Kelompok Pantekosta Berharap Menyalakan Kembali Api Liar Tahun 1990an

(Berita Mingguan GITS 18 Mei 2019, sumber: www.wayoflife.org)

Kaum Pantekosta berharap untuk menyalakan kembali api liar tersebut dengan program “Nyalakan Api Itu Lagi Pensacola,” yang dijadwalkan untuk tanggal 4-7 September. Seperempat abad yang lalu, “mabuk dalam roh,” “tertawa kudus” dan berbagai fenomena tidak alkitabiah lainnya terjadi di berbagai tempat, yang paling menonjol di Gereja Carpenter’s Home di Lakeland, Florida (mulai pada Mei 1993, dipimpin oleh Rodney Howard-Browne), Gereja Airport Toronto, Kanada (mulai pada Januari 1994, dipimpin oleh John Arnott), dan Sidang Jemaat Allah Brownsville di Pensacola, Florida (mulai pada Juni 1995, dipimpin oleh Steve Hill dan John Kilpatrick). “Api” tersebut juga terasosiasi dengan Claudio Friedzon di Argentina, yang pada November 1993 mengajar John Arnott untuk “tidak terlalu banyak menganalisis” supaya dia dapat “menerima roh api” (Guy Chevreau, Catch the Fire, hal. 24). Ini adalah doktrin Pantekosta yang tidak alkitabiah yang menyuruh manusia untuk “membuka diri; jangan menghakimi; cukup terima saja Roh tersebut,” yang adalah ketidaktaatan yang jelas terhadap perintah Allah untuk “sadar dan berjaga-jaga” (1 Petrus 5:8), dan oleh karena itu adalah jalur menuju penyesatan rohani.

Pada awal dari “pencurahan” yang terjadi Brownsville, Gembala John Kilpatrick jatuh ke lantai dan terbaring di sana selama hampir empat jam. Dia berkata, “Ketika saya menumbuk lantai, seolah saya seberat 5000 kg. Saya tahu ada sesuatu yang supranatural yang terjadi” (Charisma, Juni 1996). Anggota-anggota gereja harus mengangkat gembala mereka keluar dari gereja itu di atas sebuah kursi roda, karena dia terlalu mabuk untuk berjalan. Juga terjadi “kejang-kejang rohani.” Seorang mahasiswi 19 tahun, kejang-kejang tanpa dapat dikendalikan sambil dia “bernubuat”, sehingga seolah-olah sedang terkena kejang ayan. Seorang anggota paduan suara wanita mengalami kejang-kejang kepala yang liar dan tak terkendalikan setiap kali ia mendekat ke gereja. Di Gereja Airport Toronto, ada membunuh dalam roh, kejang-kejang bagian-bagian tubuh yang tak terkendali, teriakan sakit melahirkan, kemabukan, tertawa histeris, mengaum, melolong, meringkik, dan mengotek. Di Lakeland, fokus ada pada kemabukan dan tertawa. Rodney Howard-Browne menyebut dirinya sendiri “bartender Roh Kudus.” Putra Oral Roberts, Richard, yang terbang ke Florida untuk menangkap api tersebut, mengatakan bahwa dia dan keluarganya selalu berakhir di lantai, tertawa, setiap kali mereka kebaktian. Dalam penerbangan pulang ke Tulsa, Richard tertawa tanpa dapat dikendalikan sehingga petugas kabin pesawat mengira ada masalah kesehatan pada dirinya. Selalu dalam kesulitan ekonomi, Oral dan Richard Roberts mengklaim bahwa Allah membantu mereka untuk tertawa keluar dari hutang. Marilyn Hickey (penulis buku God’s Seven Keys to Make You Rich) juga menghabiskan waktu di Lakeland di lantai, tertawa. Ketika Howard-Browne memanggil pengkhotbah Pantekosta wanita yang pandai bicara ini ke microphone, dia tertawa dan jatuh ke lantai, dan tidak bisa berbicara, yang dalam kasus ini jelas adalah sungguh mengherankan.

This entry was posted in Kharismatik/Pantekosta. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *