Nubuat Palsu Kenneth Copeland tentang Hurricane Irma

(Berita Mingguan GITS 14 Oktober 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Pada tanggal 9 September, pengkhotbah kharismatik, Kenneth Copeland, menaikkan suatu doa “perkataan iman” (word faith), untuk menghentikan Hurricane Irma, yang mendekat ke Amerika Serikat waktu itu. Berbicara kepada sekumpulan orang di konferensi Living Victory, Copeland berkata, “Allah tidak sedang pegang kendali. Itu berasal dari cuci otak agama. Dia tidak sedang pegang kendali. … Bumi bukanlah milih Allah; bukanlah milik Yesus, Ia telah memberikannya kepada manusia. Jika kamu mempelajari Kitab Suci, kamu akan menyadari bahwa Allah cukup terbatas pada apa yang kita minta Dia lakukan. Dia tidak bisa menyela masuk begitu saja dan menghentikan badai itu [Irma]. Seseorang di bumi harus mulai berbicara dengan badai ini” (“Kenneth Copeland delivers a special message about Hurricane Irma,” https://www.youtube.com/watch?v=1f3gzbYU01I). Setelah mengucapkan kesesatan yang menghujat itu, Copeland lalu berpura-pura melakukan apa yang dia bilang Allah tidak bisa lakukan, yaitu menjalankan kuasa atas badai itu: “Bapa, dalam nama Yesus kami berdoa bagi semua yang ada pada jalur badai ini, kami mengutuki benda ini dalam nama Tuhan Yesus Kristus dari Nazaret. Kami berdiri di hadapanMu dalam iman. Kami berdiri di hadapanMu dalam nama Yesus. Kami berdiri di hadapanMu, menyatakan di hadapanMu, bahwa hurricane Irma sekarang mati! Dibalikkan! Mati, demikian kata Tuhan! … Kami berdiri bersama sebagai gang Roh Kudus [partner-partner doa Copeland]… kami mengikatmu, Iblis” (Ibid.). Dalam beberapa hari [sejak doa dia], jelas bahwa Copeland sekali lagi terbukti sebagai nabi palsu, dan bahwa kata-kata dia dan gang “Roh Kudus”nya, tidak memiliki kuasa penciptaan. Irma menghantam Florida sebagai badai keras kategori 3 dan menimbulkan kerusakan badai dan banjir yang luas. Badai Irma tidak sekuat yang awalnya diprediksikan, tetapi jelas jauh dari “mati”! Alkitab mengajarkan bahwa Allah pegang kendali langsng atas “alam.” “TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah. Ia berjalan dalam puting beliung dan badai, dan awan adalah debu kaki-Nya” (Nah. 1:3).

This entry was posted in Kharismatik/Pantekosta. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *