Kid Rock: “Don’t Tell Me How to Live” (Jangan Ajari Saya Bagaimana Saya Harus Hidup)

Sumber: www.wayoflife.org

Lagu baru Kid Rock yang kotor “Don ‘t Tell Me How to Live” adalah kilas balik ke dua hits tahun 1965, yaitu lagu Rolling Stones “Saya bebas melakukan apa yang saya inginkan kapan saja,” dan lagu The Animals “Ini hidup saya dan saya akan melakukan apa saya inginkan.” Ini telah menjadi tema musik rock sejak awal. Rock bukan hanya musik dan hiburan polos; ia adalah suatu revolusi moral. Sebuah iklan untuk majalah Rolling Stone menyatakan, “Rock ‘n’ roll lebih dari sekadar musik– ia adalah pusat energi dari budaya baru dan revolusi pemuda-pemudi.” Memang, ia telah mengubah dunia. Kita hidup dalam masyarakat yang diciptakan oleh rock & roll. Anda dapat melihat efeknya di mana-mana: dalam sikap, dalam fashion, dalam kesenjangan generasi, dalam obsesi seks, dalam mengidolakan bintang pop, dalam kecintaan terhadap fantasi, dalam pemuliaan hiburan. Di atas segalanya, Anda dapat melihat efeknya pada fokus pada diri sendiri dan pada filosofi “jangan menghakimi” yang telah menjadi hukum budaya. Tidak ada apappun yang salah secara absolut; semuanya relatif. Inti dari musik rock adalah kebebasan seksual, yang merupakan pemberontakan yang berani melawan hukum pernikahan yang kudus dari Allah. John Oats dari Hall & Oats berkata, “Rock ‘n’ roll adalah 99% SEX” (Circus, 31 Januari 1976). Gene Simmons dari KISS berkata, “Itulah yang dimaksud dengan rock—seks dengan bom 100 megaton, THE BEAT!” (Entertainment Tonight, ABC, 10 Desember 1987). Tina Turner berkata, “Rock and roll itu menyenangkan . . . IA NAKAL” (Rock Facts, Hall of Fame dan Museum Rock & Roll). Debbie Harry dari Blondie berkata, “Rock ‘n’ roll sepenuhnya adalah tentang seks. Seratus persen SEX” (The Age of Communication, hal. 398). Adam Ant berkata, “Musik pop berkisar pada SEKSUALITAS” (From Rock to Rock, hlm. 93). Alkitab, yang akan tetap ada lama setelah budaya pop global berlalu, mengatakan, “Pernikahan itu terhormat dalam segala hal, dan ranjang pernikahan tak tercemar, tetapi orang-orang cabul dan pezinah akan Allah hakimi.” (Ibrani 13:4, ITR).

This entry was posted in musik. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.