Southern Baptist Bergabung dengan Paus untuk Suatu Konferensi tentang Keluarga

(Berita Mingguan GITS 8 November 2014, sumber: www.wayoflife.org)

Tokoh-tokoh Southern Baptist, seperti Rick Warren dan Russell Moore sudah dijadwalkan untuk berbicara bulan ini di suatu konferensi Vatikan tentang pernikahan dan kehidupan keluarga. Pembicara-pembicara lain meliputi juga Paus Fransiskus, uskup-uskup dan imam-imam Katolik, plus tokoh-tokoh Mormon, Yahudi, dan Muslim. Konferensi 17-19 November tersebut, yaitu “An International Interreligious Colloquium on the Complementarity of Man and Woman,” akan melibatkan sekitar 30 pembicara mewakili 14 agama, disponsori oleh Konsili Kepausan untuk Mempromosikan Kesatuan Kristen, dan badan-badan Katolik lainnya. Moore, yang mengepalai Komisi Etik dan Kebebasan Beragama di Southern Baptist, mengatakan, “Saya siap untuk pergi ke mana saja, jika diminta, untuk memberi kesaksian tentang apa yang kami sebagai Protestan injili percayai mengenai pernikahan dan Injil, terutama dalam waktu-waktu ini ketika pernikahan diserang oleh budaya” (“Russell Moore, Rick Warren to join Vatican conference,” ReligionNews.com, 3 Nov. 2014). Ini adalah pemikiran manusiawi yang bertentangan dengan perintah Alkitab untuk menandai dan menghindari orang-orang yang mengajarkan kesesatan. Contoh perintah seperti itu ada dalam Roma 16:17-18; 1 Korintus 15:33; 2 Korintus 6:14-18; 11:1-4; 2 Tim. 3:5; dan 2 Yoh. 8-11. Bahkan kaum injili yang paling “konservatif” sekalipun telah menolak separasi yang diajarkan Alkitab, sebaliknya ikut serta dalam aliansi-aliansi yang tidak alkitabiah dan mendukung orang-orang yang berpartisipasi dalam hal-hal seperti itu. “Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya” (2 Timotius 3:5).

This entry was posted in Ekumenisme, New Evangelical (Injili). Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *