Sedikitnya 290 Kematian Karena Selfie

(Berita Mingguan GITS 20 April 2019, sumber: www.wayoflife.org)

Berikut ini disadur dari “More than 250,” The Washington Post, 2 Okt. 2018: “Lebih dari 250 orang di seluruh dunia telah mati ketika mengambil foto selfie dalam enam tahun terakhir, menurut sebuah penelitian baru dari para peneliti yang berasosiasi dengan All India Institute of Medical Sciences, sebuah kelompok sekolah kedokteran publik yang berbasis di New Delhi. Penemuan-penemuan ini, yang menganalisis laporan-laporan berita tentang 259 kematian yang berhubungan dengan selfie, sejak Oktober 2011 hingga November 2017, diterbitkan pada edisi Juli-Agustus dari Journal of Family Medicine and Primary Care. Dari 259 kematian itu, para peneliti menemukan bahwa penyebab utama adalah tenggelam, diikuti oleh insiden-insiden yang melibatkan alat transportasi – misalnya, mengambil selfie di depan kereta api yang sedang meluncur – dan jatuh dari ketinggian. Penyebab-penyebab kematian lainnya yang berhubungan dengan selfie termasuk binatang, senjata api, dan sengatan listrik. “Kematian-kematian selfie ini telah menjadi masalah kesehatan publik yang besar,” kata Agam Bansal, peneliti utama, kepada The Washington Post. … ‘Menjadi bagian dari angka kematian ini hanya karena kamu ingin mendapatkan selfie yang sempurna karena kamu ingin mendapatkan banyak likes dan shares di Facebook, Twitter, atau media sosial lainnya, saya rasa tidaklah sebanding untuk mempertaruhkan nyawa demi hal semacam itu.’” (Minimal 31 kematian karena selfie telah terjadi sejak November 2017 – Wikipedia).

This entry was posted in General (Umum). Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *