Mezbah Bait Suci Dibuat Kembali, Siap Dipakai

(Berita Mingguan GITS 4 April 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Temple Institute telah mengumumkan selesai dibuatnya mezbah korban bakaran yang ditujukan untuk Bait Ketiga (Breaking Israel News, 9 Mar. 2015). Didirikan pada tahun 1986, tujuan dari organisasi Temple Institute adalah “merealisasikan Israel membangun kembali Bait Suci di Bukit Moria di Yerusalem.” Pendiri dari Institute tersebut, Rabbi Yisrael Ariel, adalah anggota unit paratrooper yang membebaskan Bukit Bait pada tahun 1967 pada akhir Perang Enam Hari. Dengan biaya yang tinggi (puluhan juta dolar telah disumbangkan), dan berdasarkan riset yang mendalam, mereka telah membuat pakaian-pakaian imam, mahkota emas imam besar seharga $30.000, tutup dada imam besar dengan 12 batu berharga dengan nama suku-suku Israel terukir, bejana tembaga, sebuah mezbah ukupan, sangkakala-sangkakala perak, shofar-shofar yang berlapis emas dan perak, kecapi-kecapi, dan banyak benda lainnya. Yang sangat menarik adalah menorah besar yang dibuat dari 95 pon emas murni, dengan nilai taksiran $2,5 juta. Mezbah korban bakaran, yang selesai dibuat Desember lalu, terbuat dari batu bata yang dipanaskan hingga kira-kira 1000 derajat Celsius. Mezbah ini bisa dibongkar dan dipasang kembali dengan cepat. Pada bulan Juli 2012, Temple Institute mengeluarkan sebuah video berjudul “Anak-Anak Sudah Siap,” menggambarkan anak-anak yang sedang membuat model Bait Ketiga di pantai-pantai Israel. Dalam tradisi Yahudi, pembangunan kembali Bait Suci dikaitkan dengan kedatangan Mesias. Menurut Maimonides (juga disebut Rambam), otoritas Rabbi yang tertinggi, orang Yahudi mana pun yang memulai pembangunan kembali Bait, adalah potensi Mesias. Shimon ben Kosiba dianggap Mesias pada abad kedua ketika dia memimpin pemberontakan untuk merebut kembali Yerusalem dan membangun kembali Bait. Dia dinamakan Bar Kokhba (“Anak Bintang”) berdasarkan nubuatan Mesianik di Bilangan 24:17, dan sebuah koin dibuat dengan gambar Bait beserta Tabut Perjanjian di dalamnya, dan bintang Mesias di atas atapnya. Berdasarkan tradisi ini, mudah untuk membayangkan bagaimana Antikristus akan dianggap Mesias.

This entry was posted in Akhir Zaman / Nubuatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *