Batu-Batu Agate untuk Kemuliaan Allah

(Berita Mingguan GITS 16 Juli 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Anak-anak Allah memiliki kebebasan untuk menikmati hidup sepenuhnya di dalam kehendak Allah. Ia “memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati” (1 Tim. 6:17). Menikmati ciptaan tanpa menempatkan sang Pencipta sebagai yang utama adalah penyembahan berhala, tetapi ketika Allah ditempatkan selayaknya, maka ciptaan dapat dinikmati, dan semuanya menunjuk kembali kepadaNya dan mengajar tentang Dia. Ahli geologi Bill Kitchens mempelajari batu-batu agate dan memiliki website, GodMadeAgates.com, yang menampilkan berbagai penjelasan tentang batu agate dan foto-foto indah batu agate. Dia mengatakan, “Batu-batu agate adalah harta benda kasih karunia Allah, yang melalui proses-proses alami, mengisi celah-celah kosong bebatuan di sekitar kita, sehingga dapati ditemukan, dikagumi, dan dipakai. … Apresiasi terhadap keindahan dan dorongan untuk menciptakan keindahan, untuk memahaminya, adalah bagian dari ‘gambar dan rupa Allah’ yang ditanamkan ke dalam manusia sejak ‘pada mulanya.’” Alkitab mengatakan tentang Israel suatu hari nanti dalam kerajaan Kristus: “And I will make thy windows of agates, and thy gates of carbuncles, and all thy borders of pleasant stones” (Yes. 54:12, KJV). [Dalam Alkitab LAI, “agates” di Yes. 54:12 diterjemahkan “batu delima” yang tidak sama dengan bebatuan agates.]

This entry was posted in General (Umum). Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *