Mempertahankan Semua Kebenaran Firman Allah

(Berita Mingguan GITS 10 Oktober 2015, sumber: www.wayoflife.org)

Pernyataan berikut oleh Sir Robert Anderson (1841-1918), dari buku The Coming Prince, membantah kesesatan konsep doktrin yang “tidak esensial”: “Ketika Daud naik ke takhta Israel dan memilih orang-orang yang akan menjadi panglima-panglimanya, ia mengangkat sebagai pemimpin pasukannya orang-orang yang telah mendapatkan nama melalui jasa mereka dalam perang atau kehebatann mereka. Di antara tiga yang paling hebat, ada satu yang tercatat mempertahankan sebidang ladang kacang, dan mengusir sepasukan Filistin dari situ (2 Sam. 23:11-12). Bagi orang lain ini bisa jadi tidak banyak berbeda dari sebidang tanah penuh ilalang, yang tidak pantas untuk diperjuangkan, tetapi tempat ini berharga bagi orang Israel sebagai bagian dari tanah warisan yang diberikan Tuhan, dan lebih lanjut lagi bisa dipakai oleh musuh sebagai tempat berkumpul dan menyerang lebih dalam lagi. Demikian juga dengan Alkitab. Jika benar Alkitab dari Allah, maka seluruhnya memiliki nilai intrinsik yang tinggi; dan lebih lanjut lagi, pernyataan [Alkitab] yang diserang, yang bisa saja terlihat tidak penting, bisa belakangan ternyata adalah suatu sambungan dalam mata rantai kebenaran yang kita perlukan untuk hidup yang kekal.” Editor: Kita perlu membela semua doktrin dalam Alkitab. Kita tidak boleh berkata bahwa suatu doktrin tidak penting, oleh karena itu tidak perlu kita perjuangkan.

This entry was posted in Fundamentalisme, General (Umum). Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *