Sumber dari Kebutaan Rohani James Robison yang Menakutkan

(Berita Mingguan GITS 2Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)

James Robison adalah suatu peringatan hidup tentang bahaya gerakan kharismatik. Pada tahun 1970an, Robison adalah seorang penginjil Southern Baptist yang kuat, yang dengan berani berkhotbah melawan liberalisme theologis yang sedang menyusup ke dalam denominasinya dan yang perlu segera dibongkar. Tetapi, ketika mengalami suatu krisis rohani pribadi pada tahun 1982, melalui usulan istrinya, Betty, dia mengizinkan seorang pengkhotbah kharismatik yang bernama Milton Green, untuk melayani dia. Green mengatakan bahwa Robison adalah “orang yang paling banyak setannya yang pernah saya temui,” dan Robison mengklaim bahwa “penyembuhan” dirinya adalah bagaikan ada suatu capit raksasa yang diambil dari otaknya.

Saya tidak tahu apa yang terjadi pada Robison dalam pertemuan yang aneh itu, tetapi saya tahu bahwa sebagai konsekuensi dari pengalaman itu dia berpaling dari menegur dosa dan pengajaran sesat, dia berubah secara radical dan berpaling kepada filosofi ekumenis. Dia mulai berfokus pada “tidak menghakimi” dan “persatuan” dan mulai membangun hubungan dekat dengan para pengkhotbah kharismatik yang paling radikal, seperti Paul Yonggi Cho, Paul Crouch, Kenneth Copeland, dan Oral Roberts. Dalam majalahnya, Days of Restoration, edisi Jan-Feb. 1986, Robison berkata, “Akan ada MUJIZAT-MUJIZAT, TANDA-TANDA DAN KEAJAIBAN-KEAJAIBAN melebihi apa yang ada dalam Perjanjian Baru bahkan. …SETIAP MURID SEJATI AKAN MELAKUKAN JENIS PEKERJAAN YANG YESUS LAKUKAN.”

Robison bahkan meminta maaf karena perannya dulu dalam perjuangan orang-orang percaya Alkitab konservatif melawan para theolog liberal dalam Southern Baptist Convention. Dia mengunjungi Baylor University yang liberal dan meminta maaf kepada para pemimpin di sana, padahal semestinya ia menegur mereka karena telah memberikan ruang bagi pengajaran evolusi yang jahat itu, dan kesesatan-kesesatan yang lain, dalam sebuah institusi Baptis. Pada Juli 1987, dalam Kongres Amerika Utara tentang Roh Kudus dan Penginjilan Dunia, Robison yang baru menjadi kharismatik tersebut memuji Paus Yohanes Paulus II yang memuja Maria tersebut dan berkata, “Orang-orang yang mengenal dia percaya bahwa dia adalah seorang yang lahir baru.” Saya [David Cloud] duduk hanya beberapa kursi dari dia saat dia mengatakan hal itu, karena waktu itu saya hadir dalam kapasitas pers. Gerakan kharismatik dan musik kontemporernya adalah salah satu balok penyusun gereja-esa-sedunia yang paling efektif. Roh manapun yang tidak mau menegur dosa dan kesalahan dan kesesatan bukanlah Roh Allah, karena empat kali dalam Kitab Suci Ia disebut “Roh Kebenaran.”

This entry was posted in Ekumenisme, Katolik, Kharismatik/Pantekosta. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *