Injil Palsu Hillsong

(Berita Mingguan GITS 18 Mei 2019, sumber: www.wayoflife.org)

Hillsong adalah salah satu nama yang paling berpengaruh di bidang musik kontemporer Kristen. Hillsong bermula di sebuah mega-church di Sydney, Australia, dengan musik yang diproduksi di bawah pengawasaan pemimpin pujian Darlene Zschech. Sejak saat itu, Hillsong telah berlipat ganda menjadi sekumpulan gereja di 21 negara. Hillsong bersifat Pantekosta (Hillsong yang orisinal adalah sebuah gereja Sidang Jemaat Allah), dan ekumenis secara radikal, dengan ikatan erat kepada Gereja Roma Katolik. Hillsong memberitakan kesesatan Word-Faith dan juga sebuah injil palsu yang tidak mengandung pertobatan dan menyerukan “kamu tidak perlu mengubah apa-apa dari dirimu.” Joel Houston, pemimpin nyanyi dari Hillsong United, yang saat ini sedang tur di Amerika Serikat, mengataka, “Allah mengasihimu lebih dari yang dapat kau bayangkan, persis sebagaimana adamu, kamu tidak perlu mengubah apapun, sekedar kamu saja, Dia mengenalmu” (“Hillsong’s Joel Houston declares God is doing something new in America,” Christian Post, 10 Mei 2019).

Allah memang mengasihi orang berdosa, dan Dia mengasihi mereka sebagaimana adanya mereka, dalam dosa-dosa mereka, dan itulah sebabnya Kristus menumpahkan darahNya bagi orang berdosa; tetapi konsep “kamu tidak perlu mengubah apa-apa” adalah kebohongan yang terkutuk. Perhatikan Firman Allah yang jelas: “Tidak! kata-Ku kepadamu. Tetapi jikalau kamu tidak bertobat, kamu semua akan binasa atas cara demikian” (Luk. 13:3, 5). “Sebab itu, ya raja Agripa, kepada penglihatan yang dari sorga itu tidak pernah aku tidak taat. Tetapi mula-mula aku memberitakan kepada orang-orang Yahudi di Damsyik, di Yerusalem dan di seluruh tanah Yudea, dan juga kepada bangsa-bangsa lain, bahwa mereka harus bertobat dan berbalik kepada Allah serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu” (Kis. 26:19-20). Keselamatan adalah hadiah Allah yang cuma-cuma tanpa pekerjaan, tetapi diterima melalui pertobatan dan iman, dan selalu menghasilkan perubahan gaya hidup yang dramatis. “Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran” (1 Yoh. 2:4). Hillsong sedang berbohong kepada generasi ini, menawarkan suatu “kasih karunia murahan” tanpa pertobatan, yang bukanlah kasih karunia sama sekali. Tidak lama yang lalu, lagu-lagu Hillsong terlalu kharismatik, terlalu radikal, terlalu nge-rock, untuk dapat didengar di sebuah gereja Baptis Independen, tetapi situasi sudah berubah sekarang. Edisi-edisi musik Hillsong yang “diperlembut” mulai terdengar di gereja-gereja dan sekolah-sekolah Baptis Independen hari ini. Kami mengusulkan bahwa jika sebuah gereja mau memakai musik Kristen kontemporer, seharusnya dilakukan dengan sepenuhnya, yang memerlukan rock & roll yang penuh yang menangkap jiwa-jiwa orang yang menggiring mereka ke mistikisme kharismatik yang duniawi. Yang terjadi adalah menyerahkan diri sendiri 100% kepada kuasa musik itu. Itulah inti dari CCM dan ke sanalah musik itu selalu memimpin. Jadi jika kamu mau masuk ke arah sana, masuklah dengan sepenuhnya dan tidak usah berkutat di posisi tengah “adaptasi musik tersebut” yang konyol. Jika kamu mencintai CCM, jangan berpura-pura anda tidak mencintainya!

This entry was posted in Kesesatan Umum dan New Age, musik. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *