Para Arkeolog Menemukan Tembok Yerusalem yang Dibobol oleh Romawi Tahun 70 M

(Berita Mingguan GITS 8 April 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “Uncovering Jerusalem’s Ancient Walls,” Israel Today, April 2017: “Para pekerja sedang membongkar tanah untuk pembangungan kampus baru Akademi Seni dan Desain Bazalel, ketika mereka secara tidak sengaja menemukan tempat persis para prajurit Romawi menembus tembok kota Yerusalem, 2000 tahun yang lalu. Para arkeolog lalu dipanggil untuk meneliti bukti-bukti pembobolan tembok oleh Romawi tersebut, yang terjadi pada akhir periode masa Bait Kedua. Mereka menemukan sisa-sisa sebuah menara yang menjulang dari tembok kota, dan lusinan catapult [Editor: mesin perang untuk membobol tembok] dan batu-batu raksasa yang dipakai oleh Romawi untuk dilemparkan ke penjaga Yahudi yang mempertahankan Yerusalem dari atas menara tersebut. … ‘Ini adalah kesaksian yang menarik sekali tentang betapa intensifnya pengeboman yang dilakukan oleh tentara Romawi, dipimpin oleh Titus, ketika mereka mengalahkan kota dan menghancurkan Bait Kedua,” kata para Arkeolog dalam sebuah pernyataan. ‘Pengeboman itu dimaksudkan untuk menyerang pada penjaga yang berpatroli di atas tembok dan untuk menyediakan naungan bagi pasukan Romawi supayan mereka bisa mendekati tembok dengan alat pendobrak dan dengan demikian membobol pertahanan kota.’ Flavius Josephus, sejarahwan Yahudi-Romawi abad pertama, adalah seorang saksi mata tentang Perang Yahudi melawan Roma dan dia memberikan banyak detil tentang tembok ini. ….Penemuan tembok ini, yang ternyata melingkar sampai daerah Coumpound Rusia hari ini, adalah bukti bahwa batas-batas Yerusalem kuno jauh lebih besar dari batasan yang dikenal sebagai Kota Tua.”

This entry was posted in Arkeologi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *