Lautan Musik Kristen Kontemporer yang Sangat Sangat Berbahaya

(Berita Mingguan GITS 30 Mei 2020, sumber: www.wayoflife.org)

Seperti yang sudah kami peringatkan berkali-kali dan berulang-ulang, lautan Musik Kristen Kontemporer (CCM – Christian Contemporary Music) sangatlah berbahaya. Di sana anda dapat bertemu dengan segala jenis kesesatan, mulai dari mistikisme kharismatik sampai kepada atheisme. Sekali anda masuk ke lautan ini, tidak ada yang bisa memprediksi anda akan berakhir di mana. Dalam lautan ini anda tidak akan menemukan jangkar Firman Allah yang tiada salah. Bahkan orang-orang yang secara theologis mengakui bahwa Alkitab adalah Firman Allah yang tiada salah, pada realitanya tidak memiliki Alkitab yang tanpa salah, melainkan sedang terhanyut pada lautan banyaknya versi-versi ‘Alkitab’ yang saling bertentangan dan terjemahan parafrase yang “dinamik” dan aneh seperti Alkitab The Message. Ini semua bukanlah Firman Allah yang murni dan oleh karena itu tidak bisa menjadi dasar yang kuat bagi iman dan makanan murni bagi pertumbuhan rohani dan persenjataan yang efektif bagi pertempuran rohani. Dalam lautan CCM, keselamatan tidaklah lantang dan jelas. Kebanyakan artis CCM bahkan tidak memiliki halaman kesaksian keselamatan dalam website dan Facebook mereka. Cuma sekedar “Saya percaya Yesus” saja. Secara umum, tidak ada yang berbicara mengenai pertobatan, tidak ada definisi yang jelas mengenai iman yang menyelamatkan itu seperti apa, tidak ada pembedaan yang jelas antara Kristus yang sejati dari yang palsu, tidak ada pemahaman yang jelas tentang pembenaran dan pengudusan.

Begitu banyak orang-orang muda tumbuh besar di gereja-gereja dan membuat semacam pengakuan iman, tetapi mereka tidaklah dilahirkan kembali secara supranatural. Mereka mengasihi CCM karena musik ini mewakili filosofi “hiduplah sesuai kemauanmu” yang mereka senangi, tetapi ini adalah kesesatan. “Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng” (2 Tim. 4:3-4). Bangunlah, hai orang-orang Kristen yang masih mengasihi kebenaran. Bangunlah hai gereja-gereja yang masih mengasihi kebenaran. Berdirilah teguh. Edukasi dan peringatkan jemaatmu, mulai dari yang anak-anak hingga yang tua, tentang bahaya besar Musik Kristen Kontemporer. Lindungi mereka. Hai para gembala, tidakkah anda peduli dengan jemaatmu? Tidakkah anda takut akan Allah yang di hadapanNya anda akan memberi pertanggunganjawab?

This entry was posted in musik. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *