Berbagai Tes Menghasilkan Abad Keempat Sebagai Tanggal untuk Lapisan Kubur Kristus

(Berita Mingguan GITS 16 Desember 2017, sumber: www.wayoflife.org)

Pertama kalinya tes dilakukan pada kubur yang dikatakan adalah kuburnya Kristus di Gereja Holy Sepulcher di Yerusalem, dan didapatkan bahwa lapisan marmer dan mortar di kubur tersebut berasal dari abad keempat Masehi, yaitu zamannya Konstantin (“Age of Jesus Christ’s Purported Tomb Revealed,” National Geographic, 28 Nov. 2017). Tes OSL (optically stimulated luminescence) tersebut dilakukan secara independen oleh dua laboratorium. Ini adalah konfirmasi lebih lanjut bahwa kubur ini adalah kubur yang benar. Pada sekitar tahun 135, Kaisar Hadrian membangun sebuah kuil Venus di atas situs yang dihormati sebagai tempat penguburan Kristus. Karena tanggal tersebut hanyalah 40 tahun setelah kematian Rasul Yohanes, dan lokasi tempat penguburan yang sejati masih diketahui orang, maka tidak perlu diragukan bahwa kuil kafir itu ada di tempat yang benar. Pada tahun 325, Kaisar Konstantin yang “Kristen” menghancurkan kuil Venus itu dan membangun sebuah gereja oktagonal yang diberi nama Gereja Holy Sepulchre, pada situs yang sama. Walaupun gereja ini dihancurkan oleh orang-orang Muslim pada taun 1009, tetapi dibangung kembali pada situs yang sama. Karena itu, kami yakin bahwa Gereja Holy Sepulchre memang benar-benar melingkupi tempat penguburan Kristus yang sejati. Tentu saja, hal ini tidak terlalu penting, karena kubur tersebut telah kosong sejak tiga hari setelah penyaliban Kristus, dan kebangkitan Kristus disaksikan oleh ratusan saksi mata yang dapat dipercayai, seperti Saulus yang diajar oleh Gamaliel, yang kemudian rela mati untuk kesaksian mereka. Kami juga tidak percaya atau menghimbau orang untuk melakukan ziarah rohani mirip dengan gaya Katolik. Tetapi semua ini tetap adalah fakta yang menarik!

This entry was posted in Arkeologi, General (Umum). Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *