Hank Hannegraaff Bergabung dengan Gereja Ortodoks Yunani

(Berita Mingguan GITS 15 April 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Hank Hannegraaff, presiden dari Christian Research Institute dan pembawa acara radio The Bible Answer Man, telah meninggalkan kelompok “injili” dan bergabung dengan Gereja Ortodok Yunani. Pada hari Minggu Palem, dia di-”krismasi” (diurapi) di Gereja Ortodoks Yunani Santo Nektarios, di Charlotte, North Carolina (Christian Post, Apr. 11, 2017). Ortodoks Yunani, sebuah pecahan dari Gereja Roma Katolik, benar-benar dipenuhi dengan berbagai kesesatan. Keselamatan adalah melalui ketujuh sakramen, mulai dari baptisan, yang disebut “kelahiran kembali,” lalu diikuti dengan “krismasi kudus,” yaitu pengurapan oleh seorang imam Ortodoks dan “membuat orang yang dibaptis menjadi pemilik Roh.” Keselamatan lalu diteruskan oleh “Ekaristi Kudus,” dan dalam acara ini Kristus dikatakan dikorbankan lagi dan roti dan anggur menjadi tubuh dan darah Kristus yang sebenarnya. Dalam Ortodoksi, Maria “diagungkan” sebagai Bunda Allah yang “selalu perawan,” “lebih terhormat dari para Kerubim dan lebih mulia, tidak dapat dibandingkan, dengan para Serafim,” dengan gelar “Panagia All-Holy,” yang “diangkat tubuh dan jiwanya ke Sorga.” Dalam Ortodoksi, tradisi memiliki bobot yang sama dengan Kitab Suci, dan doa-doa dinaikkan kepada orang-orang yang sudah mati. Semua ini dapat ditemukan dalam website Gereja Ortodoks Yunani Santo Nektarios. Penekanan Ortodoks Yunani bukanlah pada iman, tetapi apa yang terlihat. “Gereja adalah ikon Kristus dan Tubuh Kristus.” Kristus dikatakan dapat dikenal dan dialami melalui sakramen-sakramen, liturgi, ikon-ikon, kemenyan, lilin-lilin, bel-bel, ritual-ritual, ziarah-ziarah, penghormatan terhadap relik-relik kuno, monastikisme. Saya telah mengunjungi gereja-gereja dan biara-biara Ortodok di banyak negara dan menyaksikan pemberhalaan yang luar biasa. Teman-teman Hindu saya yang bertobat, ketika masuk ke gereja Ortodoks, selalu berkomentar bahwa “ini persis seperti Hinduisme.” Perairan Injili hari ini penuh dengan berbagai kompromi theologi yang membingungkan, keduniawian, dan kesesatan-kesesatan. Orang-orang yang mau memakai Musik Kristen Kontemporer sedang membangun jembatan ke perairan semacam ini, dan hasilnya pastilah karam kapal.

This entry was posted in Kesesatan Umum dan New Age. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *