Andy Stanley Mengecilkan Nilai Kelahiran Kristus dari Perawan

(Berita Mingguan GITS 31 Desember 2016, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari Matt Costella, Fundamental Evangelistic Association, 23 Des. 2016: “Andy Stanley, gembala dari North Pointe Ministries di daerah Atlanta, tidaklah asing dengan kontroversi. Stanley telah membuat banyak pernyataan di tahun ini saja yang menimbulkan kontroversi dan berujung pada tekanan balik dari kaum injili konservatif. Tetapi, khotbah Stanley pada 3 Desember 2016, bisa jadi adalah yang paling kontroversial sampai saat ini. Dalam khotbahnya, Stanley mengecilkan pentingnya – atau bahkan realita – kelahiran Yesus Kristus dari perawan. ‘Banyak orang tidak mempercayainya, dan saya paham akan sikap demikian,’ kata Stanley. Dia menambahkan, ‘Mungkin pemikirannya adalah bahwa mereka harus memakai semacam mitos atau hal-hal seperti itu tentang kelahiran Yesus untuk memberikan dia poin tambahan belakangan. Mungkin dari sanalah asal semua ini’ (Baptist News Global, ‘Virgin Birth Debate Interrupts Regular ‘War on Christmas’ Program,’ 21 Des. 2016). Stanley lalu mencatat bahwa sangat menarik hanya 2 dari 4 Injil yang menyinggung kelahiran dari perawan, dan mengatakan ‘kekristenan tidak tergantung pada kebenaran atau bahkan kisah-kisah sekitar kelahiran Yesus … sesungguhnya bergantung pada kebangkitan Yesus.’

Di awal tahun, Stanley mengecilkan pentingnya peran Kitab Suci dalam hidup orang percaya, dan mengecilkan pentingnya kelahiran Kristus dari perawan hanyalah langkah berikut dalam perjalanan menurun ini. Kelahiran Kristus dari perawan sangatlah penting, karena tanpa kelahiran perawan, umat manusia tidak memiliki seorang Juruselamat (sang Allah-manusia) dan tidak mungkin akan ada kebangkitan! Terlepas dari apa yang Stanley katakan, kekristenan sungguh bergantung pada kebenaran seputar kelahiran Yesus Kristus. Pernyataan Stanley adalah berbahaya dan kesimpulan-kesimpulannya sama sekali tidak alkitabiah. Orang percaya berpengertian harus mewaspadai orang-orang yang mengecilkan doktrin-doktrin vital demi memahami orang-orang yang menolak kebenaran dari awalnya.”

This entry was posted in Kesesatan Umum dan New Age, Kristologi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *