Pembunuhan Orang-Orang Kristen oleh Muslim di Darat dan Laut

(Berita Mingguan GITS 25 April 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Minggu ini minimal 28 orang “Kristen” dibunuh oleh para jihadis Muslim. Pengungsi Muslim yang berperjalanan dari Libya ke Italia, melalui laut Mediterania, melemparkan 12 orang Kristen ke laut dan meninggalkan mereka untuk tenggelam (“Italian Police: Libyan Muslims Threw Christians Overboard,” Breitbart, 6 Apr. 2015). ISIS memenggal 15 orang Kristen di pantai dan menembak 15 lainnya di padang gurun (“You Will Not Have Safety Until You Accept Islam,” Christian News Network, 19 Apr. 2015). Di Pakistan, seorang anak lelaki Kristen, 14 tahun, dibakar hingga mati. Dia ditanya oleh dua orang bertopeng apakah dia seorang Kristen, dan ketika dia menjawab bahwa dia Kristen, mereka menyiramnya dengan minyak dan membakar dia (“Burned Christian Boy Dies,” Voice of the Persecuted, 18 Apr. 2015). Kita paham bahwa korban-korban yang malang ini kemungkinan hanya Kristen dalam nama saja, dan belum tentu semuanya sudah sungguh lahir baru, tetapi faktanya tetap bahwa mereka diserang sebagai orang Kristen oleh para Muslim yang memiliki kebencian mendalam terhadap Yesus Kristus dalam Alkitab, Anak Allah, yang mati di kayu salib untuk menyelamatkan orang-orang dari dosa mereka. Dalam video mereka sedang membunuh 30 orang Kristen, ISIS berkata, “Kepada negara salib, kami kembali lagi. …Kalian tidak akan memiliki keamanan bahkan dalam mimpimu, sampai kalian menerima Islam. Pertempuran kami adalah pertempuran antara iman dan penghujatan, antara kebenaran dan kepalsuan.” Video ini kemudian diikuti oleh video lainnya pada bulan Februari yang menayangkan pemenggalan 21 orang Mesir Kristen Koptik.

This entry was posted in Penganiayaan / Persecution. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *