Christianity Today Merekomendasikan Paus

(Berita Mingguan GITS 24 Oktober 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Majalah Christianity Today, yang didirikan oleh Billy Graham, telah sejak lama mempromosikan konsep yang tidak alkitabiah dan konyol tentang “Katolik yang injili.” Contoh paling mutakhir adalah artikel “The Pope’s Growing Evangelical Flock” (Domba-Domba Injili Paus yang Semakin Bertambah), yang muncul tanggal 9 Okt. 2015. Artikel tersebut mulai dengan pernyataan bahwa “di bawah kepemimpinan Paus Fransiskus, Gereja Katolik semakin terlihat, ya, seperti Protestan.” Banyak disorot adalah seruan Paus Fransiskus bagi kaum Katolik untuk membaca Alkitab. Yang diabaikan adalah fakta bahwa Katolik membaca Alkitab melalui kacamata kuda berbagai kesesatan mereka dan juga fakta bahwa Roma telah secara resmi meninggikan berbagai tradisinya yang sia-sia kepada level yang sama dengan otoritas Firman Tuhan. Konsili Vatikan Kedua memproklamirkan, “Demikianlah bahwa Gereja tidak mendapatkan semua kepastiannya tentang semua kebenaran yang disingkapkan melalui Kitab Suci saja. Jadi, baik Kitab Suci maupun Tradisi harus diterima dan dihormati dengan perasaan devosi dan penghargaan yang sama” (Vatikan II, “Dogmatic Constitution on Divine Revelation,” Pasal 2, 9, hal. 682). Bagaimana mungkin Katolik itu “injili” dalam pengertian apapun jika ia dengan terang-terangan menyangkali “hanya Kitab Suci?” Christianity Today juga mencatat bahwa Paus Fransiskus mendorong umat Katolik untuk berdoa dari hati dan bukan karena rutinitas. Sekali lagi ini mengabaikan bahwa doa-doa sang Paus yang paling mendalam adalah yang ditujukan kepada Maria, suatu praktek yang sesat dan menghujat. Christianity Today mengutip sebuah hasil jajak pendapat dari Pew Research, yang menunjukkan bahwa 60% kaum “Injili” menyetujui sang Paus. Statistik ini tidak membuktikan bahwa Roma lebih alkitabiah; sebaliknya, ia membuktikan bahwa kelompok Injili semakin “Roma,” dan ini adalah suatu tanda zaman yang besar. “Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng” (2 Tim. 4:3-4).

This entry was posted in New Evangelical (Injili). Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *