayat ini saja catolik sudah salah tentang baptisan Bayi. Baptisan itukan berfungsi untk menjadikan murid, emang bayi bisa apa? Ngerti apa? Kok masih bayi dah dibaptis??

    Klo Firman Tuhan perjanjian baru ditulis setelah 100 M, kok dalam wahyu Tuhan berfirman kepada yohanes dengan mengatakan “Tuliskanlah kepada jemaat…” ?? Klo emang gak ditulis kan Tuhan pasti bilang “katakanlah atau sampaikanlah”.

    Bener-bener heran deh aku, masa bapak gak tau itu semua?

  15. budiaryotejo says:

    Shalom,
    Pertanyaan anda :
    Apa bukan mengagungkan Maria dengan memberi gelar “Bunda para segala bangsa, ratu surga..?
    Jawab : Adakah wanita diduna ( seluruh bangsa ) ini yg dipilih Tuhan selain Maria ?
    Apa salahnya kami menyebut ibu segala bangsa !! sama seperti Abraham bapak segala bangsa….!!!
    Disebut ratu surga …..
    Dasar Alkitab :
    Why 12:1: Seorang perempuan berselubungkan matahari dan bermahkotakan dua belas bintang.
    1 Raj 2:19: Raja Salomo memberikan tempat kepada Batsyeba, ibu-Nya, disebelah kanannya; demikian pula Kristus, kepada Bunda-Nya
    Neh 2:6: Bunda Sang Raja sebagai Ratu, duduk di sisi Raja.
    Mzm 45:10: Permaisuri berpakaian emas dari Ofir berdiri di sebelah kanan Sang Raja- [yang adalah Kristus]
    2 Tim 4:7-8: Rasul Paulus mengatakan bahwa baginya telah tersedia mahkota kebenaran, karena telah memelihara iman.
    Yak 1:12: Mereka yang bertahan sampai kesudahannya akan menerima mahkota kehidupan.
    1 Pet 5:4: Gembala Agung akan memberikan kamu mahkota yang tidak dapat layu.
    Why 2:10: Yesus akan memberikan mahkota kehidupan kepada umat beriman.
    Keb 5:16: Orang- orang benar akan menerima mahkota yang indah dari tangan Allah.
    Dasar Tradisi/Ajaran bapa2 gereja awal :
    St. Athanasius (296-373): “Jika Sang Anak adalah Raja, maka ibu yang melahirkan-Nya adalah layak dan sungguh pantas disebut sebagai Ratu dan yang berkuasa.” (seperti dikutip oleh St. Alfonsus Liguori, dalam The Glories of Mary, ch. 1.i)
    St. Andreas dari Krete (abad ke 7): “Bunda-Nya yang tetap perawan yang dari rahimnya, Tuhan mengambil rupa manusia, kini dipindahkan oleh-Nya dari tempat tinggalnya di dunia menjadi Ratu umat manusia.” (Homily 2 on the Dormition of the Blessed Mother of God, PG 97,1079b, dikutip oleh Paus Pius XII dalam Ad Caeli Reginam.) Selanjutnya ia berkata, “Ratu dari segenap umat manusia, setia terhadap arti dari namanya itu, yang ditinggikan di atas segalanya, walau tidak menjadi di atas Tuhan sendiri.” (Homily 3 on the Dormition, Ibid.)
    St. Bernardinus dari Siena (1380-1444): “Ketika Maria setuju untuk menjadi Bunda dari Sabda Ilahi, maka oleh persetujuannya ia memperoleh gelar Ratu bagi dunia dan semua ciptaan.” (seperti dikutip oleh St. Alfonsus Liguori, dalam The Glories of Mary, ch. 1.i)
    St. Louis de Montfort (1673-1716): “Tuhan menjadikan Maria ratu surga dan bumi; pemimpin pasukan-Nya …. pembagi rahmat-Nya, pekerja mukjizat-mukjizat-Nya, penghancur musuh-Nya dan penolong yang setia di dalam pekerjaan- pekerjaan-Nya dan kemenangan-Nya.”…. “Betapa tepatnya, ketika St. Albertus Agung menghubungkan sejarah Ratu Ester dari Kitab Ester sebagai gambaran Ratu Maria kita!…. Ia [Ester] berdiri di hadapan Raja Ahasuerus dan memohon bagi bangsanya: “Jika engkau berkenan kepadaku, O Raja, kabulkanlah permohonanku demi bangsaku.” Lalu, karena kasihnya kepada Ester, Ahasuerus mengabulkan permohonannya dan mendekritkan ekselamatan bagi bangsa Yahudi. Maka, bagaimana Tuhan dapat menolak Bunda Maria, yang dikasihi-Nya dengan limpah, ketika ia memohon bagi bangsanya, yaitu para pendosa yang mempercayakan diri mereka kepadanya?” (St. Alfonsus Liguori, The Glories of Mary, ed. Msgr Charles Dollen, (New York: Alba house, 1988) p. 4-5)

    Pernyataan anda :
    Mengenai salib katolik dan patung Yesus dan Maria kalau bapak secara yakin itu menggambarkan Tuhan Yesus, yah okelah..
    JAWAB: ( Nah anda mengakui, namun kami tetap menghargai saudaraku Protestan ).

    Pernyataan anda :
    Tapi ingat, dalam hukum taurat Tuhan menentang dan melarang membuat berhala yang menyerupai apapun.
    JAWAB : Betul kita sepakat tidak boleh menyembah berhala. Saya pertegas ,Artinya berhala yang menyaingi ato selain Tuhan itu sendiri.

    Pernyataan anda :
    Mengenai katolik, bapak bilang tidak pernah sesaaat..?
    Ouhh, kurang tau sejarah katolik ya, tentang surat pengampunan dosa yang dikeluarkan oleh paus.? Apa itu tidak sesat?? Masa ada surat pengampunan dosa.? Yang bener ajalah pak…!! Masa katolik gak sesat??
    Emang itu konspirasi kok, konspirasi Paus demi ambisinya membangun gereja terbesar, makanya dia menuntun manusia masuk neraka. Dan ini bukan fitnah, aq gk tau ya klo bpak sendiri tutup hati dan mata mengenai hal ini.

    Jawab :
    Bagaimana anda tahu soal Pengampunan dosa ( Indulgensi ) ? karena kaum Protestan jaman sekarang kurang paham akan ajaran Indulgensi maka wajar kalo anda menuduh demikian karena anda tidak mau mempelajari sejarah.
    Pengajaran Indulgensi adalah penghapusan siksa-siksa temporal di depan Allah untuk dosa-dosa yang sudah diampuni. Warga beriman Kristen yang benar-benar siap menerimanya, di bawah persyaratan yang ditetapkan dengan jelas, memperolehnya dengan bantuan Gereja, yang sebagai pelayan penebusan membagi-bagikan dan memperuntukkan kekayaan pemulihan Kristus dan para kudus secara otoritatif.”
    Paus Leo X (1513-1521), memberikan indulgensi kepada orang-orang yang memberikan sumbangan untuk pembangunan Gereja St. Petrus, namun bukan karena mereka memberi uang, tetapi karena sebagai ungkapan perbuatan baik. Dan bukan itu saja, yang ingin mendapatkan indulgensi harus memenuhi kondisi yang disebutkan diatas, seperti: doa, berpuasa, dan sedekah, yang semuanya harus dilakukan dengan disposisi hati yang benar.
    Sayangnya ada satu oknum yi. Uskup di Jerman bernama Tetzel menyalahgunakan ajaran itu sendiri dengan menjualnya / korupsi dgn alasan membangun Basilika dan biaya perang salib. Untuk praktek semacam itulah Martin Luther menprotes hal itu, Namun Martin Luther pun mengamini PENGAJARAN indulgensi itu sendiri secara benar.
    Jadi klo ajaran Idulgensi Katolik itu sesat anda SALAH BESAR…!!!!!!
    Check Pernyataan guru anda Martin Luther
    Thesis no. 49 membuktikan hal ini di mana Luther mengatakan bahwa indulgensi sebenarnya “berguna”. (Sumber: Martin Luther, Disputation of Doctor Martin Luther on the Power and Efficacy of Indulgences, 1517, Project Wittenberg, 2 July 2008).

    Pernyataan anda :
    Enak ya, bapak mengutip Firman Tuhan tanpa memperhatikan konteks. Firman yang bapak maksud itu menunjuk pada gereja lokal yang independen. Gereja Gak boleh dibawah kuasa apapun termasuk negara, bahkan maut sekali pun.
    JAWAB :
    saudaraku , saya sangat sangat memperhatikan konteksnya. Tahukah anda artinya ?
    Artinya Yesus telah memberikan kuasa kepada Petrus dan penerusnya turun temurun kunci kerajaan surga,Kuasa peyebaran ajaran Kristus.
    Apa maksud anda Gereja Lokal Independen ?? Apa dasar anda Gereja tidak boleh dibawah kuasa apapun ?
    Tolong ya andapun sekarang ini dibawah kuasa siapa ? Pendeta ? dari Denominasi apa ? Itu suatu lembaga perorangan atau apa ?
    Anda adalah domba dibawah otoritas Pendeta / gembala, demikian juga saya dibawah Pastor…Uskup gembala pastor…….Paus gembala para uskup.
    Tolong pola pikir anda sedikit dibuka bagaimana mengorganisakan umat yang begitu besar jumlahnya milyaran.

    Pernyataan anda :
    dalam ayat ini saja catolik sudah salah tentang baptisan Bayi. Baptisan itukan berfungsi untk menjadikan murid, emang bayi bisa apa? Ngerti apa? Kok masih bayi dah dibaptis??
    JAWAB :
    Pernyataan anda seperti penganut Protestan Baptis, Sudahkah dibawah ini dijelaskan ama pendeta ato gurumu ?
    Baptisan bayi berkaitan erat dengan doktrin DOSA ASAL. Gereja Katolik mengajarkan setiap manusia lahir ke dunia dalam keadaan berdosa oleh akibat dosa asal yang diturunkan oleh Adam manusia pertama, maka dengan demikian, Gereja Katolik juga memberikan jalan bagi pembaptisan bayi, yang dimaksudkan untuk membersihkan sang bayi tersebut dari dosa asal, dan mempercayakan pertumbuhan imannya ke tangan para orang tua dan orang tua baptis anak tersebut; karena Gereja mengenal pembaptisan sebagai jalan untuk membawa anak tersebut kepada Keselamatan.
    Dasar Alkitab :
    Dalam kitab Kejadian dinyatakan bahwa Adam dan Hawa telah berdosa dan oleh karena itu, maka Adam dan Hawa dan seluruh keturunannya harus menanggung dosa. (lih Kej 2).
    “Tetapi karena dengki setan maka maut masuk ke dunia, dan yang menjadi milik setan mencari maut itu.” (Keb 2:24).
    “Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.” (2 Kor 11:3; lihat juga 1 Tim 2:14; Rm 5:12; Yoh 8:44).
    Dosa manusia pertama adalah dosa kesombongan (lih. Rm 5:19; Tob 4:14; Sir 10:14-15).
    akibat dari dosa asal adalah:
    Manusia kehilangan rahmat kekudusan dan terpisah dari Allah. (Lih Kej 3).
    Manusia kehilangan “the gift of integrity“, sehingga manusia dapat menderita dan meninggal (lih. Kej 3:16).
    Manusia terbelenggu oleh dosa dan kejahatan (lih. Kej 3:15-16; Yoh 12:31; 14:30; 2 Kor 4:4; Ib 2:14; 2 Pet 2:19).
    Dosa asal ini diturunkan kepada semua manusia:
    “Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku” (Mz 51:7).
    “Siapa dapat mendatangkan yang tahir dari yang najis? Seorangpun tidak!” (Ay 14:4).
    “Tetapi karena dengki setan maka maut masuk ke dunia, dan yang menjadi milik setan mencari maut itu.“(Keb 2:24).
    “From the woman came the beginning of sin, and by her we all die.” (LXX/ Septuagint – Sir 25:33).
    Dan kemudian rasul Paulus memberikan penegasan dengan memberikan perbandingan antara Adam, manusia pertama yang jatuh ke dalam dosa kesombongan, dan Kristus yang membebaskan manusia dari dosa dengan ketaatan kepada Allah (Rom 5:12-21, lihat juga Rom 5:12-19, 1 Kor 15:21, dan Ef 2:1-3).

    Jadi sudah jelas dasarnya itu ada yi. Alkitab

    Pernyataan anda :
    Klo Firman Tuhan perjanjian baru ditulis setelah 100 M, kok dalam wahyu Tuhan berfirman kepada yohanes dengan mengatakan “Tuliskanlah kepada jemaat…” ?? Klo emang gak ditulis kan Tuhan pasti bilang “katakanlah atau sampaikanlah”.

    JAWAB :
    Firman Tuhan awalnya adalah LISAN yang kemudian DITULISKAN.
    Bukankah firman Tuhan adalah LISAN walaupun itu diperintah untuk menulis.

    Jadi Alkitabiah bukan ????????

    Pertanyaan2 Anda sudah terlalu jauh dari topik pembicaraan.
    Mari fokus saja diskusi kita pada topik atau masalah yg kita bicarakan.
    Saya hanya akan menjawab pertanyaan2 anda dalam kontek topik pembicaraan. Topik diluar pembahasan akan saya bahas sesuai forum yang ada di blok ini.

  16. eliyusuzai says:

    maaf pak Budi aryotejo, saya baru koment karna selama ini aq sibuk pindah ke Graphe.

    mengenai Maria dipilih Tuhan bukan berarti kita menganggap dia ratu surga, karna Maria hanya menggenapi catatan terdahulu dari nabi-nabi bahwa Tuhan Yesus lahir dari seorang dara.
    dasar Alkitab dalam wahyu tersebut itu gak terdapat gelar ratu surga lhooo..????

    (1 Raj 2:19: Raja Salomo memberikan tempat kepada Batsyeba, ibu-Nya, disebelah kanannya; demikian pula Kristus, kepada Bunda-Nya)
    apakah sudah bapak baca cerita selanjutnya..??? bukankah salomo menolak permintaan ibunya. lagi pula itukan salomo bukan Tuhan Yesus.
    apakah bapak gak tahu siapa yang menjadi ibu Tuhan Yesus dalam markus 3:31-35??

    hahahahaha, baptisan anak untuk membersihkan dosa asal..? apakah gak jelas bagi bapak bahwa Tuhan Yesus mati untuk mennggung dosa SELURUH dunia..??
    emang klo bayi dibaptis air gmana bisa dibersihkan dari dosa,? kotorannya aja masih nempel, hehehheehhe
    justru ayat-ayat yang bapak kutip itu sebenarnya menyatakan kalau Tuhan Yesus sudah menanggung seluruh dosa turunan yang diwariskan adam.
    sekarang yang terpenting dosa yang harus dibereskan adalah dosa yang kita perbuat..

    mengenai MartiN Luther, maaf itu bukan guru saya, sekarang guru saya pak Suhento liauw yang pengajarannya berdasakan Alkitab, bukan hasil adopsi dari katolik yang sesat..!!

    memang pertama lisan tetapi gak nyampe kaleee sesudah 100 M baru ditulis,
    justru pada saat Tuhan berfirman kepada rasulnya maka rasulnya juga langsung nulis biar gak ada salah..

  17. budiaryotejo says:

    Sdr. Eli.
    Markus 3.31-35, pemahamannya adalah berbeda.
    Jadi klo anda memakai ayat tersebut tidak connect dgn gelar ratu surga.
    Ayat ini menjelaskan bhw Yesus menekankan pengajaran untuk selalu melakukan kehendak Allah agar orang yg berkumpul untuk melakukannya dgn mencontoh ibu dan saudara Yesus yg telah lebih dulu melakukannya.

    Yesus memang menanggung seluruh dosa asal dari Adam dan turunannya.
    Namun pembaptisan adalah syarat mutlak baik muda atopun tua dan kenapa Katolik pada umumnya pembaptisan dilakukan pada usia bayi ? Alasannya sdh
    cukup jelas dan saya tidak perlu mengulang lagi.

    Silahkan anda mengikuti pendeta siapapun. Saya tidak mempermasalahkan namun perlu saya sampekan utk agar supaya anda paham bahwa kitab suci yang anda pakai sekarang adalah hasil kanonik gereja Katolik. Maka kalau Katolik sesat jangan dipakai.

  18. eliyusuzai says:

    siapa bilang bahwa kitab suci saya adalah hasil kanonik gereja katolik..???
    mimpi kaleeee….
    katolik percaya pada kitab apokripa sedangkan saya tidak….!!!
    jadi berbeda dunk…!!!

    baptisan fungsinya:
    1. sebagai tanda untuk menjadi murid. klo bayi dibaptis emang bayi bisa belajar untuk jadi murid..?
    2. sebagai lambang kematian dan kebangkitan kristus, jadi klo baptis dipercik gmana melambang injil..??

  19. budiaryotejo says:

    Maaf saya baru bisa respon komtar anda. Ini respon saya :

    Trus kitab suci anda apa ya ? Siapa yang merangkum perjanjian lama dan perjanjian baru ? yang membakukan ? orang2 protestan ? kayaknya protestan belum lahir deh kala itu. yang ada adalah Kristen Katolik yang sudah ada 2000 tahun yg lalu ( ada peran besar dalam pembentukan Alkitab, Anda menyangkal ???????? )

    Tidak ada masalah anda tidak memakai atau tidak mengakui kitab2 apokrip, itu hak anda dan memang disinalah perbedaan kita.

    Kristen Katolik pake yang menurut anda apokrip ada sejarahnya. Jadi karena kita tahu sejarahnya ya kita pake, Protestan kayaknya kaga ada deh sejarahnya, jadi tahu2 abad ke 19-20 tidak mengakui yang menurut Protestan kitab abu2 / tidak dapat dipercaya.

    Mengenai pembaptsan bayi, Protestan jelas tidak punya doktrin yg sdh saya jelaskan diatas. Jadi itulah bedanya !!!!

    Baptisan tidak harus selalu dewasa, coba tunjukan ayat mana yang mengajarkan baptisan adalah hanya untuk orang dewasa ? pada umur berapa ? pada iman yang sudah matang kaya apa ? trus kemudian baru dibaptis.

    Baptis adalah tanda untuk keselamatan dari Kristus bukan semata-mata untuk menjadi murid Kristus.

    Dasar kitab suci mengapa bayi di Katolik perlu dibaptis adalah sbb :
    yaitu: (1) karena perintah Kristus, (2) baptisan diperlukan untuk keselamatan, (3) orang tua mempunyai tanggung jawab untuk membawa anak-anaknya ke dalam Kerajaan Sorga. Kristus mengatakan bahwa tidak boleh ada seorangpun yang menghalangi anak-anak datang kepada-Nya, karena mereka adalah empunya Kerajaan Sorga (lih. Mat 19:14; Mar 10:14; Luk 18:16). Kalau ada yang menghalangi atau menyesatkan anak-anak, maka akan memperoleh hukuman yang berat (lih. Mat 18:6). Selanjutnya, Alkitab mengatakan bahwa barang siapa percaya dan dibaptis, maka dia akan diselamatkan (lih. Yoh 3:3-5; Mrk 16:16), karena mendapatkan pengampunan dosa -termasuk dosa asal- dan karunia Roh Kudus (lih. Kis 2:38). Melalui Baptisan, seseorang disatukan dengan kematian Kristus untuk dibangkitkan bersama dengan Kristus; sehingga ia dapat mati terhadap dosa dan hidup baru bagi Allah di dalam Kristus (lih. Rom 6:3-4,11).

    Jika Kristus menginginkan agar anak-anak datang kepada-Nya dan tidak boleh ada yang menghalangi mereka, serta baptisan diperlukan untuk keselamatan, maka orang tua harus memberi bayi mereka dibaptis. Dengan demikian, para orang tua melaksanakan amanat agung Kristus untuk pemuridan, pembaptisan dan pengajaran (lih. Mat 28:19-20), sehingga bayi/ anak- anak mereka dapat memperoleh keselamatan.

    Alkitab :
    Mat 19:14; Mar 10:14; Luk 18:16: Jangan menghalangi anak- anak datang kepada Tuhan
    Mat 18:6: Hukuman bagi mereka yang menyesatkan anak- anak
    Yoh 3:3-5: Syarat masuk Kerajaan Allah: dilahirkan kembali dalam air dan Roh (dibaptis)
    Mrk 16:16: Syarat untuk diselamatkan: percaya dan dibaptis
    Kis 2:38: Syarat untuk pengampunan dosa dan menerima Roh Kudus: bertobat dan dibaptis
    Mat 28:19-20: Pesan terakhir Yesus: pemuridan, pembaptisan, pewartaan Injil
    Kis 16:15, 33: Pembaptisan bersama- sama seisi rumahnya
    1Kor 1:16: Paulus membaptis keluarga Stefanus (termasuk anak- anaknya)

    Jadi untuk menjadi muridpun juga sebuah proses ( dari nol – ……….. ).

    Mengenai pembaptisan selam..??? saya coba pakai refernsinya
    St. Thomas Aquinas dalam bukunya Summa Theologica, part III, q. 66, a. 7 membahas khusus tentang baptis selam,
    Ada 3 pertanyaan/ (keberatan 1-3) ada 3 jawaban 1-3 yang diberikan St. Thomas terhadap keberatan tersebut, yaitu:

    Artikel 7. Apakah Baptis Selam (immersion) merupakan sesuatu yang mutlak untuk Pembaptisan?

    Keberatan 1.
    Kelihatannya, baptis selam mutlak diperlukan untuk Pembaptisan. Sebab ada tertulis dalam Efesus 4:5: “Satu iman, satu Baptisan.” Tetapi di banyak tempat di dunia cara Pembaptisan yang umum adalah dengan pencelupan/ baptis selam. Maka kelihatannya tidak ada Pembaptisan jika tanpa pencelupan/ selam.

    Keberatan 2:
    Selanjutnya, Rasul Paulus berkata (Rom 6:3-4): “Kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya.” Tetapi ini dilakukan dengan pencelupan/ selam: Sebab St. Yohanes Krisostomus berkata tentang Yoh 3:5: “Jika seorang tidak dilahirkan kembali dari air dan Roh… dst”: “Ketika kita mencelupkan kepala kita ke bawah air seperti seolah masuk ke dalam kubur, manusia yang lama di dalam kita dikuburkan, dan dengan ditenggelamkan, tersembunyi di bawah, dan kemudian dibangkitkan kembali, kita menjadi manusia baru.” Maka, kelihatannya pencelupan/ selam adalah mutlak untuk Pembaptisan.

    Keberatan 3.
    Lebih lanjut, jika Pembaptisan sah tanpa penyelaman total pada seluruh badan, maka akibatnya, menjadi cukup jika air dituangkan hanya di beberapa bagian dari tubuh saja. Tetapi ini kelihatannya tidak masuk akal, sebab dosa asal, yang akan diobati sebagai tujuan utama Pembaptisan, tidak hanya terdapat dalam salah satu bagian tubuh. Oleh karena itu, kelihatannya pencelupan/ baptis selam adalah mutlak perlu untuk Pembaptisan, dan bahwa Baptis percik saja tidak cukup.

    Berikut ini adalah jawaban dari St. Thomas Aquinas
    Sebaliknya, dikatakan dalam Ibr 10:22: “…Marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan dengan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.” [‘dibersihkan’ ini terjemahan dari kata ‘sprinkled ‘ dan ‘dibasuh’ dari kata ‘washed’, jika kita melihat dari Alkitab bahasa Inggris- Revised Standard Version, dan Jerusalem Bible, dan ‘sprinkled ‘ sebenarnya artinya adalah diperciki air [sehingga bersih]. “…Let us draw near with a true heart in full assurance of faith, with our hearts sprinkled clean from an evil conscience and our bodies washed with pure water.]

    Logikanya bahwa, di dalam Pembaptisan, air digunakan untuk pembasuhan tubuh, untuk menandai pencucian rohani dari dosa-dosa. Sekarang pencucian/ pembasuhan dapat dilakukan dengan air, tidak saja dengan pencelupan/ selam, tetapi juga oleh percikan atau penuangan air. Dan, meskipun lebih aman dilakukan dengan pencelupan/ selam karena itu lebih umum dilakukan, namun Pembaptisan dapat dilakukan dengan pemercikan/ penuangan, sesuai dengan Yehezkiel 36:25, “Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih” [mencurahkan di sini adalah terjemahan dari kata ‘pour’, yang juga berarti menuangkan, “I will pour upon you clean water…”] seperti cara Pembaptisan yang telah dilakukan oleh Laurentius yang Terberkati. Dan terutama pada keadaan mendesak: entah karena banyaknya jumlah orang yang dibaptis, seperti yang jelas tertulis dalam Kis 2 dan 4, ketika kita membaca bahwa dalam sehari ada 3000 orang dibaptis, dan pada kesempatan lain 5000 orang, atau jika persediaan air terbatas, atau karena keterbatasan/ kelemahan dari imam yang membaptis yang tidak dapat [tidak kuat] mengangkat katekumen dari dalam air, atau kelemahan dari katekumen yang kehidupannya [kesehatannya] dapat terancam dengan pembaptisan selam. Maka, saya harus menyimpulkan bahwa Pembaptisan selam tidak mutlak untuk Pembaptisan.

    Jawaban untuk keberatan 1.
    Apa yang merupakan sesuatu yang tidak utama/accidental yang ada pada suatu benda tidak dapat mengubah hakekat/ esensi benda itu.
    Sekarang, pembasuhan/ pencucian tubuh adalah sesuatu yang esensial pada Pembaptisan: maka Pembaptisan dikatakan sebagai ‘yang menyucikan dengan memandikan’ seperti yang ditulis dalam Efesus 5:26, “…Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman.” [atau ‘laver’ dalam bahasa Inggris] Namun, bahwa pembasuhannya dilakukan dengan cara ini atau itu, adalah sesuatu yang tidak utama/ accidental. Maka akibatnya, perbedaan cara ini tidak menghancurkan kesatuan makna Pembaptisan.

    Jawaban untuk keberatan 2.
    Pemakaman Yesus lebih jelas diwakilkan oleh pencelupan: sehingga cara ini adalah cara yang lebih sering dilakukan dan lebih dianjurkan. Tetapi dengan cara lainpun hal ini dilakukan, walaupun tidak secara sangat jelas, sebab dalam cara apapun juga pencucian dilakukan dengan melibatkan tubuh atau sebagian anggota tubuh, yang diletakkan di air, seperti Tubuh Kristus juga dahulu diletakkan di dalam kubur.

    Jawaban untuk keberatan 3.
    Yang menjadi prinsip utama tubuh, terutama dalam kaitannya dengan anggota-anggota tubuh, adalah kepala, di mana segala kemampuan perasaan, baik di dalam hati maupun di luar (interior maupun eksterior), semua dikendalikan olehnya. Oleh karena itu, kalau seluruh tubuh tidak dapat dikenakan dengan air, karena keterbatasan air atau alasan lainnya, yang mutlak adalah menuangkan air ke kepala, di mana secara prinsip kehidupan manusia tersebut dinyatakan.

    Dari penjelasan di atas, kita ketahui bahwa St. Thomas membedakan hal yang secara esensial diperlukan dalam Pembaptisan, dan hal yang tidak esential, yang disebutnya sebagai ‘accidental’.
    Pembedaan ini memang berdasarkan pengertian filosofis, untuk menangkap essensi dari sesuatu. Jika diterapkan dalam konteks manusia, maka 1) pada hakekatnya manusia adalah mahluk yang mempunyai tubuh dan jiwa, diciptakan sesuai dengan gambaran Allah dan mempunyai akal budi dan kehendak bebas, 2) soal tinggi dan berat badannya, warna kulit dan bangsa, dst, adalah ‘accidental’.

    Dalam hal Pembaptisan, yang terpenting adalah unsur pembasuhan/ pencucian, untuk menandai pembersihan rohani (interior) terhadap dosa-dosa, sedangkan caranya adalah ‘accidental‘.

    Sebagai catatan tambahan, akan sulit jika kita mensyaratkan bahwa Pembaptisan harus dilakukan persis sama seperti Baptisan Yesus. Sebab jika demikian, maka Baptisan harus dilakukan di sungai Yordan, di tanah Israel. Lalu, meskipun dapat dilakukan, pertanyaan berikutnya adalah sungai Yordan bagian mana? Karena tidak ada orang yang bisa dengan persis menyebutkan lokasi Yesus dibaptis. [Lokasi tempat ziarah di s. Yordan sekarang juga merupakan perkiraan tempat pembaptisan Yesus]
    Maka memang yang terpenting adalah kita menangkap esensinya, yaitu pembersihan jiwa/ rohani dari dosa-dosa akibat manusia yang lama dalam diri kita telah mati, dan kita dibangkitkan bersama Kristus menjadi manusia baru (lihat KGK 1214).

    Di atas semua itu, saya sebagai umat kristen Katolik menghormati pengajaran dari Para Bapa Gereja, yang kemudian diambil sebagai ajaran yang berlaku dalam Gereja Katolik.
    Jangan salah ,Mereka/bapa gereja juga mengambil dasar dari Alkitab, dan juga mempertimbangkan perkembangan tradisi dalam kehidupan umat di seluruh dunia. Mengapa ? Kebijaksanaan Gereja Katolik harus bisa berlaku umum di seluruh dunia, misal baik di Eropa, Amerika yang tidak kurang air, tapi juga di Afrika jumlah airnya terbatas. Atau pembaptisan pada orang sehat tetapi juga pada orang sakit, yang mungkin tak bisa baptis selam. Apakah kepada mereka yang tidak bisa dibaptis selam, berarti tidak bisa diberi Pembaptisan? Tentu tidak, bukan. Lagipula seperti disebut di atas, cara pencucian merupakan sesuatu yang ‘accidental’ dan bukan essensial.
    Maka Gereja Katolik mensyaratkan keabsahan Pembaptisan, jika terdapat 2 hal yang memenuhi syarat:
    1) materia/matter, yaitu air jernih, 2) forma/form yaitu perkataan/ ritus Pembaptisan yang memakai formula Trinitarian, yaitu pembaptisan di dalam nama Allah Bapa dan Putera dan Roh Kudus; dengan intensi yang sama seperti yang dilakukan Gereja. (lihat KGK 1256, Kan. 849, Kitab Hukum Kanonik).

    Jadi Gereja Katolik, yang tentu didasari oleh landasan yang kuat, pengertian yang esensial, dan demi kepentingan semua umat tanpa kecuali.
    Dengan cara pikir seperti demikian, saya sebagai umat Katolik tidak gampang digoyahkan jika ada yang mengatakan baptis tuang tidak sah, atau baptis selam hanya satu-satunya yang sah.
    Dan saya tidak dalam posisi untuk menentang ketetapan Gereja Katolik yg saya anut, mengapa ? sebab saya mengakui bahwa kita tidak lebih besar dari para Bapa Gereja/orang2 kudus. Kristus telah memberi amanat kepada para rasul untuk membaptis semua bangsa, dan amanat ini diteruskan oleh para penerus rasul yang memimpin Gereja Katolik. Maka saya tunduk kepada keputusan Gereja, yang kepadanya Yesus telah mempercayakan amanat-Nya ini.

    Semoga ini membantu anda untuk mengerti iman Katolik. Bila tidak sama ya memang kita berbeda ……

    Saya kira diskusi kita sudah jauh melenceng dari topik utama sesuai judul dalam ruang ini. Maaf saya kaga bisa meneruskan diskusi kalo pertanyaan/komentar anda tidak fokus dalam topik ruang ini.

    Klo mau anda saya ajak ke situs ini untuk diskusi apa saja yang menurut anda Katolik aneh,sesat,masuk neraka dan tuduhan negatif lainnya silahkan datang ke : http://www.katolisitas.org

    Shalom Tuhan memberkati anda sekalian.

  20. eliyusuzai says:

    pak budiaryotejo,
    perlu bapak ketahui bahwa gereja baptis bukanlah dari protestan, melainkan jemaat yang bermula dari John the Baptist.

    pengkanonan Alkitab sesungguhnya bukan dari katolik tetapi ada syaratnya.
    untuk perjanjian lama, Tuhan Yesus sendirilah yang mengatakannya bahwa yang termasuk Firman Tuhan adalah taurat musa, kitab nabi-nabi dan kitab mazmur (lukas 24:44. Ia berkata kepada mereka: “Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur.”
    untuk perjanjian baru syaratnya adalah
    1. ditulis oleh rasul, contoh: surat-surat paulus, dll
    2. di proof read oleh rasul, contoh injil lukas, markus
    3. surat-surat tersebut setidaknya sudah beredar selagi rasul masih hidup.
    oleh karena itulah kitab terkhir dalam PB adalah wahyu, karena rasul yang terakhir hidup adalah rasul yohanes.

    mengenai baptisan, anda berkata bahwa tidak mutlak orang dewasa..??
    baiklah, apakah anda pernah baca mengenai sida2 dari etiopia.
    tahukah apa jawab filipus kepadanya saat sida2 itu minta dibaptis?
    (kisah para rasul 8:36-37 Mereka melanjutkan perjalanan mereka, dan tiba di suatu tempat yang ada air. Lalu kata sida-sida itu: “Lihat, di situ ada air; apakah halangannya, jika aku dibaptis?”
    8:37 (Sahut Filipus: “Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh.” Jawabnya: “Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.”)

    nah, kalau BAYI apakah bayi bisa percaya dengan segenap hati..??
    dan sesungguhnya makna baptisan itu adalah
    1. untuk melambangkan injil
    1 petrus 3:21 Juga kamu sekarang diselamatkan oleh KIASANYA, yaitu BAPTISAN–maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah–oleh kebangkitan Yesus Kristus,
    3:22 yang duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya.

    bagaimana melambangkan injil dengan percikan..??

    2. untuk menjadikan murid.
    Matius 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

    bagaimana bayi menjadi murid..?

    kalau pernyataan saya belum masuk akal bapak yaa terserah bapak dehh…
    yang penting saya ah beritahu.

  21. budiaryotejo says:

    Nah itu bedanya makna pembaptisan antara anda dan saya. Dan silahkan anda memaknai sendiri sesuai dgn ajaran yg anda dpt, tapi saya hanya menjelaskan begini lho kalau katolik memaknai pembaptisan dan siapa saja boleh dibaptis walau masih bayi sekalipun. Dan mengapa demikian ? Apa dasarnya. Itu yg ingin saya jelaskan ke sampeyan pak.
    Coba anda buka situs ini http://www.katolisitas.org/tag/baptis

  22. eliyusu zai says:

    pak Budiaryotejo. berarti pengajaran anda sudah menyimpang dari Alkitab. dan memang benar, katolik bukanlah gereja-Nya Tuhan tetapi gereja palsu buatan Iblis makanya katolik tidak menurut apa yang Alkitab katakan.

    dari halaman web yang bapak berikan, jelas2 bapak mengakui baptisan menyelamatkan ya..?
    ouuhh betapa besar sekali peran2 pastor, pendeta dan gembala yang membaptis orang ya pak..?
    dan sangat sia2 kematian dan kebangkitan kristus jika baptisan juga memiliki andil dalam penyelamatan orang.

  23. baskoro raharjo says:

    Sama2 pengikut Kristus tidak boleh saling menghina, tidak baik, klo tdk skrng mungkin suatu saat kita akan memahami masing2 . . .Kristen . . . bukan sesat, Kristen Katolik . . .bukan gereja yg sesat . .o o. caranya masing2 kepercayaan/keyakinan itu berdoa nya begitu toh, pemahamannya begitu . . . Kristen Katolik dan Kristen . . .berbeda, bedanya apa ?, masing2 punya argument sendiri2, punya tempat berdoa sendiri2, klo Katolik dimana-mana ada Gerejanya, dan tata caranya sama, mau di Jkta, Srby, Klimantan, di Amerika, di Eropa, di Asia, dsb itu sama, hanya bahasa yg beda, klo Kristen . . . Satu umat satu gereja, ya sudah karena memang begitu. . . . ., salam Damai Kristus, Berkah Dalem !!!

  24. Dr. Steven says:

    “sama-sama pengikut Kristus” – Alkitab dengan terang mengatakan bahwa akan ada “kristus-kristus/Mesias palsu” (Mat. 24:24; Mar. 13:22) dan “saudara-saudara palsu” (Gal. 2:4)
    “tidak boleh saling menghina” – jangan menganggap memberitakan kebenaran dan mengekpos kesalahan sebagai “menghina”

    “Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.” (2 Tim. 4:2)

    Alkitab mengatakan:

    “Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan…” (2 Pet. 2:1)
    Siapakah guru-guru palsu itu?

    Posisi banyak orang adalah: tidak ada yang “sesat” dalam kekristenan, tetapi itu tidak mungkin benar. Justru banyak yang “sesat” dalam “kekristenan” sebagaimana diperingatkan oleh Tuhan sendiri.

  25. FISON BAILAEN says:

    Saya heran dengan perdebatan Protestan N Katolik gara2 masalah penyembahan Patung, saya Kristen Protestan, Roma 2:1-5, kita jangan sperti orang Yahudi untuk menghakimi umat Khatolik sesat ato apalah yang digambarkan Eliyusuzai. cara anda salah kalau menjudge mereka sesat. kalau anda sudah mengatakan dan menghakimi sesat sebenarnya disini yang sesat siapa,? dengan sombong Rohani anda mengatakan hal itu kepada saudara kita. please jngan menghakimin. Mereka Punya urusan Imannya masing2 kita juga punya urusan iman masing. YOHANES 14:6 itu kuncinya

  26. Dr. Steven says:

    Sesuai dengan nalar anda, Yesus salah karena “menjudge” orang sesat.
    “Yesus menjawab mereka: “Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!” (Matius 22:29)

    Sesuai dengan nalar anda, Paulus salah karena “menjudge” orang sesat.
    “Seorang bidat yang sudah satu dua kali kaunasihati, hendaklah engkau jauhi. Engkau tahu bahwa orang yang semacam itu benar-benar sesat dan dengan dosanya menghukum dirinya sendiri” Titus 3:10-11

    Sesuai dengan nalar anda, Petrus salah karena “menjudge” orang sesat.
    “Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.” 2 Petrus 2:1

    Sesuai dengan nalar anda, Yohanes salah karena “menjudge” orang sesat.
    “Semua itu kutulis kepadamu, yaitu mengenai orang-orang yang berusaha menyesatkan kamu.” 1 Yoh. 2:26

    Faktanya Alkitab justru menyuruh kita untuk menghakimi dengan benar.
    “Janganlah menghakimi menurut apa yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil.” Yoh. 7:24

    Dan memberitakan apa yang salah.
    “Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.” 2 Tim. 4:2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current ye@r *