Paus Mengatakan “Mari Kembali kepada Maria”

(Berita Mingguan GITS 3November 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Berbicara di sebuah Misa khusyuk di St. Peter’s Square setelah memproklamirkan tujuh “santo” baru, Paus Benedict XVI mendorong para pendengarnya untuk “berpaling kepada Perawan Maria, Yang adalah Ratu para Santo-Santa” (“How to be evangelizers,” The Vatican Today, 23 Okt. 2012). Dia menyerukan kepada “gereja” untuk mempercayakan semua misionarinya “kepada perlindungan keibuaan dari Perawan Maria.” Ini adalah kesesatan jahanam dari atas hingga bawah dalam struktur Katolik. Sama sekali tidak ada otoritas Alkitab bagi sistem kepausan ataupun sistem santo-santa atau bagi Maria versi Roma. Namun hari ini, orang-orang Kristen dari segala golongan menyanjung Roma dengan istilah-istilah manis dan berafiliasi dengannya dalam pelayanan dan penyembahan. Akhir dari semua ini adalah pelacur gereja esa sedunia yang dinyatakan dalam Wahyu 17. Baik Roma maupun putri-putri Protestannya secara historis mabuk oleh darah para martir. “Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran.(Wah. 17:6)” Untuk informasi lebih lanjut, lihat artikel “Penganiayaan Protestan terhadap kaum Baptis” di www.wayoflife.org.

This entry was posted in Ekumenisme, Katolik. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *