Ahli Cuaca Perancis Diskorsing Karena Mempertanyakan Pemanasan Global

(Berita Mingguan GITS 24 Oktober 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “France’s top weatherman sparks storm,” The Telegraph, London, 15 Okt. 2015: “Setiap malam, ahli cuaca utama di Perancis telah memeritahukan kepada penduduk negeri itu berapa banyak angin, matahari, atau hujan yang akan terjadi besok. Kini, Philippe Verdier, nama yang dikenal luas di Perancis karena laporan cuaca yang diberikan setiap malam di channel France 2, telah diberhentikan dari acara cuacanya setelah dia membuat pengumuman yang lebih kontroversial – mengritik para ahli pemanasan global (perubahan iklim) di dunia. Mr. Verdier mengklaim dalam buku Climate Investigation bahwa para ahli iklim terkenal dan pada pemimpin politik telah “menyandera dunia” dengan data yang mengacaukan. Dalam video promosinya, Mr. Verdier berkata: “Setiap malam saya berbicara kepada lima juta orang Perancis tentang angin, awan dan matahari. Namun ada sesuatu yang penting, sangat penting yang belum bisa katakan selama ini, karena waktu dan tempatnya tidak tepat.” Dia mengatakan, “Kita telah menjadi sandera dari suatu skandal planet tentang perubahan iklim – suatu mesin perang yang tujuannya adalah untuk membuat kita ketakutan.” Pandangannya yang berani ini telah membuat saluran France 2 menarik dia dari siaran mulai dari hari Senin. “Saya menerima sepucuk surat yang memberitahu saya untuk tidak usah datang. Saya sangat terkejut,” dia memberitahu radio RTL. “Ini adalah kelanjutan langsung dari apa yang saya katakan dalam buku saya, yaitu bahwa pandangan yang bertentangan apapun harus dihilangkan.” …Dia mengatakan bahwa dia memutuskan untuk menulis buku tersebut pada bulan Juni 2014 ketika Laurent Fabius, menteri luar negeri Perancis, memanggil berkumpul pada penyaji ramalan cuaca paling terkenal di negeri itu dan mendorong mereka untuk menyinggung ‘climate chaos’ (kekacauan iklim) dalam prakiraan mereka. “Saya sangat terkagetkan oleh percakapan ini,” Mr. Verdier menyampaikan kepada majalah Les Inrockuptibles. Delapan hari kemudian. Mr. Fabius muncul di sampul sebuah majalah, dengan gaya seperti seorang ahli cuaca dengan judul: ‘500 hari untuk menyelamatkan planet.’”

This entry was posted in General (Umum). Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *