Pernyataan Syukur George Washington

(Berita Mingguan GITS 7 Desember 2013, sumber: www.wayoflife.org)

Tanggal 28 November 2013 yang lalu, bangsa Amerika merayakan hari raya Thanksgiving, suatu hari yang dikhususkan untuk mengucap syukur. Mengucap syukur tentunya tidak perlu terbatas kepada orang Amerika, tetapi George Washington, presiden pertama AS, memberikan contah yang baik sekali dengan kata-kata dia ini: “Sebagaimana adalah kewajiban semua Bangsa-Bangsa untuk mengakui penyertaan Allah Mahakuasa, untuk menaati kehendakNya, untuk bersyukur atas berkat-berkatNya, dan dengan rendah hati meminta perlindungan dan kasih karuniaNya – dan sebagaimana kedua bilik Kongres (DPR di AS) telah meminta saya ‘untuk merekomendasikan bagi Rakyat Amerika Serikat suatu hari pengucapan syukur dan doa yang publik, dengan cara mengakui dengan hati yang bersyukur akan berkat-berkat Allah Mahakuasa, terutama dengan memberikan kepada mereka kesempatan untuk secara damai mendirikan suatu bentuk pemerintahan bagi keamanan dan kebahagiaan mereka.’ Jadi, sekarang saya merekomendasikan dan menetapkan Kamis, tanggal 26 November berikut ini agar dikhususkan oleh Rakyat Negara-Negara bagian ini bagi Pribadi yang agung dan mulia itu, yang adalah Sumber dari segala sesuatu yang baik, dari dulu, sekarang, maupun yang akan datang – Agar kita lalu dapat bersatu dalam menyampaikan kepadaNya ucapan syukur kita yang tulus dan rendah hati – atas pemeliharaan dan perlindunganNya yang baik bagi Rakyat Negara ini sebelum menjadi suatu Bangsa – atas kemurahan yang jelas dan berlimpah-limpah, dan PemeliharaanNya yang menguntungkan yang kita alami dalam ketenangan, persatuan, dan kemakmuran, yang telah kita nikmati selama ini – atas terbentuknya undang-undang dasar negara ini secara damai dan rasional bagi keamanan dan kebahagiaan kita, dan terutama undang-undang Nasional yang baru-baru ini terbentuk – atas kebebasan sipil dan agama yang kita nikmati; dan cara-cara yang kita miliki untuk mendapatkan dan menyebarkan pengetahuan yang berguna; dan secara umum atas segala berkat yang besar maupun kecil yang telah Ia curahkan bagi kita . Dan juga supaya kita lalu bersatu secara rendah hati untuk mengajukan ucapan syukur dan dosa kita bagi Tuhan yang besar dan Raja Bangsa-Bangsa dan memintaNya untuk mengampuni dosa-dosa nasional kita atau dosa-dosa lainnya – untuk memampukan kita semua, baik dalam posisi publik maupun pribadi, untuk melakukan kewajiban kita masing-masing secara pantas dan baik – untuk menjadikan pemerintahan nasional kita suatu berkat bagi semua orang, dengan cara selalu menjadi suatu Pemerintah yang bijak, adil, dengan hukum-hukum yang baik, yang dijalankan dan dipatuhi dengan setia – untuk melindungi dan memimpin semua Raja-Raja dan Bangsa-Bangsa (terutama yang telah menunjukkan kebaikan kepada kita) dan memberkati mereka dengan pemerintahan yang baik, damai, dan kesehatian – untuk meningkatkan pengetahuan dan praktek agama yang sejati dan kebajikan, dan meningkatnya ilmu pengetahuan di antara mereka dan kita – dan secara umum untuk memberikan kepada semua Umat Manusia suatu derajat kemakmuran yang Dia sendiri ketahui sebagai yang terbaik.”

This entry was posted in General (Umum), Renungan. Bookmark the permalink.

1 Response to Pernyataan Syukur George Washington

  1. Zem Aoetpah says:

    Suatu ide yang cukup baik, karena kalau hari-hari bersejarah selalu diperingati, mengapa mengucap syukur secara bangsa tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *