Ribuan Orang Berbaris Gerak Mendukung Pembangunan Bait Ketiga

(Berita Mingguan GITS 5 Agustus 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Pada hari Senin, 31 Juli, ribuan orang Israel berbaris di sekeliling tembok Yerusalem bagian Kota Tua, yaitu pada permulaan Tisha B’Av, untuk mendukung pembangunan Bait Ketiga (“Israelis March Demanding Access to Temple Mount and Building of Third Temple,” Israel Today, 1 Agus. 2017). Tisha B’Av, yang berarti hari kesembilan dalam bulan Av, adalah hari puasa berduka untuk mengingat kehancuran bait Yahudi yang pertama dan yang kedua, yang dihancurkan pada hari yang sama (kehancuran pertama pada tahun 586 SM, dan yang kedua pada tahun 70 M). Pada Tisha B’Av, Taurat diselimuti hitam. Ada puasa dan ratapan, dan ada pembacaan kitab Ratapan dan puisi Yahudi yang disebut kinnot. Orang Yahudi Ortodoks percaya bahwa Tisha B’Av akan terus dilakukan hingga Mesias datang untuk membangun Bait dan membawa damai kepada Israel, dan pada waktu itu akan berubah menjadi perayaan sukacita. Sebenarnya, bait ketiga akan dibangun oleh antikristus dan akan dinajiskan oleh dia juga. “ Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa, yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah” (2 Tes. 2:3-4).

 

This entry was posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Israel. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *