Allah Menertawakan Pemberontakan Manusia

(Berita Mingguan GITS 4 Juli 2020, sumber: www.wayoflife.org)

Alkitab menubuatkan tingkat pemberontakan yang tidak pernah terjadi sebelumnya di hari-hari terakhir, dan berkata bahwa Allah menertawakannya. Sebuah nubuat dari 3000 tahun yang lalu menggambarkan persis apa yang sedang terjadi hari ini. Saat ini ada hiruk pikuk pada tingkatan-tingkatan tertinggi masyarakat untuk menolak Allah dan aturan moralNya. Sang nabi menggambarkan para penguasa sedang bermufakat melawan Tuhan dan menyerukan pembatalan “belenggu-belenggu,” mengacu kepada hukum-hukumNya tentang pernikahan, perbedaan antara jenis kelamin, dll. Kita bisa melihat bagian ini dari nubuat tersebut digenapi langsung di hadapan mata kita, tetapi nubuat ini berlanjut lebih jauh dan lebih tinggi lagi, dan memberitahu kita apa yang Allah lakukan sebagai respons. Allah menertawakan pemberontakan manusia yang lemah terhadap Penciptanya yang Mahakuasa, manusia yang masuk ke dalam dunia sebagai bayi yang tak berdaya, hidup beberapa tahun, lalu terjungkir ke dalam kekekalan melalui kematian yang tak dapat ia kendalikan. Allah mengasihi manusia dan telah menyediakan keselamatanNya melalui harga yang sangat mahal, tetapi Dia menertawakan konspirasi manusia melawan sang Mahakuasa. Kristus akan kembali untuk menghakimi dosa dan untuk mendirikan kerajaan Allah di atas bumi, dan tidak ada apapun yang dapat menghentikan hal itu. Nubuat diakhiri dengan panggilan bagi manusia untuk menaruh percaya kepada Kristus sebelum terlambat dan dengan janji keselamatan bagi mereka yang percaya padaNya. Inilah nubuatan tersebut: “Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia? Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan TUHAN dan yang diurapi-Nya: ‘Marilah kita memutuskan belenggu-belenggu mereka dan membuang tali-tali mereka dari pada kita!’ Dia, yang bersemayam di sorga, tertawa; Tuhan mengolok-olok mereka. Maka berkatalah Ia kepada mereka dalam murka-Nya dan mengejutkan mereka dalam kehangatan amarah-Nya: ‘Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!’ Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: ‘Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini. Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu. Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi, memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk.’ Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana, terimalah pengajaran, hai para hakim dunia! Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya dengan gemetar, supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab mudah sekali murka-Nya menyala. Berbahagialah semua orang yang berlindung pada-Nya!” (Maz. 2:1-12)

This entry was posted in Akhir Zaman / Nubuatan, Kesesatan Umum dan New Age, LGBT. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *