Ulah Semut

(Berita Mingguan GITS 29September 2012, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari Creation Moments, 20 Juni 2012, www.creationmoments.com: “Amsal 30:25 menggunakan istilah ‘bangsa’ untuk mengacu kepada semut. Dalam bahasa Ibrani, kata ini adalah kata yang persis yang umum dipakai di Perjanjian Lama bagi manusia, termasuk bangsa Israel. Walaupun hal ini terlihat aneh pada awalnya, adalah benar bahwa dalam banyak segi semut memang mirip dengan orang-orang yang kecil. Semut senang bekerja dan hidup di bawah sinar matahari. Mereka akan menghabiskan berjam-jam membersihkan halaman belakang mereka dari daun dan bahkan tanaman dan semak-semak. Semut juga diketahui dapat mengembara jauh dari daerah lokal mereka. Seorang ilmuwan dari University of California menandai semut-semut dengan bahan pewarna dan memperhatikan lika-liku pergerakan mereka. Tidak peduli seberapa jauh pun mereka berkelana, mereka sepertinya tidak tersesat. Kemudian ilmuwan itu mengenakan tutup mata yang sangat kecil pada semut-semut yang sedang mengembara itu. Ia menemukan bahwa ketika semut-semut tidak dapat melihat sekeliling mereka, mereka berjalan tanpa tujuan, jelas sekali tersesat. Hal ini dan eksperimen-eksperimen lainnya menunjukkan bahwa semut memiliki daya ingat yang hebat. Para ilmuwan juga kagum akan trik yang dipakai semut untuk merusak acara piknik keluarga. Salah satu strategi semut yang paling menarik adalah memanjat sebatang pohon yang menaungi piknik tersebut dan menemukan sehelai daun yang terletak di atas keranjang piknik. Semut lalu akan menggigit batang daun tersebut sampai daun jauh dari pohon dan melayang ke makanan di keranjang!”

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *