App Pengirim Pesan di China Mensensor Kata “Kristus”

Sumber: www.wayoflife.org

Berikut ini dikutip dari China Aid, 4 April , 2022: “Sejak ‘Langkah-langkah untuk Administrasi Layanan Informasi Keagamaan Internet’ yang diambil oleh Partai Komunis China mulai berlaku pada tanggal 1 Maret, akun-akun dan grup-grup WeChat Kristen menjadi area utama penindasan. Ran Yunfei dari Early Rain Covenant Church memiliki grup WeChat yang bernama ‘Cara membaca’. Anggota-anggota dalam grup teresbut dapat merekomendasikan judul buku dan memilihnya dengan pemungutan suara bawaan WeChat. Dalam ronde pemilihan baru-baru ini, para anggota kelompok merekomendasikan buku-buku berikut … ‘Imitasi Kristus’ oleh Thomas Kempis … Namun, pemungutan suara tidak dapat melewati sensor WeChat, dan muncul pesan berikut: ‘Kata Kristus yang anda mencoba untuk publikasikan melanggar peraturan tentang Layanan Informasi Internet, termasuk tetapi tidak terbatas pada kategori berikut: pornografi, perjudian, dan penyalahgunaan narkoba, pemasaran yang berlebihan, hasutan. Masalah ini dapat diselesaikan melalui salah satu dari berikut ini: (1) Edit konten Anda (2) Kirim untuk ditinjau.’ Pada tanggal 20 Desember 2021, Administrasi Negara untuk Urusan Agama China menerbitkan ‘Langkah-langkah untuk Administrasi Layanan Informasi Keagamaan Internet’ di situs resminya. Dokumen ini dibuat melalui upaya bersama dari lima departemen: Administrasi Negara untuk Urusan Agama, Administrasi Cyberspace China, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi, Kementerian Keamanan Publik, dan Kementerian Keamanan Negara. … Kecuali jika kondisi yang ditentukan oleh pasal 15 dan pasal 16 terpenuhi, tidak ada organisasi dan individu yang boleh mengajar di internet, menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan agama, menerbitkan khotbah, memposting ulang atau menautkan konten terkait, menyelenggarakan kegiatan keagamaan di internet, atau menyiarkan langsung atau menyiarkan rekaman upacara keagamaan.” CATATAN DARI D. CLOUD: Kami tidak merekomendasikan buku Kempis atau bahan doa kontemplatif lainnya.

This entry was posted in Penganiayaan / Persecution, Teknologi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published.