Singa Allah Telah Mati, tetapi Singa Yehuda Terus Hidup

(Berita Mingguan GITS 18Januari2014, sumber: www.wayoflife.org)

Ariel Sharon, yang nama depannya berarti “singa Allah,” mati minggu lalu pada usi 85 tahun. Dia telah berada dalam koma sejak Januari 2005 semenjak mengalami stroke. Dalam suatu perjalanan ke Israel tahun lalu, kami ditunjukkan rumah Sharon di kota tua Yerusalem. Dia adalah salah satu pahlawan Israel modern, hidupnya penuh dengan petualangan. Dilahirkan di sebuah pertanian dekat Tel Aviv pada tahun 1928, anak dari imigran Rusia, Sharon ikut berperang dalam Perang Kemerdekaan Israel tahun 1948. Pada tahun 1950an, dia memimpin Uni t 101, yang melancarkan serangan balasan terhadap gempuran teroris dari Yordania. Pada tahun 1967, dia memimpin sebuah batalion tank menang atas pasukan Mesir dalam Perang Enam Hari. Sebagai seorang jenderal dalam Perang Yom Kippur tahun 1973, Sharon mengelilingi Pasukan Ketiga Mesir dan memimpin pasukannya menuju Kanal Suez. Pada tahun 1981, dia memolong Perdana Menteri Menachem Begin membuat keputusan untuk mengirim jet tempur untuk menghancurkan reaktor nuklir Irak. Pada tahun 1982, sebagai Menteri Pertahanan Israel, Sharon dipersalahkan atas kematian ratusan pengungsi di dua kamp di Beirut, Lebanon, karena militer Israel yang berkuasa atas daerah itu tidak menghentikan pembantaian. Dia terpaksa mengundurkan diri dari posisinya. Sharon adalah seorang yang berposisi teguh tentang hak Israel atas tanah mereka, mempionir pendirian rumah-rumah Yahudi di “tanah okupasi Palestina” yang telah ditentang keras oleh PBB. Dia berkata, “Ini adalah tanah Israel dan kita akan tinggal di sini selamanya” (“Ariel Sharon,” CNN, 11 Jan. 2014). Tetapi, mengalah kepada tekanan internasional dan pragmatisme, pada tahun 2004 dia memimpin pemerintah Israel untuk mengevakuasi orang Yahudi dari jalur Gaza. Dalam kunjungannya pada tahun 2000 ke Bukit Bait, ia berkata, “Bukit Bait ada di tangan kita,” dan hal ini memulai gerakan Palestina yang disebut Intifada Kedua, yang mengakibatkan 4000an orang mati. Pada tahun 2001, dia terpilih sebagai Perdana Menteri ke-11 dari Israel modern. Ariel Shaorn adalah salah satu dari laki-laki dan perempuan yang berani dari segala lapis masyarakat yang telah memimpin Israel dari satu kemenangan kepada kemenangan lainnya sejak negara Israel berdiri tahun 1948.

Namun, seperti yang sudah sering kita katakan, Israel saat ini sudah berada kembali di tanah mereka tetapi dalam kondisi mati rohani, dan kebanyakan dari pemimpin-pemimpinnya adalah “Yahudi sekuler” yang tidak percaya Kitab Suci mereka sendiri. Israel akan terus terhuyung-huyung dari satu masalah ke masalah lain dan masih akan terus berada di bawah kuasa bangsa-bangsa sampai masa Bangsa-Bangsa selesai dan Mesias-nya kembali untuk mendirikan KerajaanNya yang mulia. Bahkan, kondisi akan semakin gelap dan parah sebelum terang akhirnya bersinar, karena Alkitab mengatakan bahwa Israel yang murtadakan menerima Antikristus sebagai seorang pendamai dan penyelesai masalah pada waktu ia muncul ke panggung. Bait Suci Ketiga akan didirikan, dan akan dikuasai oleh Antikristus, yang juga disebut “manusia durhaka,” yang lalu akan melancarkan usaha Iblis yang terakhir untuk memusnahkan Israel. Tetapi Israel tidak bisa dihancurkan, sama seperti Tuhan tidak bisa dihancurkan. Singa Allah sudah mati, tetapi singa Yehuda masih hidup terus (Kejadian 49:9-10). Pada tahun 2005, Rabbi Yitchak Kaduri bernubuat bahwa Mesias tidak akan datang sebelum kematian Sharon, tetapi Mesias yang mereka nantikan hari ini bukanlah Mesias dalam Kitab Suci, sama seperti 2000 tahun lalu mereka mencari Mesias menurut hati mereka sendiri. “Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah” (2 Tes. 2:3-4)

This entry was posted in Akhir Zaman / Nubuatan, General (Umum). Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *