Pohon Ara dan Tawon Ara

(Berita Mingguan GITS 8 April 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini dari CreationMoments.com, 7 Nov. 2014: “Makhluk hidup yang sama sekali tidak berhubungan, tetapi yang ternyata saling bergantung satu sama lain untuk bisa hidup, dan bahkan tidak dapat hidup tanpa yang lainnya, menimbulkan tantangan yang sangat serius bagi mereka yang mengklaim bahwa semua makhluk hidup muncul dari evolusi. Hubungan yang dimaksud dikenal dengan istilah reciprocal altruism. Salah satu contoh yang mengejutkan adalah hubungan antara tawon ara dengan pohon ara itu sendiri. Ara jantan bukanlah untuk dimakan; mereka menghasilkan polen untuk membuahi ara betina yang manis dan ranum. Tetapi bagian bunga dari ara jantan maupun betina berada di dalam ara tersebut. Tidak ada kemungkinan bahwa angin dapat menyebarkan polen dari ara jantan ke ara betina. Dan tidak ada makhluk hidup lain yang dapat mentransfer polen tersebut, kecuali tawon ara. Dan di sinilah letak suatu kisah yang luar biasa. Tawon ara menetas dari telur yang ditempatkan di dalam ara jantan, dan tujuan dari hidupnya yang pendek tersebut (hanya 24 jam), adalah untuk menempatkan telur di dalam ara jantan lainnya. Tawon betina keluar dari ara jantan dengan tubuh yang tertutup oleh polen, dan ia telah diprogram untuk mencari di antara ara betina, dan pada saat yang sama membuahi ara-ara betina tersebut dengan polen dari ara jantan. Barulah setelah itu tawaon betina akan menempatkan telur di ara jantan dan memulai siklus ini kembali. Tawon ara hanya akan menempatkan telur di ara jantan, sementara ara betina tidak bisa dibuahi dengan cara lain. Jelas, bahwa baik tawon ara maupun pohon ara, diciptakan untuk memiliki hubungan yang spesial ini.”

This entry was posted in Science and Bible. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *