Orang Kristen Cina Dihukum Tiga Tahun Penjara Karena Melakukan Pendalaman Alkitab

(Berita Mingguan GITS 14 Januari 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Chinese Christian Woman,” The Christian Post, 2 Jan. 2017: “Seorang wanita Cina dari daerah Xinjiang barat telah dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena mengadakan kegiatan pendalaman Alkitab, ditenggarai karena dia terbukti ‘mengumpulkan orang banyak untuk mengacaukan ketenangan umum.’ China Aid, yang melaporkan berbagai pelanggaran hak asasi manusia dan penganiayaan di negara berpenduduk paling tinggi itu, mengatakan pada hari Minggu bahwa Ma Huichao diambil oleh polisi bersama dengan empat orang Kristen lainnya ketika mereka dituduh oleh otoritas Partai Komunis melakukan pertemuan pembelajaran Alkitab tanpa persetujuan pemerintah. Pengacara Ma Huichao rupanya tidak diperbolehkan untuk menyatakan kliennya tidak bersalah, dan masa hukuman tiga tahun penjara bagi Ma telah mulai pada hari Jumat. Cina dalam tahun-tahun belakangan ini telah mensupresi gereja-gereja bawah tanah dan pertemuan-pertemuan Kristen yang tidak disetujui pemerintah, dan telah menangkap ratusan gembala dan orang Kristen, dengan tuduhan yang sama, yaitu ‘mengacaukan ketenangan publik.’ Revisi Rancangan Aturan tentang Urusan Agama, yang berlaku mulai Oktober 2016, lebih lanjut lagi menetapkan larangan atas ‘mengorganisasi warga negara untuk mengikuti pelatihan agama, konferensi, dan aktivitas di luar negeri,’ ‘berkhotbah, mengorganisir aktivitas agama, dan mendirikan institusi agama atau situs agamawi di sekolah-sekolah,’ dan ‘menyediakan pelayanan agama melalui internet.’ … ‘Pemerintah mau mengontrol semuanya, bahkan aspek paling kecil. Salah satu karakteristik rancangan aturan ini adalah pemberian kuasa kepada badan negara hingga ke tingkat komunitas-komunitas,’ demikian kata seorang gembala, yang beridentitas Zhou, kepada China Aid pada bulan September.”

This entry was posted in Penganiayaan / Persecution. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *