Dunia Paska Antibiotik

(Berita Mingguan GITS 14Desember 2013, sumber: www.wayoflife.org)

Sebuah laporan baru-baru ini di majalah The Week memperingatkan bahwa dunia paska antibiotik bisa saja terjadi karena bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik. “Sebelum antibiotik tersedia secara luas, kecelakaan, luka, atau prosedur medis apapun yang mengizinkan bakteri masuk ke dalam tubuh, berpotensi fatal. Satu dari sembilan infeksi kulit menjadi fatal. Satu dari tiga kasus pneumonia berakhir pada kematian. Pembedahan invasif, termasuk operasi caesar, membuat pasien-pasien terbuka kepada infeksi mematikan. Jadi penemuan antibiotik pertama, penisilin, oleh Alexander Fleming pada tahun 1928, menjadi salah satu puncak sejarah medis. Antibiotik membunuh bakteri, dan itu berarti luka serius tidak lagi vonis mati.

Namun ketika Fleming memenangkan hadiah Nobel untuk bidang Kedokteran pada tahun 1945, ia memperingatkan tentang bahaya resistensi antibiotik. …Prediksi Fleming ternyata benar. …Setiap kelas antibiotik baru yang ditemukan sejak saat itu dengan cepat akan dibalas oleh bakteri yang resisten. …Centers for Disease Control and Prevention baru-baru ini memperingatkan bahwa bakteri yang tahan obat membunuh minimal 23.000 orang setiap tahun di AS saja, dan merugikan sistem kesehatan sebanyak $20 milyar per tahun” (“Why the post-antibiotic world is the real-life version of the zombie apocalypse,” The Week, 26 Nov. 2013). Ini adalah laporan yang menarik mengingat peringatan Yesus tentang waktu-waktu terakhir bahwa penyakit sampar akan membunuh banyak orang (lihat Wahyu 6:8 dalam Alkitab Indonesia atau Matius 24:7 dalam KJV, kata “pestilence”)

This entry was posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Kesehatan / Medical. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *