Penemu Mesin Mri Mengatakan Bahwa Evolusi Adalah Fiksi Ilimiah

(Berita Mingguan GITS 24 Maret 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari wawancara dengan Dr. Raymond Damadian, yang dilakukan pada bulan Januari 2012 oleh Shem Dharampaul di Alberta, Kanada. Dr. Dharampaul adalah seorang Fellow di College of Physicians di Kanada dan terdidik dalam bidang kedokteran nuklir. Dr. Damadian, seorang biofisikawan, adalah penerima hadiah Lemelson-MIT Achievement Award sebagai “orang yang menemukan mesin pemindai MRI.” (Editor: Mesin MRI adalah salah satu alat pemeriksaan radiologi dalam kedokteran, agar dokter dapat melihat bagian dalam tubuh manusia). Pada tahun 1988 dia diberi hadiah National Medal of Technology, hadiah tertinggi di Amerika dalam bidang ilmu pengetahuan teraplikasi, dan setahun kemudian dia dimasukkan ke dalam Hall of Fame Penemu, suatu kehormatan yang juga didapatkan orang-orang seperti Thomas Edison, Samuel Morse, dan Wright bersaudara. Mesin pemindai MRI pertama yang dibangun oleh Dr. Damadian dan kolega-koleganya pada tahun 1977, yang diberi nama “The Indomitable,” kini berada di Smithsonian Institution di Washington, D.C. “PERTANYAAN: Mengapa anda percaya Alkitab itu benar? DAMADIAN: Jika anda berusaha untuk mempelajari bukti-bukti yang mendukung catatan Alkitab dan teori-teori lain yang bertentangan dengannya, dari persepsi saya, bukti-bukti sangat berat sekali mendukung Alkitab, dan menentang pemikiran-pemikiran alternatif seperti evolusi. Tidak ada bukti sama sekali bagi evolusi. Menurut saya, evolusi adalah fiksi ilmiah. PERTANYAAN: Apakah kisah Alkitab tentang penciptaan bertentangan dengan fakta ilmu pengetahuan yang telah diketahui manapun? DAMADIAN: Tidak. Sama sekali tidak. Menurut saya, justru evolusi bertentangan dengan fakta-fakta itu.”

This entry was posted in Science and Bible. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.