Uskup-Uskup Katolik Menyatakan Homoseksualitas “Normal”

(Berita Mingguan GITS 11 Januari 2020, sumber: www.wayoflife.org)

Uskup-uskup Katolik di Jerman telah memproklamirkan bahwa homosexualitas adalah “suatu bentuk predisposisi seksual yang normal” dan tidak seharusnya diubah. Pada tanggal 5 Desember, Konferensi Uskup-Uskup Jerman mengumumkan penemuan dari Komisi tentang Pernikahan dan Keluarga mereka, yang termasuk di dalamnya adalah “uskup-uskup, seksologis, theolog-theolog moral, theolog-theolog dogma, dan ahli-ahli hukum kanon.” Satu-satunya yang tidak hadir di sana adalah theolog yang lahir baru yang percaya Alkitab. Pernyataan pers mereka berbunyi, “Juga ada kesepakatan bahwa preferensi seksual manusia mengekspresikan diri pada saat pubertas dan mengambil suatu orientasi yang hetero- atau homo- seksual. Keduanya termasuk dalam bentuk-bentuk normal predisposisi seksual, yang tidak dapat dan tidak seharusnya diubah dengan bantuan sosialisasi yang spesifik. … [Untuk alasan ini] segala bentuk diskriminasi terhadap orang-orang dengan orientasi homoseksual haruslah ditolak.” Hal ini bertentangan dengan Katekisme Gereja Katolik tahun 1992, yang menyatakan tindakan-tindakan homoseksual sebagai sesuatu yang “secara intrinsik bermasalah,” dan “berlawanan dengan hukum alami” (CCC 2357). Alkitab menyatakan hukuman bukan hanya atas tindakan-tindakan homoseksual, tetapi juga atas hawa nafsu homoseksual. Roma 1:24-27 menggambarkan “hawa nafsu” dan “keinginan hati” dan “menyala-nyala dalam berahi” sesama jenis sebagai sesuatu yang najis di hadapan Allah.

This entry was posted in Katolik, LGBT. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *