Filosofi “Free Love” di Amerika, Menghasilkan Tsunami Penyakit Seksual

(Berita Mingguan GITS 22 September 2018, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari ““Rates of 3 STDs have reached a record high in the US,” Business Insider, 28 Agus. 2018: “Ada 2,3 juta kasus baru chlamydia, gonorrhea, dan sifilis, yang didiagnosa di AS tahun lalu, menurut data awal yang dirilis oleh Centers for Disease Control (CDC). Data ini memperlihatkan rekor tinggi yang baru bagi negara tersebut, dan tahun keempat berturut-turut terjadinya ‘peningkatan tajam yang menetap’ pada tiga jenis infeksi ini, menurut pernyataan pers CDC. Data ini dipresentasikan di Konferensi Pencegahan Penyakit Menular Seksual di Washington pada hari Selasa, demikian laporan CNN. Antara tahun 2013 dan 2017, kasus-kasus gonorrhea meningkat 67% secata total, dan hampir dua kali lipat pada laki-laki; kasus sifilis meningkat 76% dan chlamydia tetap menjadi kondisi yang paling sering dilaporkan ke CDC. … ‘Kita telah meluncur mundur,’ demikian kata Dr. Jonathan Mermin, direktur dari Pusat Nasional CDC untuk HIV/AIDS, Hepatitis Viral, Penyakit Menular Seksual, dan Pencegahan Tuberkulosis, dalam peryataan pers tersebut. ‘Sangat jelas bahwa sistem-sistem yang mengidentifikasi, mengobati, dan pada akhirnya mencegah Penyaki Menular Seksual, sudah bekerja lembur dan tidak cukup lagi.’ … Pernyataan pers CDC juga mencamkan meningkatnya ancaman gonorrhea yang resisten terhadap antibiotik, yang kadang disebut ‘super gonorrhea.’ Kuman-kuman yang menyebabkan gonorrhea telah menjadi resisten terhadap ‘hampir semua jenis antibiotik’ yang pernah dipakai untuk mengobati mereka, demikian bunyi pernyataan tersebut.”

This entry was posted in Kesehatan / Medical. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *