Orang-Orang Kharismatik Bernubuat tentang Malaikat Berderap Maju dan “Sepatu Akselerasi” Donald Trump

(Berita Mingguan GITS 28 Januari 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Internet sedang hangat dengan berbagai “nubuat” kharismatik tentang hal-hal besar bagi Amerika di bawah kepresidenan Trump. Menulis untuk The Elijah List, Lana Vawser membuat pengumuman berikut, yang tipikal: “Saya melihat peningkatan roh ini terjadi sejak Presiden terpilih Trump diangkat sumpah dalam acara penobatannya. Saya melihat suatu akselerasi api Allah di seluruh penjuru negeri, dan saya dapat mendengar Tuhan berkata, “USA terbakarlah, USA terbakarlah. Terbakarlah untuk hidup! Terbakarlah menuju putaran U ilahi, kembali dan reset.” … Ini adalah api pencucian dan pemurnian dari Tuhan. …Saya mendengar kata-kata, “Saya akan mencabut, dan Saya akan memberikan Donald Trump sepatu akselerasi.” … Lebih dan lebih banyak lagi daerah akan direbut dan kemenangan dinyatakan dengan begitu tiba-tiba sehingga akan terlihat tidak mungkin bahwa ini bisa terjadi begitu cepat, tetapi ini adalah pengurapan akselerasi Tuhan atas Mr. Trump. Tuhan sedang melakukan pekerjaan cepat di USA sekarang ini untuk memperlihatkan kemuliaanNya dengan cara-cara yang tidak pernah terlihat sebelumnya, sementara kesembuhan dan kebebasan tiba pada negeri ini. …Hari pertama saya sampai di Washington, D.C., minggu ini, saya mendengar Tuhan berkata berulang-ulang kali, “Washington sedang bangun. Washington sedang bangun.” …Beberapa hari kemudia, saya dapat mendengar suara derap kaki malaikat yang berbaris masuk Washington, D.C., dalam tugas untuk membawa kebangunan besar untuk kuasa dan kemuliaanNya.” KESIMPULAN: Apakah arti nubuat-nubuat ini? Sama sekali tidak ada! “”Carilah pengajaran dan kesaksian!” Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar” (Yesaya 8:20). EDITOR: Seperti biasa, kaum Kharismatik yang telah salah doktrin sehingga masih mengharapkan pewahyuan dari Allah padahal sudah ditutup oleh Tuhan dalam kitab Wahyu, mengikuti perasaan dan imajinasi mereka sendiri, dan pada akhirnya akan terbukti sebagai nabi-nabi palsu. Fenomena ini mirip dengan ketika “nabi-nabi” kharismatik di Indonesia menubuatkan kemenangan Prabowo.

This entry was posted in Kharismatik/Pantekosta. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *